Fans Garuda Jangan Bersedih! Analis Spanyol Akhirnya Jujur Kalau Kans Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Ternyata...
- X @timnasindonesia
tvOnenews.com - Analis asal Spanyol ini coba memprediksi bagaimana peluang Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 setelah lawan Arab Saudi dan Irak.
Melalui platform buatannya, analis ini meminta agar para penggemar bersikap realistis dalam menentukan ekspektasi terhadap kelolosan Timnas Indonesia.
Sebagian pemain timnas Indonesia sudah tiba di Jeddah. Tak perlu waktu lama, mereka pun langsung menggelar sesi latihan yang dipimpin oleh pelatih Patrick Kluivert.
Pun halnya Arab Saudi dan Irak yang juga melakukan hal serupa. Seolah buktikan keseriusan, sang tuan rumah bahkan sampai menggelar sesi latihan tertutup.
Kini, hanya menyisakan tiga hari saja, nasib Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 ditentukan. Meski banyak yang pesimis, namun sebetulnya Garuda bisa.
Terbukti di babak ketiga kemarin, Timnas Indonesia mampu kalahkan Arab Saudi 2-0 dan menahan imbang 1-1 ketika laga berlangsung di Jeddah.
Sementara itu, sejumlah prediksi mulai bermunculan jelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Tak terkecuali tentang nasib Timnas Indonesia.
Analis sepak bola asal Spanyol Denis Dervishi dan Juraj Sulimanovic melalui Simulator Football Meets Data memprediksi bagaimana kans Timnas Indonesia ke Piala Dunia.
Dirilis pada 11 September silam, di antara tiga tim yang tergabung di grup B, Arab Saudi menjadi yang terdepan, sedangkan grup A ada Qatar yang sama-sama jadi tuan rumah.
Arab Saudi memegang presentase yang paling tinggi yakni sekitar 62 persen, sedangkan Qatar 48 persen dari total keseluruhan kontestan.
Harapan Timnas Indonesia kian menipis ketika mereka menempatkan Irak sebagai runner-up grup B, sementara di grup lainnya ada UEA yang menyusul.
Presentasenya sedikit lebih kecil dari sebelumnya yaitu sekitar 47 persen untuk Irak dan 36 persen bagi Uni Emirat Arab bisa merealisasikan peluang itu semua.
Dengan analisis yang begitu mendalam, Football Meets Data lalu menjelaskan bahwa Timnas Indonesia dan Oman menjadi tim terburuk di babak ini.
Presentase untuk tersingkir bahkan luar biasa tinggi yaitu 69 persen untuk Timnas Indonesia, sedangkan tim lainnya seperti Oman berkisar 45 persen.
Load more