Pelatih Kepala Ajax Ternyata Berdarah Indonesia: Ingin Latih Timnas, tapi Waktu Itu Masih Ada Shin Tae-yong, 'Beda Kelas' dengan Patrick Kluivert
- Tangkapan layar The John Dykes Show
Jakarta, tvOnenews.com – Mantan legenda Timnas Belanda yang memiliki darah Indonesia John Heitinga membuat publik Tanah Air terkejut usai memberikan pernyataan terbuka saat hadir di acara The John Dykes Show.
Dalam obrolan santai bersama John Dykes, Heitinga terang-terangan mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia karena latar belakang keluarganya.
Ia diketahui memiliki darah keturunan Belitung dari sang kakek, sementara ayahnya lahir di Jakarta. Tak heran jika Indonesia memiliki tempat khusus di hatinya.
- Tangkapan layar
“Aku pernah bermain melawan Indonesia bersama Timnas Belanda jadi itu sangat spesial bagiku, keluargaku, dan terutama kakekku. Jadi latar belakangku dari Indonesia dan bagiku itu cukup istimewa,” kata Heitinga.
Selain itu, mantan pemain Ajax, Atletico Madrid, hingga Everton itu mengaku sangat terkesan dengan fans Timnas Indonesia.
“Saat kami bermain di Indonesia, saya ingat semua fans dan mereka luar biasa. Satu-satunya hal adalah mereka memerlukan struktur,” ungkap John Heitinga.
Menurutnya, Indonesia sebenarnya memiliki banyak pemain berbakat. Namun, sistem pembinaan dan fasilitas masih menjadi pekerjaan rumah besar.
“Jika Anda melihat para pemainnya, mereka memiliki beberapa keterampilan tetapi satu-satunya hal adalah mereka perlu waktu untuk berkembang dan mereka membutuhkan fasilitas, mereka butuh dukungan (berbagai pihak),” sambungnya.

Heitinga juga menekankan pentingnya pembelajaran taktik sejak dini.
“Aku yakin akan ada pemain luar biasa, satu-satunya hal yang mereka butuhkan adalah kamu tahu seperti pendidikan, cara bermain sepak bola, dan cara membuat mereka lebih baik,” terangnya.
Saat ditanya oleh John Dykes mengenai peluang melatih Timnas Indonesia, Heitinga membuat pengakuan jujur.
“Mungkin di masa depan, kamu tidak pernah tahu kamu, tidak pernah tahu.”
Pernyataan ini langsung ditangkap publik sebagai sinyal bahwa Heitinga sebenarnya punya keinginan menangani Timnas Garuda.
Namun dari konteks pembicaraan, ia seolah memberi isyarat bahwa pada saat itu kursi pelatih masih ditempati Shin Tae-yong, sosok yang ia hormati karena kualitasnya.
Load more