Timnas Indonesia Masuk Era Baru, Ini 3 Pemain Keturunan Kelas Eropa yang Bisa Dinaturalisasi untuk Piala Asia 2027
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia bisa memasuki era baru dengan menaturalisasi beberapa pemain kelas Eropa ini usai gagal ke Piala Dunia 2026. Para pemain ini diproyeksikan bisa tampil di Piala Asia 2027.
Harapan besar publik Tanah Air untuk menyaksikan Timnas Indonesia mencetak sejarah tampil di ajang Piala Dunia 2026 akhirnya sirna. Skuad Garuda yang kini diasuh Patrick Kluivert kembali gagal meraih hasil positif setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu (12/10/2025) malam waktu setempat.
Dalam pertandingan yang berjalan ketat sejak awal, Timnas Indonesia sebenarnya sempat memberikan perlawanan cukup sengit. Namun, pertahanan rapat Irak dan efektivitas mereka dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda. Gol tunggal ke gawang Indonesia tercipta di babak kedua dan menjadi penentu nasib pahit bagi Garuda di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kekalahan ini semakin memperpanjang tren negatif anak asuh Kluivert yang sebelumnya juga takluk dari Arab Saudi dengan skor 2-3 pada laga pembuka. Dua hasil minor tersebut membuat Indonesia kini terdampar di dasar klasemen Grup B tanpa satu pun poin dari dua pertandingan yang telah dilakoni.
- AFC
Â
Secara matematis, peluang Indonesia untuk melaju ke babak selanjutnya sudah tertutup rapat. Situasi tersebut tentu menjadi pukulan telak bagi masyarakat yang sempat berharap besar pada performa generasi baru Timnas Indonesia.Â
Namun, Timnas Indonesia masih memiliki beberapa agenda sebelum menuju ke Piala Dunia 2030. Salah satu yang terbesar adalah Piala Asia 2027.
Di ajang tersebut, beberapa pemain keturunan baru bisa diberikan kesempatan. Terlebih lagi, beberapa pemain seperti Thom Haye dan Joey Pelupessy sudah memasuki usia cukup tua.
Lantas, siapa saja pemain keturunan baru yang bisa menjadi bagian dari Timnas Indonesia? berikut daftarnya!
1. Pascal StruijkÂ
- X/LUFC
Â
Pascal Struijk merupakan pemain berdarah Indonesia yang berpotensi besar untuk memperkuat Timnas Merah Putih lewat jalur naturalisasi. Bek tengah andalan Leeds United ini tampil konsisten di kompetisi Inggris dan dianggap memiliki kualitas mumpuni untuk memperkuat lini pertahanan Timnas Indonesia.
Berdasarkan aturan FIFA Pasal 7, Struijk termasuk salah satu kandidat paling realistis untuk berganti federasi. Ia belum pernah membela Timnas Belanda senior, dan yang lebih menarik, sudah lebih dari tiga tahun tidak memperkuat tim kelompok umur Belanda.Â
Regulasi FIFA menyebut bahwa pemain yang tak lagi memperkuat negara asalnya selama lebih dari tiga tahun di level junior, dapat mengajukan perpindahan federasi selama memiliki hubungan keturunan yang sah.
Dengan adanya darah Indonesia dalam silsilah keluarganya, peluang Struijk untuk membela Timnas Indonesia sangat terbuka. Jika PSSI benar-benar serius mengupayakan proses naturalisasinya, Struijk bisa menjadi tambahan penting di lini belakang skuad Garuda.
2. Million ManhoefÂ
- onsoranje.nl
Â
Million Manhoef menjadi salah satu nama pemain berdarah Indonesia yang tengah menarik perhatian publik sepak bola Tanah Air. Saat ini, pemain muda tersebut berkarier di Championship, kompetisi kasta kedua di Inggris, bersama Stoke City dan dikenal sebagai sosok serba bisa yang mampu bermain di berbagai posisi.Â
Kecepatan, kelincahan, serta kemampuan tekniknya menjadikannya pemain yang potensial untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Peluang bagi Manhoef untuk memperkuat skuad Garuda tergolong terbuka.Â
Hingga kini, ia belum pernah tampil bersama Timnas Belanda senior, sehingga masih memenuhi syarat untuk melakukan perpindahan federasi sesuai aturan FIFA Pasal 7.
Memang, Manhoef sempat membela Timnas Belanda U-21, namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan baginya untuk berganti federasi dan memilih Indonesia sebagai negara yang akan dibelanya di level senior.
Secara garis keturunan, Manhoef diketahui memiliki darah Belanda, Indonesia, dan Suriname. Selama ia dapat menunjukkan bukti yang kuat mengenai asal-usul Indonesia dalam silsilah keluarganya, proses naturalisasi bisa berjalan lebih mudah dan sesuai dengan ketentuan FIFA.Â
Jika hal itu terwujud, Manhoef berpotensi menjadi tambahan berharga bagi Timnas Indonesia berkat kemampuan ofensif dan fleksibilitas posisinya di lapangan.
3. Robin Mirisola
- Instagram @robin.mirisola
Â
Meski belum banyak disorot oleh media Tanah Air, pemain muda yang berkarier di Eropa bersama klub papan atas Belgia, KRC Genk ini mulai menarik perhatian berkat kemampuannya di atas lapangan dan latar belakang keturunannya yang memenuhi syarat untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Peluang Mirisola untuk membela skuad Garuda cukup besar. Ia diketahui memiliki darah Indonesia dari pihak ayahnya, di mana kakeknya lahir di Yogyakarta. Berdasarkan aturan FIFA Pasal 7, pemain yang memiliki hubungan keturunan hingga generasi kakek atau nenek berhak untuk melakukan perpindahan federasi. Dengan demikian, Mirisola memenuhi aspek genealogis yang diperlukan dalam proses naturalisasi.
Selain itu, Mirisola belum pernah tampil untuk Timnas Belanda senior. Ia memang sempat memperkuat Timnas Belgia kelompok umur, tetapi hal itu tidak menjadi hambatan untuk alih federasi ke Indonesia selama prosesnya sesuai regulasi.
Jika pada akhirnya Mirisola tertarik menerima tawaran PSSI, pemain muda ini berpotensi menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang Timnas Indonesia. Dengan pengalaman bermain di Eropa dan usia yang masih muda, ia bisa menjadi aset berharga untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda di masa depan.
(fan)
Load more