GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bak Petir di Siang Bolong, Indra Sjafri Dapat Kabar Buruk dari Pemain Keturunan Ini Jelang Perjuangan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025

Bak petir di siang bolong, pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri dapat kabar buruk dari salah satu pemain keturunan, Tim Geypens
Jumat, 3 Oktober 2025 - 20:22 WIB
Mantan Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Bak petir di siang bolong, pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri dapat kabar buruk dari salah satu pemain keturunan, Tim Geypens. Pemain berusia 20 tahun itu dikabarkan menolak bergabung dengan skuad Garuda Muda.

Kabar kurang menyenangkan datang bagi Timnas Indonesia U-23 jelang persiapan menuju SEA Games 2025 Thailand. Tim Geypens, memastikan dirinya tidak akan bergabung bersama Tim Merah Putih di SEA Games 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim Geypens menegaskan pilihannya untuk tetap bertahan bersama klubnya di Belanda, FC Emmen, yang kini tengah berjuang di kasta kedua Liga Belanda atau Eerste Divisie musim 2025-2026.

Informasi ini diungkapkan media Belanda, Forza FC Emmen, pada Jumat (3/10/2025). Dalam laporannya, mereka menyebut Geypens merasa bangga sempat masuk radar pemanggilan Timnas U-22 Indonesia untuk SEA Games. Namun, demi perjalanan karier profesionalnya, ia memutuskan fokus penuh bersama FC Emmen.

Tim Geypens
Tim Geypens
Sumber :
  • Instagram - FC Emmen

 

"Tim Geypens memilih untuk bermain di FC Emmen. Dia tidak akan bermain untuk timnas U-22 Indonesia meskipun telah dipanggil," tulis Forza FC Emmen.

Sejauh ini, Geypens sudah mencatat delapan penampilan bersama FC Emmen di kompetisi Eerste Divisie. Pemain berdarah Indonesia dari sang ibu itu pun mulai dipercaya tim pelatih untuk tampil reguler. Hal ini menjadi alasan kuat mengapa ia enggan meninggalkan klub, mengingat jadwal tim bersamaan dengan pelaksanaan SEA Games 2025.

Selama periode SEA Games, FC Emmen dijadwalkan menghadapi tiga laga penting melawan ADO Den Haag, Helmond Sport, dan Almere City. Kondisi tersebut membuat manajemen klub dan Geypens sepakat untuk tidak melepasnya. Terlebih, SEA Games bukan agenda resmi FIFA sehingga klub memiliki hak penuh untuk menahan pemainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ia bersama klub memilih untuk fokus sepenuhnya pada menit bermain di FC Emmen," tulis Forza FC Emmen.

Meski begitu, peluang publik Tanah Air melihat aksi Geypens bersama Garuda Muda belum sepenuhnya tertutup. Sang pemain masih memungkinkan hadir dalam pemusatan latihan (TC) Timnas U-22 Indonesia yang berlangsung di Jakarta pada 3–14 Oktober 2025. Karena berada di kalender FIFA, FC Emmen wajib melepasnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT