News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2 Masalah Besar yang Jadi Akar Krisis Sepak Bola Indonesia Dikuliti Media Vietnam, Katanya Timnas Indonesia Gagal...

Kegagalan Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23 2026 terus menjadi bahan perbincangan di kawasan Asia Tenggara. Media Vietnam sebut ada dua masalah...
Jumat, 12 September 2025 - 18:46 WIB
Timnas Indonesia U-23 Vs Makau di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

tvOnenews.com - Kegagalan Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23 2026 terus menjadi bahan perbincangan di kawasan Asia Tenggara.

Kali ini, media Vietnam, Dantri, menyoroti secara tajam kondisi sepak bola Indonesia setelah tersingkir di babak kualifikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laporannya, Dantri tak hanya membahas kekalahan Indonesia, tetapi juga membandingkannya dengan kegagalan Timnas Malaysia U-23, yang sama-sama tersingkir lebih awal.

Timnas Indonesia U-23 Vs Korea Selatan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Timnas Indonesia U-23 Vs Korea Selatan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Menurut mereka, hasil ini menjadi cerminan betapa rapuhnya pondasi sepak bola muda kedua negara, terutama Indonesia.

Dantri menekankan bahwa ada dua persoalan besar yang harus segera diselesaikan Indonesia jika ingin memperbaiki kualitas sepak bola mudanya.

"Ada dua isu yang perlu dibahas di Indonesia. Pertama, kondisi fisik para pemain muda. Kedua, apakah mereka akan memiliki cukup waktu bermain dan siap untuk turnamen tingkat Asia saat kembali ke klub masing-masing," tulis Dantri.

Media Vietnam itu juga mengingatkan bahwa stamina dan daya tahan pemain lokal Indonesia masih jauh dari ideal.

Timnas Indonesia U-23 Vs Korea Selatan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Timnas Indonesia U-23 Vs Korea Selatan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Bahkan, mereka menyebut pemain muda Indonesia hanya mampu tampil prima selama 60 menit, sebelum akhirnya kelelahan dan kehilangan konsentrasi di lapangan.

Masalah kedua yang mereka soroti adalah minimnya menit bermain bagi para pemain muda.

Menurut Dantri, jika pemain jarang mendapatkan kesempatan tampil di level kompetisi yang lebih tinggi, mustahil mereka bisa siap saat tampil di ajang internasional seperti Piala Asia U-23.

Dalam laporannya, Dantri juga mengingatkan kembali komentar Shin Tae-yong saat pertama kali menangani Timnas Indonesia pada tahun 2020.

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • instagram.com/shintaeyong7777

 

Saat itu, pelatih asal Korea Selatan tersebut langsung menyoroti kelemahan fisik pemain lokal Indonesia.

Ia bahkan menegaskan bahwa mayoritas pemain hanya cukup kuat untuk bermain selama satu jam penuh.

Namun, setelah lima tahun berlalu, menurut Dantri, masalah ini belum terselesaikan. Bahkan, Indonesia justru semakin bergantung pada pemain naturalisasi untuk menutupi kelemahan pemain lokal.

"Artinya, jika kita hanya mempertimbangkan pemain lokal, Indonesia belum berkembang sama sekali, apalagi mengalami kemunduran. Untuk mengatasi kekurangan ini, Indonesia telah merekrut sejumlah pemain asal Eropa (kebanyakan Belanda). Hal ini telah membantu sepak bola negara kepulauan ini mendominasi Asia," lanjut laporan itu.

Timnas Indonesia U-23 Vs Makau di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Timnas Indonesia U-23 Vs Makau di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Dantri juga menyoroti bahwa prestasi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir sebenarnya hanya tampak baik di permukaan.

Mereka mencontohkan keberhasilan Timnas Indonesia U-23 yang berhasil menembus semifinal Piala Asia U-23 2024, yang sebagian besar berkat kontribusi pemain naturalisasi.

Namun, keberhasilan itu tidak diikuti oleh regenerasi yang baik. Fakta bahwa Indonesia gagal lolos ke edisi berikutnya dianggap sebagai bukti nyata bahwa skuad Garuda Muda tidak memiliki penerus berkualitas.

Kritik tajam Dantri tidak hanya berhenti pada Timnas U-23. Mereka juga menyoroti kegagalan di kelompok usia lain.

Timnas Indonesia U-17
Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • Kitagaruda.id

 

Timnas Indonesia U-17 hanya mampu finis di peringkat ketiga turnamen Asia Tenggara, sedangkan U-20 tersingkir di fase grup Piala Asia U-20 selama tiga edisi berturut-turut.

Bahkan, Timnas senior yang bermain tanpa pemain naturalisasi terhenti di babak penyisihan grup Piala AFF 2024.

Menurut Dantri, situasi ini memperlihatkan bahwa peningkatan jumlah pemain naturalisasi tidak dibarengi dengan berkembangnya kualitas pemain lokal.

Pemain muda Indonesia disebut hampir tidak memiliki ruang untuk berkembang karena kesempatan bermain yang minim.

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

Meningkatnya kehadiran pemain naturalisasi berbanding terbalik dengan kemampuan pemain lokal untuk bermain. Bahkan pemain muda Indonesia pun hampir tidak memiliki kesempatan untuk bermain dalam sistem tersebut," tutup laporan Dantri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua masalah besar yang diungkap media Vietnam, yaitu lemahnya kondisi fisik dan minimnya kesempatan bermain, menjadi pekerjaan rumah besar bagi PSSI dan klub-klub di Indonesia.

Jika akar masalah ini tidak segera diatasi, prestasi sepak bola Indonesia hanya akan bertumpu pada pemain naturalisasi, sementara pemain lokal terus terpinggirkan. (asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenang Harry Toledo yang Meninggal Dunia, Bassist Jazz Indonesia dengan Segudang Prestasi Membanggakan

Mengenang Harry Toledo yang Meninggal Dunia, Bassist Jazz Indonesia dengan Segudang Prestasi Membanggakan

Mengenang Harry Toledo, bassist jazz Indonesia yang wafat pada 5 November 2026. Simak perjalanan kariernya hingga berkolaborasi dengan musisi dunia dan merilis tiga album solo.
Jokowi Bawa Dokumen Ijazah, Bakal Ditunjukkan di Sidang Roy Suryo

Jokowi Bawa Dokumen Ijazah, Bakal Ditunjukkan di Sidang Roy Suryo

Presiden ke-7 RI Jokowi membawa seluruh dokumen ijazah setibanya di PN Jaktim, Kamis (5/11/2026). Adapun pertanyaan awak media terkait dokumen itu menegaskan kesiapan Jokowi untuk menunjukkannya dalam proses persidangan.
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Jepang Turunkan 24 Pemain yang Berkarier di Eropa

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Jepang Turunkan 24 Pemain yang Berkarier di Eropa

Timnas Jepang mulai mempersiapkan diri menghadapi agenda internasional dengan memanggil 28 pemain. Samurai Biru satu grup Timnas Indonesia di Piala Asia 2027.
1.200 Personel Disiagakan untuk Amankan Sidang di PN Jaktim yang Dihadiri Jokowi

1.200 Personel Disiagakan untuk Amankan Sidang di PN Jaktim yang Dihadiri Jokowi

Persiapan pengamanan ini dapat memberikan keamanan dan ketertiban seluruh rangkaian persidangan yang dihadiri Jokowi hari ini (5/11/2026).
Real Madrid Catat Rekor Sempurna di Liga Champions, Jose Mourinho: Saya Sangat Puas

Real Madrid Catat Rekor Sempurna di Liga Champions, Jose Mourinho: Saya Sangat Puas

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyampaikan rasa puasnya setelah kemenangan dramatis dengan skor 3-2 atas AEK. Los Blancos kini memiliki catatan sempurna di Liga Champions 2026-2027.
Respons Elegan Cesc Fabregas Atas Kemenangan Telak Como 1907 9-1 Lens

Respons Elegan Cesc Fabregas Atas Kemenangan Telak Como 1907 9-1 Lens

Como 1907 berhasil menang telak 9-1 atas Lens pada Kamis (5/11/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi bersejarah mengingat musim 2026-2027 adalah musim debut Como di Liga Champions.

Trending

Persib yang Pertama, Ini Daftar Peserta Babak 16 Besar ACL Two

Persib yang Pertama, Ini Daftar Peserta Babak 16 Besar ACL Two

Persib Bandung menjadi tim pertama yang memastikan satu kaki di fase knock out ACL Two. Hasil ini diraih Persib setelah kembali mempertahankan tren positif di babak penyisihan grup. 
Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11).
Terjebak di Grup Neraka ACL Two Persib Malah Jadi Nerakanya

Terjebak di Grup Neraka ACL Two Persib Malah Jadi Nerakanya

Kepastian lolos diraih Persib setelah menaklukkan Melbourne Victory dengan skor 2-1 di Stadion Rectangular Melbourne, Rabu (4/11/2026).
Jadwal KRL Hari Ini 5 November 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Pengguna Red Line Jangan Sampai Ketinggalan Kereta

Jadwal KRL Hari Ini 5 November 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Pengguna Red Line Jangan Sampai Ketinggalan Kereta

Jadwal KRL hari ini 5 November 2026 rute Bogor-Jakarta Kota bisa dicek pengguna Red Line agar tidak ketinggalan kereta. Akan tetapi, perlu dicatat bahwa jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Kepolisian menyiapkan pengamanan dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). 
Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 mengumumkan berbagai musik hingga grup musik yang meraih penghargaan dari 67 kategori termasuk 4 kategori tambahan.
Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT