Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masatada Ishii Jadi Pelatih Timnas Indonesia Usai Dipecat Thailand? Pengamat Senior Ini Berikan Kode Jauh-jauh Hari: Karakternya Cocok

Pelatih asal Jepang, Masatada Ishii, resmi berpisah dengan timnas Thailand dan kini namanya dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Indonesia yang tengah kosong.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 22 Oktober 2025 - 23:45 WIB
Mantan Pelatih Timnas Thailand, Masatada Ishii
Sumber :
  • instagram.com/changsuek/

Jakarta, tvOnenews.com — Kabar mengejutkan datang dari sepak bola Asia Tenggara. Pelatih asal Jepang, Masatada Ishii, resmi berpisah dengan timnas Thailand dan kini namanya dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Indonesia yang tengah kosong.

Spekulasi ini mencuat setelah Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) merilis pernyataan resmi soal pemutusan kontrak sang pelatih. Keputusan itu menjadi pemicu munculnya rumor bahwa Ishii bisa menjadi sosok yang diincar PSSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FAT menyebut pemutusan kerja sama dengan Ishii dilakukan karena perbedaan arah dan filosofi permainan. Setelah dilakukan evaluasi menyeluruh, federasi menilai visi sang pelatih tidak lagi sejalan dengan rencana jangka panjang tim nasional.

Pelatih Thailand, Masatada Ishii
Pelatih Thailand, Masatada Ishii
Sumber :
  • Facebook - Changsuek

 

Pertemuan antara Ishii dan jajaran petinggi FAT berlangsung pada 21 Oktober 2025 di Bangkok. Dalam pertemuan tersebut, pihak FAT menyampaikan langsung keputusan pemutusan kontrak dengan pelatih asal Jepang berusia 58 tahun itu.

Sejak ditunjuk pada Desember 2023, Ishii mencatat 16 kemenangan dari 30 laga atau sekitar 53 persen tingkat kemenangan bersama tim berjuluk Gajah Perang. Meski begitu, evaluasi internal menilai arah perkembangan tim tidak sesuai dengan ekspektasi.

Status Ishii yang kini tanpa klub langsung memanaskan bursa pelatih di kawasan ASEAN. Situasi ini berbarengan dengan langkah PSSI yang baru saja memecat Patrick Kluivert dari kursi pelatih timnas Indonesia.

Kluivert dianggap gagal membawa Skuad Garuda tampil kompetitif di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dua kekalahan beruntun di Grup B—melawan Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1)—membuat peluang Indonesia lolos ke babak berikutnya nyaris tertutup.

Kegagalan itu memicu evaluasi total di tubuh kepelatihan tim nasional. PSSI kini bergerak cepat mencari pelatih baru yang dinilai lebih cocok dengan karakter dan potensi pemain Indonesia.

Menariknya, sebelum kabar pemecatan Ishii mencuat, pengamat sepak bola nasional Justinus Lhaksana atau Coach Justin sudah memberi isyarat bahwa PSSI akan beralih ke pelatih asal Asia. Ia bahkan menyebut Jepang sebagai arah yang paling mungkin.

Coach Justin
Coach Justin
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Coach Justin

 

“Kalau PSSI udah buang semuanya (tim kepelatihan Belanda), kayaknya mau pindah ke kultur Asia. Feeling saya sih Jepang,” ujar Coach Justin kepada ANTARA di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

“Kita tahu PSSI punya hubungan baik dengan Jepang. Mereka juga punya banyak pelatih bagus dan karakternya lebih cocok,” lanjutnya.

Coach Justin menegaskan, asal negara pelatih bukan masalah selama gaya bermainnya sesuai dengan karakter tim nasional. “Gak masalah siapa pun. Yang penting sesuai kapasitas pemain kita. Mau mantan pelatih Vietnam seperti Park Hang-seo, atau pelatih Jepang, semua oke asalkan cocok,” ujarnya.

Kini, “kode” Feeling Jepang dari Coach Justin seolah menemukan konteksnya dengan status Masatada Ishii. Pelatih yang sukses membawa Kashima Antlers juara J.League 1 dan menembus final Piala Dunia Antarklub 2016 itu memiliki reputasi mentereng di Asia.

Selain sukses di Jepang, Ishii juga membawa Buriram United meraih treble winner dua musim beruntun sebelum akhirnya ditunjuk menangani timnas Thailand. Dengan rekam jejak dan pemahaman mendalam terhadap sepak bola Asia Tenggara, Ishii jelas menjadi kandidat kuat pengganti Kluivert.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini tinggal menunggu langkah PSSI, apakah mereka akan bergerak cepat memanfaatkan momentum ini. Jika benar terwujud, kehadiran Masatada Ishii bisa menjadi babak baru bagi sepak bola Indonesia menuju arah yang lebih modern dan disiplin ala Jepang.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Daycare Little Aresha Masuk Babak Baru, 13 Tersangka Segera Disidang dan Polisi Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Kasus Daycare Little Aresha Masuk Babak Baru, 13 Tersangka Segera Disidang dan Polisi Buka Peluang Ada Tersangka Baru

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap persidangan. Sebanyak 13 tersangka telah dilimpahkan ke kejaksaan, sementara polisi masih
OJK Deregulasi DP 0% dan Agunan UMKM Rp100 Juta, Targetkan Piutang Multifinance Tumbuh 6-8 Persen

OJK Deregulasi DP 0% dan Agunan UMKM Rp100 Juta, Targetkan Piutang Multifinance Tumbuh 6-8 Persen

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman jelaskan bahwa
Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Mentrans Dorong Swasembada Pangan Kawasan Transmigrasi

Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Mentrans Dorong Swasembada Pangan Kawasan Transmigrasi

Puluhan ribu peserta menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Gorontalo, pada Rabu (24/6/2026).
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Aksi Unjuk Rasa Dinilai Sebagai Sosial Kontrol Kebijakan Publik

Belakangan aksi unjuk rasa marak terjadi merespons kondisi perekonomian nasional yang melemah.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
OJK Deregulasi DP 0% dan Agunan UMKM Rp100 Juta, Targetkan Piutang Multifinance Tumbuh 6-8 Persen

OJK Deregulasi DP 0% dan Agunan UMKM Rp100 Juta, Targetkan Piutang Multifinance Tumbuh 6-8 Persen

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman jelaskan bahwa
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT