5 Keputusan Janggal Wasit Ma Ning yang Rugikan Timnas Indonesia Lawan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Garuda Harusnya Bisa Menang
- REUTERS/Stringer
- AFC
Â
Justru sebaliknya, Kevin Diks yang dianggap melakukan pelanggaran karena mengangkat kaki terlalu tinggi. Situasi ini memicu frustrasi di skuad Garuda karena dianggap merugikan mereka.
Kartu Merah Pemain Irak di Kotak Penalti tapi Tidak Penalti
Berikutnya, Zaid Tahseen mendapat kartu kuning kedua di masa injury time. Ia dianggap menyikut Kevin Diks di kotak penalti, namun wasit tidak menghadiahi Timnas Indonesia dengan penalti.
Situasi ini menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam laga karena peluang emas timnas hilang begitu saja. Kartu kuning kedua untuk Zaid seharusnya membuka peluang penalti yang bisa mengubah hasil pertandingan.
Abaikan Pelanggaran Ole Romeny di Kotak Penalti
Timnas Indonesia seharusnya memiliki kesempatan penalti lain jelang akhir laga. Ole Romeny dihentikan dengan jelas oleh bek Irak saat melakukan penetrasi di kotak terlarang, namun wasit tetap membiarkan permainan berjalan.
Padahal dari tayangan ulang, kontak tersebut terlihat jelas layak penalti. Keputusan untuk play on membuat peluang Garuda meraih gol semakin tipis.
- AFC
Â
Tidak Ada Cek VAR Selama Laga
Kejanggalan terakhir adalah, wasit Ma Ning sepanjang pertandingan tidak melakukan pengecekan VAR. Padahal banyak pelanggaran yang layak dipantau melalui teknologi tersebut.
Andai wasit melakukan setidaknya satu kali pengecekan VAR atas kejanggalan-kejanggalan di atas, bukan tidak mungkin Timnas Indonesia bisa meraih poin dan terhindar dari kekalahan.
(sub)
Load more