GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebobrokan Patrick Kluivert Dibongkar, Timnas Indonesia Ternyata Tak Pernah Gelar Simulasi Taktik Selama di Arab Saudi

Andre Rosiade menyebut Timnas Indonesia tak pernah gelar latihan simulasi taktik selama di Arab Saudi.
Kamis, 16 Oktober 2025 - 00:49 WIB
Para pemain Timnas Indonesia tengah latihan di Jeddah, Arab Saudi.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, akhirnya membongkar berbagai masalah internal yang terjadi di Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert selama ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia menilai, kegagalan Garuda di Arab Saudi bukanlah kebetulan, melainkan akibat lemahnya manajemen dan taktik tim.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia telah dipastikan gagal melaju ke Piala Dunia 2026 setelah hasil buruk di Jeddah. Dalam dua pertandingan terakhir, pasukan Merah Putih tak mampu meraih satu pun poin dari lawan-lawannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Instagram @saudint

 

Skuad asuhan Patrick Kluivert tumbang 2-3 dari Arab Saudi pada laga pertama. Kemudian, kekalahan 0-1 dari Irak menjadi pukulan terakhir yang menutup peluang Indonesia tampil di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia itu.

Hasil mengecewakan ini membuat masa depan Patrick Kluivert kian suram. Pelatih asal Belanda tersebut kini berada di ujung tanduk dan akan segera dievaluasi oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

Andre Rosiade yang juga anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra mengungkapkan sejumlah kebobrokan selama pemusatan latihan di Arab Saudi. Menurutnya, apa yang terjadi di balik layar timnas jauh dari kata profesional.

Ia menegaskan bahwa Kluivert pantas dicopot dari jabatannya sebagai pelatih kepala. Alasannya, sang juru taktik disebut tidak pernah melakukan latihan simulasi taktik sepanjang Timnas Indonesia berada di Jeddah.

Sebagai orang yang berpengalaman dalam dunia sepak bola lewat perannya di Semen Padang, Andre mengaku heran dengan metode tersebut. Ia menilai, setiap pelatih seharusnya menyiapkan strategi pertandingan melalui latihan simulasi yang matang.

“Menurut saya, Patrick ini memang layak dipecat,” tegas Andre Rosiade, Selasa (14/10/2025). Ia bahkan mengaku mendapat informasi langsung dari orang dalam Timnas Indonesia.

“Selama di Arab Saudi, tidak ada latihan simulasi taktik yang diterapkan oleh pelatih. Biasanya, kalau pelatih ingin melawan tim besar, dia harus membangun strategi dan mengujinya di sesi latihan," ungkapnya.

Jurnalis Belanda Sebut PSSI Layak Dapat Pujian Dengan Pertahankan Patrick Kluivert Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Jurnalis Belanda Sebut PSSI Layak Dapat Pujian Dengan Pertahankan Patrick Kluivert Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

 

Andre menambahkan, waktu latihan yang diberikan Kluivert sangat minim dan tak efektif. Ia menyebut technical meeting hanya berlangsung sekitar 15 menit sebelum tim turun ke lapangan, tanpa pembahasan mendalam soal pola permainan.

“Latihan di Arab itu sebatas pemanasan saja, tidak ada penerapan strategi khusus,” lanjut pria yang juga menjabat sebagai penasihat klub Semen Padang FC tersebut. 

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa tim nasional tidak disiapkan dengan baik untuk menghadapi lawan berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, PSSI belum mengumumkan keputusan resmi soal masa depan Kluivert. Pelatih berusia 49 tahun tersebut masih terikat kontrak hingga Januari 2027, yang berarti ia berpotensi memimpin Garuda di dua ajang besar: Piala AFF 2026 dan Piala Asia 2027 di Arab Saudi.

(aes)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 
Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Pemulihan fungsi gerak dan penghilangan nyeri kronis kini menjadi fokus utama dalam penanganan gangguan muskuloskeletal. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT