Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngaku-ngaku atau Benar Terjadi, Dulu Eks Pemain Timnas Indonesia ini Pernah Sesumbar Tolak Pinangan Barcelona: Saya Bodoh

Siapa sangka, mantan winger Timnas Indonesia, Zulham Zamrun, ternyata pernah menolak tawaran bergabung dengan klub raksasa Eropa, Barcelona B, simak kisahnya..
Selasa, 30 September 2025 - 13:39 WIB
Zulham Zamrun saat berseragam Timnas Indonesi bersama Irfan Bachdim.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

tvOnenews.com - Mantan winger Timnas Indonesia, Zulham Zamrun, membuat pengakuan mengejutkan yang menyita perhatian publik sepak bola nasional.

Kala itu, Barcelona masih diperkuat oleh megabintang Lionel Messi — membuat keputusan ini terasa semakin berat untuk diterima belakangan. Wajar jika rasa penyesalan baru dirasakan sang pemain beberapa tahun setelahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah tren pemain Timnas Indonesia yang kini berlomba menembus kompetisi Eropa demi mengasah kemampuan, kisah ini menjadi sorotan. Saat ini, hanya Marselino Ferdinan yang tercatat sebagai pemain lokal Indonesia yang masih aktif bermain di Eropa, memperkuat Oxford United bersama Ole Romeny.

Namun, lebih dari satu dekade lalu, ada satu pemain Indonesia yang justru pernah menolak kesempatan langka dari klub elite Eropa.

Tak tanggung-tanggung, klub tersebut adalah Barcelona, yang saat itu berada di masa keemasan bersama Lionel Messi.

Adalah Zulham Zamrun, mantan bintang Timnas Indonesia dan eks pemain Persib Bandung, yang kini blak-blakan mengaku menyesal pernah menolak tawaran bergabung dengan Barcelona B.

Dalam wawancaranya bersama kanal YouTube Vivagoal, pemain asal Ternate itu mengungkap bahwa dirinya pernah mendapat tawaran bermain dari Barcelona B, namun memilih menolaknya.

Zulham Zamrun saat menceritakan kisah penolakannya dipinang Barcelona.
Zulham Zamrun saat menceritakan kisah penolakannya dipinang Barcelona.
Sumber :
  • Sumber: YouTube/Vivagoal Indonesia

 

Kisah ini terjadi pada tahun 2013, saat Zulham membela Mitra Kukar dalam pemusatan latihan (TC) selama 20 hari di Spanyol. Dalam rangkaian uji coba, Mitra Kukar melawan beberapa tim ternama seperti Atletico Madrid, Espanyol, Valencia, dan Barcelona B.

Penampilan impresif Zulham ternyata menarik perhatian pencari bakat Barcelona B. Setelah pertandingan, ia pun dipanggil oleh manajer Mitra Kukar saat itu, Bos Oni.

“Habis main, di locker room saya dipanggil sama Bos Oni. Waktu itu Mitra Kukar kan Bos Oni,” kenang Zulham.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bos Oni panggil saya, ngomong ‘Eh kamu diminati di sini sama Barcelona B. Kamu mau nggak tinggal di sini?’”

Zulham pun sempat terkejut dengan tawaran itu. Bahkan sang manajer bersedia melepasnya dan menjamin dukungan finansial jika ia memutuskan menetap di Spanyol.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT