Media Jepang Masih Tak Habis Pikir, Kok Bisa-bisanya Timnas Indonesia Gegabah Pecat Patrick Kluivert, Padahal Dia...
- Instagram @pssi
tvOnenews.com - Keputusan PSSI untuk memecat Patrick Kluivert dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia mendapat reaksi dari media Jepang.
Dalam artikel terbarunya, media Jepang mengungkapkan bahwa sikap tegas PSSI mendepak Patrick Kluivert dari Timnas Indonesia adalah langkah yang gegabah.
Kegagalan Timnas Indonesia bersaing menuju putaran final Piala Dunia 2026 berbuntut panjang. Patrick Kluivert dan staf pelatihnya harus pergi dari Jakarta.
Hal ini karena peluang Timnas Indonesia yang hanya berjarak dua pertandingan saja untuk lolos ke Piala Dunia 2026 harus dihentikan oleh Arab Saudi dan Irak.
Itu artinya, skuad Merah-putih harus menunggu sampai empat tahun lagi apabila di hasrat untuk tampil di Piala Dunia masih sangat membara.

- Instagram @c.verdonk
Sampai akhirnya PSSI bertindak tegas dengan memutus kerja sama mereka dengan Patrick Kluivert meskipun kontraknya masih tersisa hingga dua tahun ke depan.
Kabar ini kemudian ramai dibicarakan oleh penggemar sepak bola, bukan hanya fans lokal melainkan timbul atensi dari dunia internasional.
Bahkan, kandidat pelatih pengganti Patrick Kluivert seketika bermunculan tatkala Timnas Indonesia saat ini tidak mempunyai pemegang komando tertinggi.
Salah satu nama pelatih yang belakangan dibicarakan ialah Louis Van Gaal. Akan tetapi, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait akan rumor ini.
Di sisi lain, media Jepang justru melihat situasi ini dengan cara pandang yang berbeda. Dengan tegas, mereka justru mengkritisi keputusan PSSI.

- Instagram @pssi
Melalui rilis artikelnya, media Jepang Football Zone mengaku tidak habis pikir dengan kebijakan PSSI yang melengserkan Patrick Kluivert dari singgasananya.
Sisa kontrak dua tahun yang mesti dibayarkan kepada Patrick Kluivert menjadi alasan utama kenapa media Jepang menyinggung keputusan Timnas Indonesia itu.
“Kluivert tiba-tiba dipecat setelah hanya sembilan bulan karena ia tersingkir di kualifikasi (Piala Dunia) Asia dan kontraknya berakhir dengan sisa dua tahun,” tulis headline media Jepang, Football Zone.
Lebih lanjut, media Jepang tadi juga mengatakan kalau kebijakan PSSI yang mendepak Patrick Kluivert setelah sembilan bulan melatih adalah sikap gegabah.
Tidak hanya itu, Football Zone merasa khawatir apabila pemecatan Patrick Kluivert bisa berdampak signifikan terhadap perkembangan tim Garuda.

- Instagram @patrickkluivert9
“Pada 16 Oktober, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan di situs web resminya bahwa mereka telah sepakat untuk mengakhiri kontrak pelatih tim nasional Patrick Kluivert lebih awal,“ tulis artikel Football Zone.
“Keputusan mendadak ini, dengan sisa kontrak dua tahun, kemungkinan akan berdampak signifikan terhadap masa depan tim,“ jelasnya.
Hingga artikel ini ditayangkan, Timnas Indonesia bekum di punya nama yang pasti terkait suksesor Patrick Kluivert di struktur kepelatihan Garuda.
Walau begitu, bermacam rumor sudah berseliweran di media sosial seputar pelatih Timnas Indonesia yang baru. Apalagi, FIFA Matchday akan berlangsung bulan depan.
Selain Louis Van Gaal, ada Shin Tae-yong, Jesus Casas, Timur Kapadze, hingga Bernardo Tavares juga dikaitkan dengan Timnas Indonesia.
(han)
Load more