News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Keputusan Janggal Wasit Ma Ning yang Rugikan Timnas Indonesia Lawan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Garuda Harusnya Bisa Menang

Timnas Indonesia menelan kekecewaan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah menghadapi Irak. 5 keputusan kontroversial wasit Ma Ning disebut merugikan Garuda.
Minggu, 12 Oktober 2025 - 05:26 WIB
Wasit Ma Ning di Laga Timnas Indonesia kontra Irak
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

Jakarta, tvOnenews.com – Timnas Indonesia kembali menelan kekecewaan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah menghadapi Irak. Lima keputusan kontroversial wasit Ma Ning disebut merugikan Garuda, yang seharusnya berpeluang meraih kemenangan.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia harus rela mengubur mimpi melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah kalah tipis dari Irak di laga penentu Grup B. Pertandingan digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu (11/10/2025) atau Minggu dini hari WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak awal, Garuda menekan pertahanan Irak dengan permainan menyerang dan menciptakan beberapa peluang matang. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang tepat membuat upaya mereka gagal membuahkan gol.

Timnas Indonesia Vs Irak
Timnas Indonesia Vs Irak
Sumber :
  • Facebook - Iraq National Team

 

Satu-satunya gol yang tercipta dicetak Zidane Iqbal pada babak kedua, yang memastikan kemenangan Irak. Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi tim asuhan Patrick Kluivert meski mereka menguasai bola lebih banyak.

Hasil ini menahan langkah Indonesia di dasar klasemen Grup B ronde keempat, sekaligus menutup peluang lolos ke Piala Dunia 2026. Namun di balik kekalahan Garuda, sosok Ma Ning yang menjadi pengadil lapangan tengah mendapat sorotan tajam.

Keputusan kontroversial wasit Ma Ning sepanjang laga dianggap merugikan para pemain Timnas Indonesia dan jadi penyebab gagalnya Garuda meraih poin. Lantas, apa saja keputusan kontroversial tersebut? Berikut ulasan tvOnenews.com:

Kartu Kuning Zaid Tahseen
Keputusan janggal pertama terjadi saat wasit Ma Ning hanya memberikan kartu kuning kepada pemain Irak, Zaid Tahseen, pada menit ke-68. Padahal saat itu, Zaid Tahseen menjadi pemain terakhir di lini pertahanan.

Dari tayangan ulang, terlihat Zaid Tahseen mencoba menghentikan pergerakan Ole Romeny yang mendapat bola untuk melakukan penetrasi. Awalnya, Ole Romeny berhasil mengontrol bola dan mengarahkan ke ruang kosong, namun Zaid menghentikan pergerakan dengan tekel ke arah kaki.

Wasit yang menyaksikan aksi tersebut tidak menganggapnya sebagai pelanggaran berat dan hanya memberi kartu kuning. Keputusan itu langsung menuai protes keras dari para pemain Timnas Indonesia.

Pelanggaran Kevin Diks Diabaikan
Keputusan janggal berikutnya terjadi saat Kevin Diks mendapat tendangan keras dari pemain bertahan Irak. Namun, wasit tidak memberikan pelanggaran apapun kepada Irak.

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks
Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks
Sumber :
  • AFC

 

Justru sebaliknya, Kevin Diks yang dianggap melakukan pelanggaran karena mengangkat kaki terlalu tinggi. Situasi ini memicu frustrasi di skuad Garuda karena dianggap merugikan mereka.

Kartu Merah Pemain Irak di Kotak Penalti tapi Tidak Penalti
Berikutnya, Zaid Tahseen mendapat kartu kuning kedua di masa injury time. Ia dianggap menyikut Kevin Diks di kotak penalti, namun wasit tidak menghadiahi Timnas Indonesia dengan penalti.

Situasi ini menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam laga karena peluang emas timnas hilang begitu saja. Kartu kuning kedua untuk Zaid seharusnya membuka peluang penalti yang bisa mengubah hasil pertandingan.

Abaikan Pelanggaran Ole Romeny di Kotak Penalti
Timnas Indonesia seharusnya memiliki kesempatan penalti lain jelang akhir laga. Ole Romeny dihentikan dengan jelas oleh bek Irak saat melakukan penetrasi di kotak terlarang, namun wasit tetap membiarkan permainan berjalan.

Padahal dari tayangan ulang, kontak tersebut terlihat jelas layak penalti. Keputusan untuk play on membuat peluang Garuda meraih gol semakin tipis.

Wasit laga TImnas Indonesia vs Irak
Wasit laga TImnas Indonesia vs Irak
Sumber :
  • AFC

 

Tidak Ada Cek VAR Selama Laga
Kejanggalan terakhir adalah, wasit Ma Ning sepanjang pertandingan tidak melakukan pengecekan VAR. Padahal banyak pelanggaran yang layak dipantau melalui teknologi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andai wasit melakukan setidaknya satu kali pengecekan VAR atas kejanggalan-kejanggalan di atas, bukan tidak mungkin Timnas Indonesia bisa meraih poin dan terhindar dari kekalahan.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Selebgram Lucinta Luna bicara nasib alat vital atau kelamin yang sudah diubah menjadi perempuan. Ia pasrah fisiknya tidak bisa kembali sebagai Muhammad Fatah.
Prabowo Ungkap Borok Praktik Korupsi di Dalam Birokrasi: Ada Pihak yang Bantu Curi Uang Negara

Prabowo Ungkap Borok Praktik Korupsi di Dalam Birokrasi: Ada Pihak yang Bantu Curi Uang Negara

Presiden RI, Prabowo Subianto secara terbuka mengakui masih adanya praktik pengkhianatan di dalam tubuh birokrasi pemerintah.
Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani soal pemerintahan Prabowo dilaporkan ke Bareskrim Polri. Polemik ini memicu diskursus soal batas kebebasan berpendapat di ruang publik.
Negara Terima Pengembalian Aset Senilai Rp11,42 Triliun dari Mafia Hutan

Negara Terima Pengembalian Aset Senilai Rp11,42 Triliun dari Mafia Hutan

Presiden RI, Prabowo Subianto menyaksikan langsung momentum besar pengembalian aset negara dari praktik ilegal sektor sumber daya alam.
Kasus Korupsi Pasar Panorama, Mantan Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun dan Mantan Kadis 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Pasar Panorama, Mantan Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun dan Mantan Kadis 5 Tahun Penjara

Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengelolaan Pasar Panorama Bengkulu kembali digelar di Pengadilan Tipikor pada Jumat Siang (10/4/ 2026). Agenda persidang
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April, setelah pertandingan terakhir di sektor putra pada putaran pertama.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT