Indra Sjafri Pernah 'Pamer' di Hadapan Patrick Kluivert soal Timnas Indonesia: Jelek-jelek Begini, Garuda Muda Pernah Saya...
tvOnenews.com - Nama Indra Sjafri kembali jadi bahan perbincangan hangat di kalangan suporter Timnas Indonesia.
Setelah resmi ditunjuk PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025, rekam jejak sang pelatih pun kembali dibongkar publik.
Salah satu kisah paling menarik datang dari pertemuannya dengan pelatih baru Timnas senior, Patrick Kluivert.
- ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Dalam sebuah kesempatan, Indra blak-blakan mengungkap pencapaian paling membanggakan sepanjang kariernya di level usia muda: mengalahkan Argentina U-20 di ajang Seoul Earth On Us Cup 2024.
Pertemuan antara Indra dan Kluivert berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, saat skuad U-20 Indonesia menjalani pemusatan latihan.
Indra tak ragu menceritakan pengalaman emasnya langsung kepada legenda Belanda tersebut.
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
“Alhamdulillah, saya bertemu langsung dengan Coach Patrick dan langsung berdiskusi. Saya laporkan, tim U-20 ini pernah mengalahkan Argentina, dan dia kaget. Dia bahkan meminta video pertandingan,” ucap Indra.
Kemenangan atas Argentina U-20 yang diraih pada 28 Agustus 2024 itu memang istimewa.
Selain karena lawan yang dihadapi adalah kekuatan raksasa sepak bola dunia, hasil tersebut juga menjadi bukti bahwa sepak bola muda Indonesia bisa bersaing di level internasional.
Menurut cerita Indra, Kluivert bahkan tak menyangka Garuda Muda bisa menumbangkan Argentina.
- X/PSSI
Rasa penasaran itu membuat pelatih asal Belanda tersebut langsung meminta rekaman pertandingan.
"Saya sempat, jelek-jelek begini, Timnas Indonesia U-20 pernah mengalahkan Argentina dan dia kaget, dia minta video dan kami saling bertukar nomor," ucap Indra Sjafri.
"Nanti kami akan melakukan rapat bersama dia, dan dia juga ikut supervisi kami dan tim kepelatihan kami juga akan bisa banyak belajar dari staf kepelatihan timnas senior," imbuhnya.
Dari pertemuan itu pula, keduanya akhirnya saling bertukar nomor telepon untuk menjalin komunikasi lebih erat.
Meski kini tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala Timnas U-20, peran Indra di PSSI tetap penting.
- ANTARA/Rauf Adipati/am.
Sebagai Direktur Teknik, ia menjadi garda terdepan dalam memastikan kesinambungan pengembangan pemain muda dari level U-17, U-20, U-23, hingga senior.
Ia bahkan menegaskan siap melepas pemain-pemain potensial ke skuad Patrick Kluivert jika dibutuhkan.
Nama-nama seperti Jens Raven, Kadek Arel, hingga Dony Tri Pamungkas disebut berpeluang naik kelas membela Timnas senior.
Lebih jauh, Indra menekankan pentingnya keselarasan visi antar level Timnas Indonesia.
- PSSI
Menurutnya, pembangunan skuad nasional tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Semua harus berada dalam satu jalur yang sama.
“Saya sepakat, semua harus satu line, satu visi. Itu kunci pengembangan timnas secara menyeluruh,” jelasnya.
Meski sempat lengser dari kursi pelatih kepala U-20 usai gagal lolos ke Piala Dunia U-20 2025, kontribusi Indra Sjafri untuk sepak bola Indonesia belum berakhir.
Justru lewat pengalamannya yang panjang, ia tetap jadi figur penting dalam menjaga fondasi Timnas muda.
Kini, dengan mandat baru memimpin Timnas U-22 di SEA Games 2025, publik menanti apakah Indra bisa kembali mempersembahkan emas seperti yang ia lakukan di Kamboja pada 2023. (asl)
Load more