GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Sah Jadi WNI dan Perkuat Timnas Indonesia, Miliano Jonathans Malah Ungkap Luka Dalam: Sungguh Menyakitkan

Miliano Jonathans mengungkapkan rasa sedihnya di depan media Belanda jelang memperkuat Timnas Indonesia. Ada masalah apa?
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 17:21 WIB
Miliano Jonathans bisa segera gabung FC Twente, yang juga dibela Mees Hilgers
Sumber :
  • Vitesse Arnhem

Jakarta, tvOnenews.com - Miliano Jonathans mengungkapkan rasa sedihnya di depan media Belanda jelang memperkuat Timnas Indonesia. Ada masalah apa?

Proses naturalisasi pemain keturunan berdarah Depok Miliano Jonathans, terus menunjukkan perkembangan positif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Miliano Jonathans yang kini membela klub FC Utrecht itu digadang-gadang akan segera mengenakan seragam Timnas Indonesia.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan progres terkait naturalisasi pemain berusia 21 tahun tersebut

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir Beri Pesan Berkelas
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir Beri Pesan Berkelas
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

 

Menurutnya, tahapan awal sudah mendapat restu dari Presiden RI Prabowo Subianto, dan kini sudah berada di meja DPR RI.

Bila proses berjalan sesuai rencana, Miliano Jonathans berpeluang melakukan debut bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday September. 

Skuad Garuda akan menghadapi Kuwait pada 5 September dan Lebanon pada 8 September di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Di tengah proses naturalisasinya tersebut, pemain berusia 21 tahun ini merasakan kesedihan luar biasa usai Vitesse Arnhem terlibat masalah.

Miliano Jonathans
Miliano Jonathans
Sumber :
  • Facebook - FC Utrecht

 

Pasalnya, lisensi profesional Vitesse Arnhem dicabut oleh Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) sehingga tak bisa ikut berkompetisi.

Vitesse dianggap gagal memenuhi persyaratan untuk mendapatkan lisensi profesional seperti anggaran transparan serta audit.

Hal ini membuat Miliano Jonathans merasa sangat sedih karena Vitesse merupakan tim pertama sebelum pindah ke FC Utrecht pada musim lalu.

"Sungguh menyakitkan apa yang terjadi di Vitesse. Saya bermain di sana seumur hidup saya," ujar Miliano Jonathans dikutip dari AD.

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia Miliano Jonathans
Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia Miliano Jonathans
Sumber :
  • vitesse.nl

 

"Kisahnya berat tentang bagaimana keadaan di sana," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, dia menyatakan bahwa saat ini fokus utamanya bermain dengan baik bersama FC Utrecht. 

"Tapi saya sekarang bermain untuk FC Utrecht dan saya fokus pada pertandingan-pertandingan mendatang di sini," pungkasnya. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT