News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Ranking FIFA Malaysia Bakal Anjlok Usai Hukuman Soal Pemalsuan Dokumen Naturalisasi, Gagal Susul Skuad Garuda

‎FIFA secara resmi menjatuhkan hukuman kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
Sabtu, 27 September 2025 - 13:41 WIB
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram - Malaysia NT

Jakarta, tvOnenews.com - Ranking FIFA Malaysia nampaknya akan anjlok atau turun drastis usai terkena hukuman soal pemalsuan dokumen naturalisasi. Harimau Malaya pun bakal gagal susul Timnas Indonesia. 

‎FIFA secara resmi menjatuhkan hukuman kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Selain itu, ada tujuh pemain naturalisasi Harimau Malaya yang juga mengalami hal serupa. 

{{imageId:370649}}

‎Kabar itu diketahui melalui pernyataan resmi FIFA pads Jumat (26/9/2025). Tertulis jika FAM melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) tentang pemalsuan dokumen.

Sanksi tersebut bermula ketika FAM mengajukan kelayakan tujuh pemain naturalisasi kepada FIFA. Nama-nama yang diajukan adalah Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, dan Gabriel Palmero.

‎Pada awalnya, FIFA sempat menyetujui dan meloloskan tujuh pemain tersebut. Namun, Federasi Sepak Bola Dunia itu pada akhirnya justru menjatuhkan hukuman kepada Malaysia. 

‎Dikabarkan jika FIFA mendapatkan sejumlah laporan dari pihak yang tidak diungkapkan identitasnya. FAM disebut jika melakukan pemalsuan dengan merekayasa dokumen naturalisasi demi tujuh pemain itu bisa memperkuat Harimau Malaya. 

‎Hasilnya, Malaysia pun mendapatkan sejumlah sanksi denda. Sedangkan untuk pemain tersebut resmi dibekukan dari aktivitas sepak bola selama 12 bulan. 

‎Tak hanya itu, Malaysia juga dikabarkan akan mendapatkan sanksi lebih lanjut. Terutama terkait hukuman pembatalan hasil sejumlah laga Harimau Malaya. 

‎Hukuman pembatalan hasil laga-laga itu akibat Negari Jiran itu menggunakan pemain yang tidak sah. Hal itu sesuai dengan peraturan Pasal 55 Kode Disiplin FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

{{imageId:76658}}

‎"Jika seorang pemain berpartisipasi dalam pertandingan resmi meski tidak memenuhi syarat, timnya akan dikenakan sanksi kekalahan dalam pertandingan tersebut [lihat pasal 31] dan denda minimal 6.000 CHF," tulis peraturan FIFA. 

‎"Jika seorang pemain berpartisipasi dalam pertandingan persahabatan meskipun tidak memenuhi syarat, timnya akan dihukum dengan kekalahan pertandingan tersebut dan akan didenda setidaknya 4.000 CHF," lanjutnya. 

‎Berdasarkan berbagai sumber, setidaknya ada enam hssil pertandingan Malaysia yang bisa dibatalkan. Sejumlah laga itu terhitung sepanjang 2025.

‎Enam laga yang bisa dibatalkan berupa dua pertandingan di Kualifikasi Piala Asia 2027. Tepatnya saat menghadapi Nepal dan Vietnam. 

‎Kemudian empat lainnya dalam FIFA Matchday kontra Palestina, Singapura, dan Cape Verde. Sebagai catatan, laga menghadapi Cape Verde bergulir selama dua kali. 

‎Diketahui jika dalam enam pertandingan tersebut, Malaysia selalu diperkuat setidaknya satu, atau lebih, pemain naturalisasi yang dihukum FIFA. Ini artinya, keenam laga Harimau Malaya itu patut dipertanyakan statusnya.

‎Dari enam pertandingan itu, Malaysia meraih empat kemenangan, satu hasil imbang dan satu kalah. Total poin ranking FIFA yang didapat selama periode tersebut adalah 33,19 poin.

‎Jika hukuman FIFA itu terwujud, maka Malaysia bisa mengalami penurunan peringkat yang sangat drastis akibag kehilangan poin. Ranking Harimau Malaya bakal anjlok atau turun sebanyak 10 peringkat, dari 123 ke 133.

‎Hal tersebut tentunya akan membuat Malaysia gagal menyusul ranking Timnas Indonesia. Skuad Garuda sendiri kini bertengger di posisi 119 ranking FIFA dengan terpaut 9,71 poin dari Harimau Malaya. 

‎(igp/aes)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Prajurit Gugur, Indonesia Tetap di Garis Perdamaian Lebanon! Istana: Evaluasi Berjalan Tapi Tidak Tarik Pasukan

Tiga Prajurit Gugur, Indonesia Tetap di Garis Perdamaian Lebanon! Istana: Evaluasi Berjalan Tapi Tidak Tarik Pasukan

Pemerintah Indonesia memastikan tidak akan menarik pasukan penjaga perdamaian dari misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), meski insiden tragis menewaskan tiga prajurit TNI di wilayah konflik tersebut.
Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Big Match Persija vs Persebaya Nanti Malam!

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Big Match Persija vs Persebaya Nanti Malam!

Persija Jakarta akan menjamu Persebaya Surabaya dalam laga klasik sarat gengsi pada lanjutan Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) malam ini.
Info Transjakarta: Rute B11 Kini Kembali Berhenti di Summarecon Bekasi

Info Transjakarta: Rute B11 Kini Kembali Berhenti di Summarecon Bekasi

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali mengoperasikan kembali titik pemberhentian di kawasan Summarecon Bekasi untuk rute B11 (Summarecon Bekasi-Cawang) mulai hari ini, Sabtu.
Sopir Ngantuk, Truk Pasir 2 Ton Terguling di Tebet Bikin Macet Panjang

Sopir Ngantuk, Truk Pasir 2 Ton Terguling di Tebet Bikin Macet Panjang

Pengemudi truk, Nur Syaefudin, mengakui rasa kantuk menjadi penyebab utama insiden tersebut.
Percuma Main 6 Kali, Maarten Paes Tetap Dikritik Habis-habisan oleh Pengamat Belanda

Percuma Main 6 Kali, Maarten Paes Tetap Dikritik Habis-habisan oleh Pengamat Belanda

Meski tampil reguler bersama Ajax Amsterdam, Maarten Paes tetap dihujani kritik tajam pengamat Belanda usai performa naik-turun dan dinilai belum konsisten.
Motor Listrik Mau Disubsidi Lagi? Ini Bocoran Menkeu Purbaya

Motor Listrik Mau Disubsidi Lagi? Ini Bocoran Menkeu Purbaya

Sinyal insentif baru ini dinilai penting bagi industri kendaraan listrik nasional, terutama untuk menjaga tren pertumbuhan penjualan motor listrik

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT