News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI Diminta Hentikan Naturalisasi jika Timnas Indonesia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Anggota Komisi XIII DPR RI: Gak Ada Gunanya

Seorang anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz, meminta PSSI untuk menghentikan naturalisasi jika Timnas Indonesia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:21 WIB
Reaksi Thom Haye di Laga Timnas Indonesia vs Jepang
Sumber :
  • REUTERS/Issei Kato

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz, meminta PSSI untuk menghentikan naturalisasi jika Timnas Indonesia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Skuad Garuda masih terus berusaha untuk meningkatkan kualitas menjelang lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada bulan Oktober mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada September nanti, Timnas Indonesia akan melakoni setidaknya satu laga di FIFA Matchday, yaitu menghadapi Lebanon pada 8 September 2025.

Timnas Indonesia Vs China
Timnas Indonesia Vs China
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Miliano Jonathans diharapkan tersedia untuk ajang tersebut, dan itu semakin mendekati kenyataan seiring dengan hasil rapat yang disampaikan di DPR RI pada hari Selasa (26/8/2025) ini.

Komisi XIII dan X memberi izin terlebih dulu dalam rapat kerja yang dihadiri oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bersama Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat.

Kemudian, sebelum pukul 11.00 WIB, DPR RI langsung memberikan izin kepada Jonathans dan Mauro Zijlstra beserta tiga pemain putri untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia.

Dalam rapat bersama Komisi XIII DPR RI, seorang anggota bernama Arisal Aziz menyampaikan keresahannya kepada Erick Thohir.

Dia menyampaikan bahwa proses naturalisasi hanya diizinkan karena perjuangan Timnas Indonesia mencapai Piala Dunia 2026.

Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz
Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube DPR RI

 

Namun, jika gagal, maka PSSI dituntut untuk memaksimalkan bakat dalam negeri agar tidak membunuh mimpi para pemain lokal

“Kita mengikuti babak penyisihan Piala Dunia. Kalau ini kita gagal, saya menyampaikan di depan forum ini, kita stop aja dulu untuk pemain naturalisasinya. Kenapa? Gak ada gunanya kalau kita gagal. Ini PR-nya Pak Erick," kata Aziz.

“Kalau kita biarkan terus Pak Erick anak-anak negeri kita nanti, pemain lokal kita nanti malas untuk latihan. Kenapa? Karena prestasinya adalah bagaimana dianya nanti menjadi pemain nasional,” tandasnya.

Tak berhenti sampai di situ, Aziz juga meminta PSSI untuk membereskan masalah mafia yang ada di sepak bola Indonesia.

Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat melawan Jepang.
Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat melawan Jepang.
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

“Jadi untuk itu dari saya, sekali lagi, tolong betul-betul tolong kita perhatikan pemain-pemain kita, terkhusus tolong dibenahi yang namanya mafia-mafia di tubuh PSSI. Baik mafia wasitnya dan juga panitia dalam mengadakan kompetisi,” tukasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, Jonathans dan Zijlstra dinaturalisasi bersama tiga pemain Timnas Putri Indonesia bernama Isabel Conan Kopp, Isabelle Notet, dan Pauline Jeanettevan de Pol.

Kemudian, ada empat atlet naturalisasi untuk tim hoki Indonesia yang diberikan kewarganegaraan, yaitu Savelii Molchanov, Evgenii Nurislamov, Artem Bezrukov, dan Adel Khabibullin. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).

Trending

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT