GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bak Bumi dan Langit, Segini Gaji Fantastis Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, Lebih Kecil dari Shin Tae-yong Jadi Bikin Gagal Total di Piala Dunia 2026?

Ternyata segini gaji fantastis Patrick Kluivert di Timnas Indonesia! lebih kecil dari Shin Tae-yong, tapi gagal total di Piala Dunia 2026. Kluivert gagal memenuhi
Rabu, 15 Oktober 2025 - 19:16 WIB
Bak Bumi dan Langit, Segini Gaji Fantastis Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, Lebih Kecil dari Shin Tae-yong Jadi Bikin Gagal Total di Piala Dunia 2026?
Sumber :
  • REUTERS/Stringer / Instagram @shintaeyong7777

tvOnenews.com - Ketika PSSI resmi memperkenalkan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada Minggu (12/1/2025) di Hotel Mulia, Jakarta, publik langsung dibuat penasaran bukan hanya oleh nama besar sang legenda Belanda, tetapi juga oleh besaran gaji yang diterimanya. 

Mantan bintang Barcelona itu dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun tambahan, serta target besar: membawa Garuda lolos ke Piala Dunia 2026

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun kenyataannya, Kluivert gagal memenuhi target tersebut setelah Timnas Indonesia tersingkir di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 usai menelan dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1). 

Melansir dari Antara, gaji Kluivert diperkirakan berada di kisaran Rp1,3 hingga Rp1,5 miliar per bulan, atau sekitar Rp18 miliar per tahun. Jika menuntaskan kontrak dua tahunnya, total bayaran yang ia terima bisa mencapai Rp36 miliar.

Meski terbilang fantastis, angka tersebut ternyata lebih kecil dibandingkan gaji Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan yang sebelumnya menukangi skuad Garuda. 

Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dengan pemain natruralisasi Joey Pelupessy
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dengan pemain natruralisasi Joey Pelupessy
Sumber :
  • AFC

 

Pada periode kontrak keduanya (2024–2027), STY menerima sekitar Rp1,9 miliar per bulan, atau setara Rp23,6 miliar per tahun. 

Perbedaan gaji ini dianggap wajar oleh pengamat sepak bola Bung Harpa, yang menilai Kluivert datang sebagai pelatih baru dan belum membuktikan prestasi apa pun untuk Indonesia. 

Sementara itu, Shin Tae-yong meninggalkan warisan besar dengan sederet pencapaian, seperti membawa Timnas Indonesia U-23 menembus semifinal Piala Asia, lolos ke Piala Asia 2023, serta mendongkrak peringkat FIFA Indonesia ke posisi terbaik dalam dua dekade terakhir. 

Sebaliknya, di bawah Kluivert, performa tim justru menurun dan gagal mempertahankan momentum positif yang sudah dibangun pada era STY.

Selain soal gaji, Kluivert juga sempat menjadi sorotan internasional karena kabar terkait klub lamanya yang bermasalah di Eropa. 

Menurut laporan media olahraga Turki, Zpor, klub terakhir yang dilatih Kluivert dijatuhi sanksi larangan transfer selama tiga periode oleh FIFA akibat gagal melunasi utang sebesar 142.000 Euro kepada dirinya, setara dengan Rp2,3 miliar. 

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram @shintaeyong7777

 

Fakta ini kemudian memunculkan dugaan bahwa nominal itulah kisaran gaji bulanan Kluivert di klub sebelumnya. Kendati demikian, PSSI belum pernah mengonfirmasi secara resmi angka pasti gaji Kluivert di Timnas Indonesia.

Dalam menjalankan tugasnya, Patrick Kluivert didampingi dua asisten asal Belanda, yakni Alex Pastoor dan Denny Landzaat, yang juga ikut diboyong untuk membantu membangun filosofi sepak bola yang lebih modern di skuad Garuda. Namun, hasilnya jauh dari harapan. 

Dalam beberapa bulan masa kepemimpinannya, performa Timnas Indonesia justru mengalami penurunan tajam. Publik menilai gaya main tim di bawah Kluivert kehilangan karakter dan arah permainan yang jelas, terutama jika dibandingkan dengan era Shin Tae-yong yang dikenal disiplin dan enerjik.

Padahal, dari sisi fasilitas dan dukungan, PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir telah memberikan segala yang dibutuhkan sang pelatih. 

Kepala Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, bahkan menegaskan bahwa semua aspek disiapkan maksimal untuk memenuhi permintaan Kluivert dan stafnya. 

“Semua hal yang diminta oleh tim pelatih sudah kami siapkan, bahkan dari akomodasi hingga kebutuhan kecil,” ujar Sumardji. 

Namun hasil di lapangan justru mengecewakan. Dua kekalahan beruntun membuat Jay Idzes dkk menutup perjalanan di posisi juru kunci dan memastikan mimpi tampil di Piala Dunia 2026 berakhir tragis.

Sebagai respons, PSSI kini tengah menyiapkan rapat Exco di GBK Arena, Jakarta, untuk membahas masa depan Patrick Kluivert. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya akan sampaikan semuanya di rapat Exco PSSI nanti, dari A sampai Z,” tegas Sumardji. Ia mengaku akan menyampaikan laporan lengkap yang berisi evaluasi menyeluruh terhadap performa pelatih asal Belanda itu. 

Publik pun menunggu keputusan besar, apakah Kluivert akan tetap dipercaya memimpin proyek jangka panjang sepak bola Indonesia, atau justru menjadi pelatih asing berikutnya yang tersingkir akibat gagal memenuhi ekspektasi besar suporter Garuda. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Susah Payah Tumbangkan Khamzat Chimaev, Ini Daftar Cedera Sean Strickland Usai UFC 328

Susah Payah Tumbangkan Khamzat Chimaev, Ini Daftar Cedera Sean Strickland Usai UFC 328

Sean Strickland harus membayar mahal kemenangannya atas Khamzat Chimaev di UFC 328. Usai duel sengit tersebut, ia mengungkap mengalami sejumlah cedera serius.
Media Italia Bawakan Kabar Buruk kepada John Herdman Jelang FIFA Matchday, Jay Idzes Terancam Dicoret?

Media Italia Bawakan Kabar Buruk kepada John Herdman Jelang FIFA Matchday, Jay Idzes Terancam Dicoret?

Media Italia membawakan kabar buruk mengenai kondisi kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes. Pelatih John Herdman terancam tak bisa memanggilnya untuk FIFA Matchday.
Ini Tips Debat dan Public Speaking Ala Wapres Gibran untuk Josepha Alexandra Jelang Final Ulang Cerdas Cermat MPR

Ini Tips Debat dan Public Speaking Ala Wapres Gibran untuk Josepha Alexandra Jelang Final Ulang Cerdas Cermat MPR

Ia menyebut Gibran juga mendorong para peserta agar terus meningkatkan kemampuan akademik dan tidak berhenti berprestasi.
KSP Dudung Sebut Dua Dapur MBG Penuh Belatung di Jakarta Barat Disetop: Itu Tidak Layak!

KSP Dudung Sebut Dua Dapur MBG Penuh Belatung di Jakarta Barat Disetop: Itu Tidak Layak!

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengambil tindakan keras setelah menemukan kondisi memprihatinkan di dapur program MBG di Jakarta Barat..
Penampakan Tempat Peristirahatan Pendaki yang Baru Dibangun di Jalur Sembalun dan Senaru Gunung Rinjani

Penampakan Tempat Peristirahatan Pendaki yang Baru Dibangun di Jalur Sembalun dan Senaru Gunung Rinjani

Sejumlah rest shelter di tiap jalur pendakian di kawasan Gunung Rinjani dibangun Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meningkatkan pelayanan kepada para wisatawan yang datang berkunjung.
KSP Ketemu Wamen Stella, Target SMA Garuda Cetak Alumni Oxford hingga Peraih Nobel

KSP Ketemu Wamen Stella, Target SMA Garuda Cetak Alumni Oxford hingga Peraih Nobel

Program pendidikan yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu disiapkan bukan sekadar sekolah unggulan biasa, melainkan mesin pembentuk generasi elite nasional

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT