News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Heran Timnas Indonesia Gagal Lolos Piala Dunia 2026, Jurnalis Inggris Bongkar Kejanggalan FIFA dan AFC di Putaran Keempat Kualifikasi

Timnas Indonesia jadi salah satu pihak yang paling dirugikan di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Jurnalis Inggris, Jacob Whitehead, mengungkap adanya kejanggalan.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:12 WIB
Pemain Timnas Indonesia Thom Haye di akhir laga kontra Irak
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

Jakarta, tvOnenews.comTimnas Indonesia disebut menjadi salah satu pihak yang paling dirugikan dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Seorang jurnalis Inggris, Jacob Whitehead, mengungkap adanya dugaan kejanggalan dalam penentuan venue pertandingan yang dianggap tidak adil bagi beberapa negara peserta.

Seperti diketahui, perjuangan skuad Garuda di putaran keempat kualifikasi berakhir dengan kekecewaan. Tergabung di Grup B, Indonesia gagal melangkah lebih jauh setelah menelan dua kekalahan beruntun yakni takluk 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak, hasil yang menempatkan mereka di posisi juru kunci.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di balik hasil tersebut, muncul kontroversi besar soal penyelenggaraan babak kualifikasi. Dalam laporan eksklusifnya di The Athletic, Jacob Whitehead membeberkan serangkaian kejanggalan yang diduga dilakukan oleh FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), yang menguntungkan tim-tim unggulan seperti Arab Saudi dan Qatar.

Pemain Timnas Arab Saudi Salem Al-Dawsari di laga kontra Irak
Pemain Timnas Arab Saudi Salem Al-Dawsari di laga kontra Irak
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

 

Whitehead menyebut, hampir semua aspek dalam babak keempat terasa tidak seimbang. Keputusan menjadikan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah seluruh pertandingan di grup mereka masing-masing menjadi sorotan utama.

Padahal, menurut Whitehead, tim-tim peserta sebelumnya sudah diinformasikan bahwa babak ini akan digelar di tempat netral. Keputusan mendadak yang menetapkan dua negara tersebut sebagai tuan rumah disebut terjadi dalam “proses yang tidak transparan” dan tanpa pengundian resmi.

Langkah itu juga bertentangan dengan buku peraturan FIFA yang menegaskan bahwa turnamen dengan format single round-robin harus dimainkan di lokasi yang diundi secara acak atau disepakati bersama oleh federasi yang terlibat. “Kesepakatan bersama itu tampaknya tidak ada,” tulis Whitehead, merujuk pada sejumlah protes terbuka dari beberapa asosiasi sepak bola Asia.

Meski diakui memiliki fasilitas terbaik, Arab Saudi dan Qatar tetap menuai kritik tajam dari pelatih dan ofisial lawan. Pelatih Timnas Uni Emirat Arab (UEA), Cosmin Olaroiu, menjadi salah satu yang paling vokal menyoroti ketimpangan tersebut.

“Dalam turnamen seperti ini, semua tim seharusnya punya peluang yang sama,” ujar Olaroiu. “Grup ini seharusnya bermain di Saudi, dan grup lainnya di Qatar. Dengan begitu, tidak ada yang diuntungkan dengan status tuan rumah.”

Keuntungan yang didapat Arab Saudi dan Qatar bukan hanya soal venue, tetapi juga jadwal pertandingan. Sebagai tim unggulan teratas, keduanya mendapatkan waktu istirahat enam hari, sementara empat tim lain — termasuk Timnas Indonesia, Irak, Oman, dan UEA — hanya memiliki jeda tiga hari di antara dua pertandingan.

Timnas Indonesia Vs Irak
Timnas Indonesia Vs Irak
Sumber :
  • Kitagaruda.id

 

AFC dan FIFA pun memberikan penjelasan berbeda soal penentuan status unggulan tersebut. AFC menyebut dasar penilaiannya adalah peringkat dunia, sementara FIFA dalam situs resminya menyatakan alasan utamanya adalah status tuan rumah, demi memastikan kedua negara tidak berada dalam satu grup.

Kondisi itu membuat para pelatih lawan merasa dirugikan. Graham Arnold, pelatih Timnas Irak yang sebelumnya menangani Australia, mengaku belum pernah melihat format seaneh ini sepanjang kariernya.

“Saya belum pernah melihat format seperti ini dalam perjalanan saya sebagai pelatih,” kata Arnold setelah memastikan Irak lolos ke fase berikutnya. “Saat saya di Australia, kami diberi tahu bahwa babak play-off ini akan digelar di tempat netral.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arnold pun menutup komentarnya dengan sindiran tajam. “Bukan kebetulan jika dua tim yang memiliki jeda enam hari yakni Arab Saudi dan Qatar, justru yang berhasil lolos,” ujarnya.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Setelah Dion Markx ke Persita, Ini Alasan Realistis Pelatih Persib Igor Tolic Coret Saddil Ramdani

Setelah Dion Markx ke Persita, Ini Alasan Realistis Pelatih Persib Igor Tolic Coret Saddil Ramdani

Keputusan Persib untuk melepas Saddil Ramdani memang mengejutkan mengingat sang pemain sempat bergabung dalam launching tim pada pekan lalu. Kondisi serupa terjadi pada Dion Markx yang dipinjamkan ke Persita Tangerang.  
2.505 Personel Dikerahkan Amankan Persib vs PSM di GBLA, Suporter Tanpa Tiket Bakal Diputar Balik

2.505 Personel Dikerahkan Amankan Persib vs PSM di GBLA, Suporter Tanpa Tiket Bakal Diputar Balik

Melawan PSM Makassar, sebanyak 2.505 personel diterjunkan untuk memastikan laga kandang perdana Persib yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (6/9/2026) pukul 19.00 WIB, berlangsung aman dan tertib.
Usai Dentuman Keras di Langit, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Hujani Wilayah Banten

Usai Dentuman Keras di Langit, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Hujani Wilayah Banten

Dentuman keras menggelegar di langit wilayah Banteng, dan Jawa Barat saat Gunung Anak Krakatau meletus pada Jumat (4/9/2026) malam.
Bobotoh Apresiasi Perjuangan Umuh Muchtar Dampingi Persib Raih Lima Gelar Liga Indonesia

Bobotoh Apresiasi Perjuangan Umuh Muchtar Dampingi Persib Raih Lima Gelar Liga Indonesia

Memulai bersama Persib sebagai Bobotoh, Umuh Muchtar mendapatkan apresiasi dari sesama Bobotoh atas jasanya mendampingi Persib selama ini. 
Jakarta Didorong Jadi Pusat Ekonomi Karbon Indonesia

Jakarta Didorong Jadi Pusat Ekonomi Karbon Indonesia

Berbagai pihak turut ambil peran dalam pengembangan proyek dekarbonisasi di Indonesia dalamupaya meningkatkan ekonomi hijau.
5 Penyebab Sulit Tidur atau Insomnia yang Sering Diabaikan, Kenali Kebiasaannya

5 Penyebab Sulit Tidur atau Insomnia yang Sering Diabaikan, Kenali Kebiasaannya

Berikut 5 penyebab sulit tidur atau insomnia yang sering diabaikan, kenali kebiasaannya, simak penjelasannya berikut ini.

Trending

Setelah Dion Markx ke Persita, Ini Alasan Realistis Pelatih Persib Igor Tolic Coret Saddil Ramdani

Setelah Dion Markx ke Persita, Ini Alasan Realistis Pelatih Persib Igor Tolic Coret Saddil Ramdani

Keputusan Persib untuk melepas Saddil Ramdani memang mengejutkan mengingat sang pemain sempat bergabung dalam launching tim pada pekan lalu. Kondisi serupa terjadi pada Dion Markx yang dipinjamkan ke Persita Tangerang.  
2.505 Personel Dikerahkan Amankan Persib vs PSM di GBLA, Suporter Tanpa Tiket Bakal Diputar Balik

2.505 Personel Dikerahkan Amankan Persib vs PSM di GBLA, Suporter Tanpa Tiket Bakal Diputar Balik

Melawan PSM Makassar, sebanyak 2.505 personel diterjunkan untuk memastikan laga kandang perdana Persib yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (6/9/2026) pukul 19.00 WIB, berlangsung aman dan tertib.
Usai Dentuman Keras di Langit, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Hujani Wilayah Banten

Usai Dentuman Keras di Langit, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Hujani Wilayah Banten

Dentuman keras menggelegar di langit wilayah Banteng, dan Jawa Barat saat Gunung Anak Krakatau meletus pada Jumat (4/9/2026) malam.
Viral Video CCTV Tak Senonoh Kepala Sekolah dan Guru SD di Pekalongan, Disdik: Informasinya Awal Agustus 2026

Viral Video CCTV Tak Senonoh Kepala Sekolah dan Guru SD di Pekalongan, Disdik: Informasinya Awal Agustus 2026

Dinas Pendidikan (Disdik) Pekalongan bertindak tegas terhadap oknum kepala sekolah (kepsek) dan guru SD yang viral melakukan asusila dan terekam video CCTV.
Viral Video Mesum Kepsek dan Guru SD Pekalongan, Berujung Dipindah

Viral Video Mesum Kepsek dan Guru SD Pekalongan, Berujung Dipindah

Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mengambil tindakan terhadap kedua tenaga pendidik tersebut.
Penampakan Aset Mewah Milik Eks Pimpinan BGN Terkait Dugaan Mega Korupsi MBG

Penampakan Aset Mewah Milik Eks Pimpinan BGN Terkait Dugaan Mega Korupsi MBG

Dugaan mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret eks pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) terus didalami pihak Kejagung.
Polda NTT Kembali Beraksi, Kini Melalui Dirpolairud Distribusi Bantuan ke Warga Terdampak Gempa di Flores

Polda NTT Kembali Beraksi, Kini Melalui Dirpolairud Distribusi Bantuan ke Warga Terdampak Gempa di Flores

Polda NTT kembali beraksi, kini melalui Dirpolairud NTT untuk mendistribusikan bantuan ke warga terdampak gempa di Flores. Hal ini atas perintah Kapolda NTT
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT