News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kata-kata Tony Popovic soal Patrick Kluivert Terbukti Menjadi Kenyataan, Sudah Lama Peringatkan Bahwa Eks Bintang Belanda Itu Sebenarnya Cuma ..

Beberapa bulan lalu, pelatih Australia Tony Popovic sempat meragukan kemampuan Patrick Kluivert menangani Timnas Indonesia. Kini, ucapannya terbukti, setelah.
Minggu, 26 Oktober 2025 - 15:33 WIB
Patrick Kluivert menonton pertandingan Barcelona
Sumber :
  • Instagram/@intibola

tvOnenews.com - Ucapan pelatih Australia, Tony Popovic, beberapa bulan lalu tentang kiprah Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia akhirnya terbukti benar.

Hanya beberapa hari setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan dari Arab Saudi dan Irak yang memastikan langkah Garuda gagal menuju Piala Dunia 2026, PSSI langsung mengambil langkah tegas terhadap jajaran pelatih asal Belanda tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Patrick Kluivert harus menuntaskan masa baktinya sebagai pelatih utama Timnas Indonesia dalam waktu singkat — hanya 10 bulan sejak ia ditunjuk.

Tak hanya Kluivert, para staf pelatih asal Belanda seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, Gerald Vanenburg, Frank Kempen, dan lainnya juga ikut dilepas.

Keputusan tersebut diumumkan melalui laman resmi PSSI, disertai ucapan terima kasih dari Ketua Umum Erick Thohir di akun Instagram pribadinya.

Kini, PSSI dihadapkan pada tugas berat untuk mencari pengganti Kluivert beserta timnya. Apalagi, FIFA Matchday bulan depan sudah menanti di depan mata.

Sempat beredar kabar bahwa Louis van Gaal akan menjadi suksesor Kluivert, namun kabar itu segera dibantah oleh sang pelatih legendaris asal Belanda.

Sementara itu, Ramalan Tony Popovic akhirnya terbukti setelah Timnas Indonesia dipermalukan Australia di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025).

Pelatih Timnas Australia, Tony Popovic
Pelatih Timnas Australia, Tony Popovic
Sumber :
  • Antara

 

Skuad Garuda menelan kekalahan telak 1–5 di hadapan publik Australia.

Gol-gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Martin Boyle, Nishan Velupillay, Lewis Miller, serta dua gol dari sang kapten Jackson Irvine.

Sementara itu, satu-satunya gol Indonesia lahir dari kaki Ole Romeny, striker Oxford United.

Hasil buruk ini membuat perjuangan Indonesia untuk lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 semakin berat. Apalagi, masih ada lawan-lawan tangguh seperti Bahrain, Jepang, dan China yang siap bersaing ketat di Grup C.

Keraguan Publik Terjawab

Kekalahan tersebut memperkuat keraguan publik terhadap kemampuan Patrick Kluivert sejak awal menjabat menjadi pelatih Timnas Indonesia, suksesor Shin Tae-yong. Debutnya yang dianggap belum meyakinkan kini berakhir dengan hasil yang tidak sesuai harapan.

Salah satu pihak yang sejak awal meragukan kiprah Kluivert adalah Tony Popovic, pelatih Australia yang kini berhasil membuktikan analisisnya.

Dalam sesi konferensi pers pada akhir Januari lalu, Popovic menyoroti perubahan besar di tubuh Timnas Indonesia setelah pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert.

“Mereka (Timnas Indonesia) merekrut nama yang tenar dalam sepak bola dan tentunya dia (Kluivert) ingin mempertahankan penampilan bagus mereka saat ini, dan ingin memulainya lawan Australia,“ kata Popovic.

Namun begitu mengetahui bahwa Kluivert yang akan menukangi Indonesia, Popovic mengaku tidak terlalu yakin.

“Kenangan saya hanyalah dia (Kluivert) pemain yang luar biasa. Itu cukup jelas. Dia sudah membuktikannya sepanjang kariernya sebagai pemain, bermain di level tertinggi, bermain untuk klub terbesar di dunia,” jelasnya.

“Sekarang, dia mencoba sesuatu yang baru dalam hal karier melatih. Dia belum punya banyak pengalaman dalam melatih,” tegas Tony Popovic melansir dari YouTube Football Australia.

Keraguan Popovic beralasan. Sepanjang kariernya, Patrick Kluivert lebih banyak berperan sebagai asisten pelatih, termasuk di Timnas Belanda.

Ia hanya dua kali menjabat sebagai pelatih kepala — bersama Timnas Curaçao dan klub Adana Demirspor di Turki — namun keduanya berakhir tanpa hasil memuaskan.

Oleh karena itu, Popovic menilai debut Kluivert bersama Indonesia melawan Australia tidak akan berjalan mulus.

Patrick Kluivert dan tim saat masih menangani Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Patrick Kluivert dan tim saat masih menangani Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Sumber :
  • PSSI

 

“Dia mungkin melihat hal ini sebagai kesempatan untuk melakukan hal yang spesial. Saya doakan dia yang terbaik, tapi bukan di bulan Maret ketika melawan Australia,” pungkasnya.

Dua bulan setelah pernyataan itu, kata-kata Tony Popovic menjadi kenyataan.

Patrick Kluivert gagal mempersembahkan hasil positif untuk Timnas Indonesia, bahkan harus menelan kekalahan besar dari Australia — persis seperti yang diprediksi sang pelatih Socceroos.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, PSSI harus segera mencari sosok pelatih baru yang mampu mengembalikan performa Garuda di level internasional seperti Piala Asia dan juga Piala Dunia 2030. (han/ind)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Pejabat Utama Polda Metro Jaya yang Kena Rotasi Lengkap dengan Penggantinya

Daftar Pejabat Utama Polda Metro Jaya yang Kena Rotasi Lengkap dengan Penggantinya

Berdasarkan Surat Telegram tersebut, mutasi posisi di lingkungan Polda Metro Jaya mencakup tingkat Kapolda, Wakapolda, Direktur Reserse, dan Kapolresta....
Megawati Hangestri Berhasil Penuhi Syarat dari Kang Sung-hyung, Sudah Siap Debut dengan Hyundai Hillstate di KOVO Cup?

Megawati Hangestri Berhasil Penuhi Syarat dari Kang Sung-hyung, Sudah Siap Debut dengan Hyundai Hillstate di KOVO Cup?

Megawati Hangestri semakin dekat dengan kesempatab debut bersama Hyundai Hillstate setelah kondisi fisiknya kini mulai menunjukan perekembangan yang positif.
Amankan Medali Perak Asian Games 2026, Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Langsung Alihkan Fokus Hadapi SEA Games

Amankan Medali Perak Asian Games 2026, Tim Sepak Takraw Putra Indonesia Langsung Alihkan Fokus Hadapi SEA Games

Tim sepak takraw putra Indonesia lamhsung mengalihkan perhatian ke agenda selanjutnya setelah meraih medali perak Asian Games 2026.
Disinggung Arya Wedakarna agar Artis Tidak Emosi di Bali, Billy Syahputra: Salah Kaprah Nih

Disinggung Arya Wedakarna agar Artis Tidak Emosi di Bali, Billy Syahputra: Salah Kaprah Nih

Billy Syahputra bereaksi santai namun nyelekit setelah anggota DPD RI, Arya Wedakarna (AWK) unggah video sentil para artis agar tidak gaduh selama di Bali.
FIFA Beri 'Sanksi' Singapura usai Dihajar Malaysia 0-6 di FIFA ASEAN Cup 2026, The Lions Langsung Merasakan Dampaknya

FIFA Beri 'Sanksi' Singapura usai Dihajar Malaysia 0-6 di FIFA ASEAN Cup 2026, The Lions Langsung Merasakan Dampaknya

Singapura dipermalukan Malaysia 0-6 di FIFA ASEAN Cup 2026. Kekalahan telak itu memangkas poin The Lions dan mengancam posisi mereka di ranking FIFA dunia.
Profil Komjen Pol Asep Edi Suheri yang Kini Menjabat Inspektur Pengawasan Umum

Profil Komjen Pol Asep Edi Suheri yang Kini Menjabat Inspektur Pengawasan Umum

Komisaris Jenderal Asep Edi Suheri diketahui menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Posisi kosong yang ditinggalkannya, sekarang diisi oleh Irjen Dadang Hartanto.

Trending

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen.
Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Jelang final kontra Thailand, Timnas Indonesia menempatkan sembilan pemain dalam daftar 10 termahal, dipimpin Kevin Diks dengan nilai sekitar Rp100 miliar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT