GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Patrick Kluivert Bocorkan Strategi dan Formasi Timnas Indonesia Lawan Lebanon Malam Ini, Buang 'Warisan' Shin Tae-yong 

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, sedikit membocorkan strategi dan formasi yang kemungkinan akan dipakai saat melawan Lebanon dengan membuang 'warisan' Shin Tae-yong.
Senin, 8 September 2025 - 09:31 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Surabaya, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, sedikit membocorkan strategi dan formasi yang kemungkinan akan dipakai saat melawan Lebanon dengan membuang 'warisan' Shin Tae-yong.

Pertandingan Timnas Indonesia vs Lebanon dalam agenda FIFA Matchday itu bakal segera berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, Senin (8/9/2025) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jelang Kualifikasi Piala Dunia, Erick Thohir Bocorkan Alasan Penting Timnas Indonesia Lawan Lebanon di FIFA Match Day
Jelang Kualifikasi Piala Dunia, Erick Thohir Bocorkan Alasan Penting Timnas Indonesia Lawan Lebanon di FIFA Match Day
Sumber :
  • ANTARA

 

Sebelum menghadapi Lebanon, skuad Garuda memiliki bekal positif. Tim besutan Patrick Kluivert itu berhasil menjinakkan Taiwan dengan skor telak 6-0 pada Jumat (5/9/2025) lalu.

Dalam laga tersebut, Patrick Kluivert mulai berani melakukan eksperimen. Juru taktik asal Belanda itu menerapkan formasi 4-2-3-1 ketika menguasai bola atau menyerang.

Sebelumnya, sang legenda Barcelona dan Timnas Belanda itu lebih sering memakai tiga bek sejajar ala Shin Tae-yong dengan pola 3-4-3 atau 5-4-1 sejak ditunjuk sebagai pelatih pada Januari lalu.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

 

Namun pada pertandingan melawan Taiwan, Patrick Kluivert tidak menggunakan formasi andalan Shin Tae-yong lagi. Dia mulai menerapkan gaya permainan sesuai keinginan dan identitasnya.

Di mana, Patrick Kluivert membuat Timnas Indonesia bermain dengan gaya total football. Para pemain lebih lama dalam penguasaan bola dan berani terus menyerang hingga menciptakan banyak gol.

Permainan dengan mendominasi jalannya pertandingan adalah hal yang dia inginkan. Dalam laga itu, Patrick Kluivert memasang Rizky Ridho dan Jordi Amat sebagai bek tengah.

Mereka dikawal oleh Yakob Sayuri dan Shayne Pattynama sebagai bek kanan dan kiri. Sementara duo gelandang dipercayakan kepada Marc Klok dan Nathan Tjoe-A-On.

Sementara di lini depan, ada Eliano Reijnders, Egy Maulana Vikri dan Beckham Putra yang diandalkan untuk menyokong Ramadhan Sananta sebagai striker murni alias ujung tombak.

Selain menggunakan formasi 4-2-3-1 ketika menguasai bola atau menyerang, Patrick Kluivert mengubah strategi menjadi 4-4-2 ketika diserang alias bertahan.

Hal itu membuktikan bahwa Patrick Kluivert berani membuang warisan formasi Shin Tae-yong, yakni 3-5-2, 3-4-3. Dia memilih gaya bermain sesuai keinginannya, dengan pola dua bek tengah.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

"Gaya bermain apa yang ingin saya mainkan? Saya tidak langsung menjawab sebelumnya, tapi ini adalah gaya main yang memang saya inginkan (seperti saat lawan Taiwan)," kata Patrick Kluivert di Stadion Gelora Bung Tomo,  pada Jumat (5/9/2025) malam WIB.

Lebih lanjut, mantan arsitek Timnas Curacao itu menyebut gaya permainan seperti itu akan ia terapkan dalam jangka panjang. Artinya, strategi dan formasi yang sama juga bakal dipakai untuk lawan Lebanon.

"Dan saya ingin memainkan ini dalam jangka panjang," tegas Patrick Kluivert.

"Pada dua pemusatan latihan sebelumnya (lawan Australia, China, Bahrain, Jepang), sangat sulit untuk langsung mengubah sistem. Karena, seperti yang Anda tahu, para pemain datang dari klub dan negara yang berbeda. Kami hanya punya satu atau dua hari untuk beradaptasi," tambahnya.

"Sulit menerapkan sistem ini. Tapi sekarang saya tahu para pemain bisa melakukannya. Ini sudah lama menjadi keinginan saya untuk menggunakan sistem ini. Saya pikir para pemain tampil sangat baik dalam permainan. Mereka terhubung lebih baik daripada dengan sistem sebelumnya. Tentu masih ada hal-hal yang perlu ditingkatkan," katanya lagi.

Meski demikian, Patrick Kluivert kembali menegaskan bahwa perubahan gaya permainan itu baru langkah awal. Pihaknya akan lebih meningkatkan lagi demi menyempurnakan gaya permainan skuad Garuda.

"Tapi ini baru permulaan. Kami akan bekerja untuk menyempurnakan sistem ini, saya harap. Dan untuk menjadikannya gaya bermain baru yang bisa diterapkan juga di tim-tim Indonesia lainnya,"jelasnya.

Ketika ditanya soal bagaimana menghadapi level Lebanon yang notabene ranking 112 FIFA, dia menjawab akan menggunakan skema yang sama. Hanya saja, mungkin ada beberapa rotasi pemain.

"Ya, tentu saja ini sistem lain yang akan kami terapkan. Tapi melawan Lebanon, saya tidak akan mengubah sistem. Saya hanya akan mengatakan, untuk menyempurnakan sistem ini, masih ada hal-hal yang harus diperbaiki," paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi seperti yang Anda lihat, eksekusi sistem ini dan apa yang saya minta dari para pemain dijalankan dengan sangat baik. Jadi kepercayaan diri tim adalah hal yang paling penting. Itu yang harus kami kembangkan. Tidak peduli melawan siapa pun, kami harus fokus pada diri sendiri," pungkasnya.

(yus)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penuhi Permintaan Allegri, AC Milan Coba Bajak Bek Manchester City Secara Gratis di Bursa Transfer Musim Panas

Penuhi Permintaan Allegri, AC Milan Coba Bajak Bek Manchester City Secara Gratis di Bursa Transfer Musim Panas

Musim panas mendatang membuka peluang menarik bagi banyak klub Eropa, termasuk AC Milan. Salah satu nama yang kini mencuri perhatian adalah John Stones.
Rayuan Klub Liga Inggris Bikin AC Milan Terancam Ditinggal Mesin Golnya di Bursa Transfer, Rossoneri Berpotensi Kantongi 80 Juta Euro

Rayuan Klub Liga Inggris Bikin AC Milan Terancam Ditinggal Mesin Golnya di Bursa Transfer, Rossoneri Berpotensi Kantongi 80 Juta Euro

Spekulasi mengenai masa depan Christian Pulisic bersama AC Milan kembali menghangat dalam beberapa pekan terakhir.
Dorong Bahlil Bangun PLTN, Pakar Energi: Nuklir Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Bersih Indonesia

Dorong Bahlil Bangun PLTN, Pakar Energi: Nuklir Kunci Ketahanan Energi dan Transisi Bersih Indonesia

Wacana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang didorong Menteri ESDM sekaligus Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) Bahlil Lahadalia mendapat dukungan kuat kalangan akademisi.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Petenis Indonesia Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Raih Hasil Berbeda di Dubai Championships 2026

Petenis Indonesia Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Raih Hasil Berbeda di Dubai Championships 2026

Dua petenis Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi meraih hasil berbeda saat tampil di nomor ganda di Dubai Championships 2026.
Betrand Peto Ceritakan Tradisi Imlek Keluarga Sarwendah, Angpao Terbesar dari Ruben Onsu dan Yeye

Betrand Peto Ceritakan Tradisi Imlek Keluarga Sarwendah, Angpao Terbesar dari Ruben Onsu dan Yeye

Betrand Peto ceritakan tradisi Imlek keluarga Sarwendah, termasuk angpao terbesar yang pernah diterimanya dari Ruben Onsu dan mendiang Yeye. Simak ceritanya!
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

Pelatih kepala Genoa, Daniele De Rossi, melontarkan kritik keras terhadap keputusan kontroversial yang berujung kartu merah untuk bek Juventus, Pierre Kalulu, dalam Derby d’Italia melawan Inter Milan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT