Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Evan Dimas? Eks Pemain Timnas Indonesia Itu Sebut Indra Sjafri sebagai Guru Besar Sepak Bola Tanah Air

Evan Dimas menyebut pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, sebagai Guru Besar sepak bola Tanah Air. Hal itu diungkapkan sang mantan pemain Timnas Indonesia baru-baru ini.
Rabu, 22 Oktober 2025 - 21:54 WIB
Evan Dimas, Eks Pemain Timnas Indonesia dan Indra Sjafri
Sumber :
  • Instagram/Evan Dimas

Jakarta, tvOnenews.com - Evan Dimas menyebut pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, sebagai Guru Besar sepak bola Tanah Air. Hal itu diungkapkan sang mantan pemain Timnas Indonesia baru-baru ini.

Nama Evan Dimas mungkin masih melekat di telinga sebagian publik sepak bola Tanah Air. Pasalnya, pemain berusia 30 tahun itu pernah memperkuat Timnas Indonesia dengan 43 caps dan 11 gol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eks gelandang Timnas Indonesia U-19 Evan Dimas
Eks gelandang Timnas Indonesia U-19 Evan Dimas
Sumber :
  • Instagram @evhandimas & @sejatiromeo7

 

Salah satu prestasi yang paling tersohor bagi sang pemain kelahiran Surabaya itu adalah membawa Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF U-19 2013. Saat itu, Garuda Muda dilatih oleh Indra Sjafri.

Di bawah arahan Indra Sjafri, Evan Dimas dan kolega menjadi juara setelah melibas Vietnam melalui drama adu penalti dengan skor akhir 7-6. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 0-0 di waktu normal.

Momen bersejarah tersebut berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur. Evan Dimas mencetak 5 gol di Piala AFF U19 2013 dan menjadi pencetak gol terbanyak Indonesia di turnamen itu.

Kemudian pada Oktober 2013, Evan Dimas memimpin Timnas Indonesia U19 lolos ke Piala AFC U-19 2014. Di babak kualifikasi, sang gelandang membawa Garuda Muda memenangi ketiga pertandingan.

Singkat cerita, Evan Dimas mengalami cedera serius pada laga final SEA Games 2019 saat membela Timnas Indonesia U-22 melawan Vietnam. Ia dilanggar oleh pemain kontroversial Vietnam, Doan Van Hau.

Akibatnya, engkel Evan Dimas tertekuk dan ia terjatuh kesakitan. Tanpa sang gelandang, Indonesia terpuruk dan akhirnya kalah 0-3 hingga harus rela kehilangan medali emas pada ajang tersebut.

Sejak saat itu, karier profesionalnya di klub mengalami penurunan signifikan. Kini, Evan Dimas kabarnya fokus pada kegiatan melatih di Sekolah Sepak Bola Saraswati, Tulungagung, Jawa Timur, sejak awal 2025. 

Mantan pemain Timnas Indonesia itu tanpa klub sejak terakhir kali membela Persik Kediri. Ia juga pernah di Bhayangkara FC saat juara Liga 1 2017, Persija Jakarta, dan di Liga Malaysia bersama Selangor FC. 

Baru-baru ini, Evan Dimas bertemu dengan pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, alias mantan pelatihnya di masa lalu. Momen itu diunggah oleh sang pemain di Instagram pribadinya, @evhandimas.

Evan Dimas terlihat makan bersama dengan sang pelatih. Dia menyebut bahwa dirinya telah belajar segala hal dari Indra Sjafri sejak dia dilatih oleh juru taktik asal Sumatera Barat tersebut.

Ia mengaku banyak belajar tentang agama, sabar, kasih sayang, ikhlas hingga iman di sepak bola. Tepatnya ketika dirinya masih dilatih oleh Indra Sjafri, sosok pelatih juara SEA Games 2023.

Evan Dimas, Eks Pemain Timnas Indonesia dan Indra Sjafri
Evan Dimas, Eks Pemain Timnas Indonesia dan Indra Sjafri
Sumber :
  • Instagram/Evan Dimas

 

"Saya banyak belajar agama implementasinya di sepak bola, saya belajar sabar di sepak bola, saya belajar kasih sayang di sepak bola, saya belajar ikhlas di sepak bola, saya belajar sebenar benarnya iman di sepak bola. (INDRA SJAFRI)," tulis @evhandimas, Rabu (22/10/2025).

Lebih lanjut, Evan Dimas mengatakan bahwa Indra Sjafri bukan hanya sosok pelatih. Menurutnya, ia merupakan guru besar sepak bola di Tanah Air berkat kemampuan dan pengalamannya.

"Beliau bukan hanya sekedar pelatih, beliau adalah guru besar sepak bola di negeri ini. Terimakasih coach, diskusinya hari ini @indrasjafri_coach," tulis Evan Dimas.

Terlepas dari hal itu, Indra Sjafri akan kembali memimpin Timnas Indonesia U-23 di SEA Games edisi tahun ini. Ajang tersebut akan digelar di Thailand pada 9-20 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup C bersama dengan Filipina, Singapura, dan Myanmar. Tiga juara grup dan satu runner-up grup terbaik akan lolos ke semifinal.

(yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT