News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Fotonya Pakai Sarung Sambil Merokok Viral, Evan Dimas Tekankan soal Attitude kepada Para Pemain Calon Masa Depan Timnas Indonesia

Mantan pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono, menekankan pentingnya attitude alias sikap atau perilaku kepada pemain-pemain muda. Hal itu diungkapkan tak lama setelah fotonya saat pakai sarung sambil merokok viral di media sosial.
Jumat, 26 September 2025 - 14:36 WIB
Evan Dimas
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono, menekankan pentingnya attitude alias sikap atau perilaku kepada pemain-pemain muda. Hal itu diungkapkan tak lama setelah fotonya saat pakai sarung sambil merokok viral di media sosial.

Evan Dimas merupakan salah satu pemain yang pernah menjadi bintang di Timnas Indonesia pada masanya. Menurut Transfermarkt, gelandang berusia 30 tahun itu sudah mencatatkan total 43 caps untuk skuad Garuda senior dengan mengoleksi 11 gol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu momen yang membuat pemain kelahiran Surabaya itu pernah dielu-elukan suporter Garuda ketika dirinya menjadi kapten Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri. Saat itu, dia berhasil mempersembahkan gelar juara Piala AFF U-19 2013.

Sejak saat itu, nama Evan Dimas mulai melambung di sepak bola Tanah Air. Pria yang sempat dijuluki “golden boy” sepak bola Indonesia itu juga pernah mengantarkan Bhayangkara FC juara Liga Indonesia 2016-2017.

Gelandang yang punya visi bermain matang itu juga sempat menjalani trial di Spanyol, mengikuti program Nike Academy. Evan Dimas pun menjadi andalan Timnas Indonesia di era pelatih Luis Milla sebelum berpindah tangan ke Shin Tae-yong.

Naasnya, karier sang pemain mulai meredup usai mengalami cedera parah pada final SEA Games 2019. Saat itu, Evan Dimas ditekel keras bek Vietnam, Doan Van Hau, yang membuat kakinya patah. Sejak itu, performanya perlahan menurun.

Evan Dimas pun saat ini berstatus menganggur alias tanpa klub setelah terakhir kali dilepas Persik Kediri pada Januari 2025. Padahal, dia sebelumnya pernah menjadi andalan bagi sejumlah klub-klub besar Liga Indonesia seperti Persija Jakarta, Arema FC hingga Bhayangkara.

Belakangan ini, sebuah foto yang memperlihatkan kondisi fisik Evan yang terlihat kurus dengan menggunakan sarung sambil merokok telah viral di media sosoal. Betapa tidak, penampilan eks pemain Timnas Indonesia itu berubah drastis.

Dalam foto yang diunggah akun Instagram @vibeballs, Evan Dimas terlihat memasang wajah sayu. Dengan posisi duduk santai, ia mengenakan sarung sambil memegang rokok. Foto tersebut pun menuai perbincangan hangat di kalangan netizen.

Evan Dimas Tuai Keprihatinan Netizen
Evan Dimas Tuai Keprihatinan Netizen
Sumber :
  • Instagram vibeball

 

Terlepas dari hal itu, mantan pemain Bhayangkara FC hingga Persija Jakarta tersebut saat ini diketahui sedang sibuk berkegiatan di Sanggar Saraswati di Tulungagung, Jawa Timur. Selain mengurusi pembinaan sepak bola, sanggar itu juga menyelenggarakan kegiatan sosial kemasyarakatan, pertanian, seni, dan kebudayaan.

Ketika ditemui usai acara coaching clinic sejumlah sekolah menengah pertama Jakarta dengan klub sepak bola Jepang, Nagoya Grampus, di Jakarta, Jumat (26/9/2025), Evan Dimas menekankan pentingnya attitude alias sikap atau perilaku kepada pemain-pemain muda.

Pemain yang tidak memperkuat klub sepak bola profesional sejak usia 29 tahun itu menegaskan bahwa saat ini ia memandang pendidikan bagi para pesepak bola usia muda sebagai sesuatu hal yang penting. Apalagi, mereka bakal menjadi generasi penerusnya di skuad Garudad.

Suasana GBK Panas! Evan Dimas dan Mierza Jadi Magnet Coaching Clinic Nagoya Grampus
Suasana GBK Panas! Evan Dimas dan Mierza Jadi Magnet Coaching Clinic Nagoya Grampus
Sumber :
  • ANTARA

 

“Tadi saya ngasih pesan-pesan kepada adik-adik juga. Bukan hanya skill dan teknik, tapi di dalam sekolah, itu ada attitude juga. Jangan sampai kita mengedepankan skill dan teknik, tapi attitude-nya kita kurang misalnya,” kata Evan Dimas, dikutip dari ANTARA.

“Ya saya berkeinginan bahwasanya antara sepak bola dengan pendidikan itu berjalan sama-sama. Yang menarik, dalam perjalanan saya ke belakang, dulu saya disuruh harus memilih, harus memilih antara sepak bola dengan pendidikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Evan Dimas kembali mengenang momen saat dirinya menjalani trial di Spanyol, mengikuti program Nike Academy. Hal itu dia sampaikan agar menjadi motivasi bagi para pemain muda calon masa depan Timnas Indonesia.

“Ketika saya terpilih untuk mewakili Indonesia ke Barcelona, itu saya sangat, apa ya, sangat merasa sekali gitu, saya merasa ternyata pendidikan itu sangat penting gitu. Dan pada akhirnya sampai di titik ini, saya kembali muncul pikiran itu, sepertinya mungkin bagus ketika antara sepak bola dengan pendidikan berjalan sama-sama di usia muda,” katanya.

Adapun, hal lain yang menjadi perhatian mantan bintang Timnas Indonesia itu dalam penyelenggaraan pembinaan sepak bola usia muda adalah mentalitas persaingan dan meraih kemenangan yang kerap berujung kepada hal-hal tidak sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Seharusnya pemain muda, generasi muda di SSB itu mendapatkan pendidikan-pendidikan, misalkan pemain bola itu tentang kerukunan, tentang kekompakan, tentang silaturahmi. Bukan tentang persaingan, bukan tentang kalah-menang, di usia muda ya, bukan berarti kita tidak menanamkan menang dan kalah,” pungkas Evan Dimas.

(yus)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Tahunan MPR Hari Ini: Prabowo Bakal Pidato, Jokowi Hadir

Sidang Tahunan MPR Hari Ini: Prabowo Bakal Pidato, Jokowi Hadir

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD-DPR RI berlangsung pada hari ini.
Dua ASN Pajak Jadi Tersangka Kasus Ekspor Pulp, Purbaya Beri Peringatan Keras

Dua ASN Pajak Jadi Tersangka Kasus Ekspor Pulp, Purbaya Beri Peringatan Keras

Dua ASN Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan berinisial BP dan SR selaku pemeriksa pajak menjadi tersangka kasus dugaan manipulasi ekspor pulp.
China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengungkapkan bahwa China dan Dubai Uni Emirat Arab (UEA) diduga menjadi negara utama tujuan para sindikat dalam penyelundupan puluhan kilogram emas ilegal dari Indonesia.
504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

Ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu ditutup secara permanen setelah dinyatakan tidak layak dari sisi sanitasi yang dilaporkan dinas kesehatan.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.

Trending

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT