Tak Perlu Dinaturalisasi, Patrick Kluivert Bisa Panggil Bintang Kasta Teratas Eropa Ini untuk Gantikan Emil Audero di Timnas Indonesia
- instagram.com/kfdukagjini
Jakarta, tvOnenews.com – Timnas Indonesia mendapat kabar kurang menyenangkan setelah kiper utama, Emil Audero, mengalami cedera bersama klubnya, Cremonese, di ajang Serie A. Situasi ini membuat Patrick Kluivert harus segera mencari opsi pengganti untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Emil Audero seharusnya tampil sejak menit awal melawan mantan timnya, Como 1907, Sabtu (27/9/2025). Namun, secara mengejutkan namanya dicoret dari daftar starter hanya beberapa menit sebelum laga dimulai.
Menurut laporan Calcio Cremonese, kiper berusia 27 tahun itu mengalami masalah otot fleksor saat pemanasan. Kondisi tersebut memaksa pelatih melakukan perubahan mendadak dalam susunan tim.

- Cremonese Official
Â
Media setempat menyebut, jika hasil pemeriksaan menunjukkan cedera ringan, Audero hanya akan absen sekitar dua pekan. Artinya, ia masih berpeluang pulih lebih cepat dari perkiraan awal.
Namun, bila ditemukan adanya elongasi atau sedikit robekan otot, masa pemulihannya bisa mencapai tiga pekan. Situasi ini membuatnya berpotensi melewatkan dua hingga tiga pertandingan Serie A mendatang.
Keputusan akhir mengenai kondisi Audero baru akan diketahui setelah hasil pemeriksaan medis lengkap pada awal pekan ini. Dari sana akan ditentukan berapa lama sang kiper harus menepi dari lapangan.
Dengan kabar tersebut, Patrick Kluivert harus menyiapkan rencana darurat. Apalagi kondisi kiper lainnya, Maarten Paes, juga belum dipastikan pulih seratus persen.
Di tengah situasi ini, Kluivert punya opsi lain tanpa harus melakukan proses naturalisasi. Salah satu nama yang bisa dipanggil adalah Cyrus Margono, kiper yang kini bermain di kasta teratas Liga Kosovo.
Cyrus lahir di Amerika Serikat pada 2001 dari ayah berkewarganegaraan Indonesia dan ibu asal Iran. Pada 2024, ia resmi kembali berstatus WNI setelah mengambil kembali kewarganegaraan Indonesia yang sempat ditinggalkan.
Dalam perjalanan kariernya, Cyrus sempat memperkuat Panathinaikos B di Yunani hingga pertengahan 2024. Setelah sempat tanpa klub, ia bergabung dengan KF Dukagjini pada Februari 2025.

- instagram.com/kfdukagjini
Â
Sejak berseragam Dukagjini, kiper berusia 23 tahun itu tampil 17 kali di liga dan sekali di ajang piala domestik. Total, ia mencatat 18 penampilan sepanjang musim 2024/2025.
Dari jumlah tersebut, Cyrus menorehkan lima clean sheet dan kebobolan 17 gol. Ia bahkan pernah mencatat rekor 11 penyelamatan dalam satu laga kontra Ballkani, rekor terbanyak di Liga Kosovo sejak 2022.
Kemampuannya tidak hanya dalam menjaga gawang, tetapi juga membantu serangan. Ia sempat mencetak assist lewat umpan panjang akurat saat Dukagjini mengalahkan Llapi 3-1.
Statistiknya impresif dengan akurasi umpan pendek 99 persen, distribusi bola 86 persen, 41 intersep sukses, serta duel udara yang hampir sempurna. Angka-angka ini mencerminkan kualitasnya sebagai kiper modern.
Pengalaman tampil di kompetisi Eropa juga menjadi nilai tambah. Liga Kosovo yang kompetitif membuat Cyrus terbiasa menghadapi tekanan tinggi layaknya level internasional.
Dengan usia yang masih 23 tahun, Cyrus punya prospek jangka panjang. Jika terus berkembang, ia bisa menjadi solusi permanen untuk posisi penjaga gawang Timnas Indonesia.
(sub)
Load more