News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Mulai Curiga, Timnas Indonesia U-17 Disebut Ketakutan Gara-gara Hal Ini: Ke Piala Dunia U-17 2025 Kok Cuma...

Media Vietnam kini mulai curiga Timnas Indonesia ketakutan jelang Piala Dunia U-17 2025 cuma gara-gara hal ini.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 08:18 WIB
nova arianto pelatih Timnas Indonesia U17
Sumber :
  • Kolase

Berbeda dengan Malaysia, hingga kini Indonesia tidak memiliki kasus serupa.

Semua pemain keturunan yang dipanggil telah melalui proses verifikasi resmi dan legal. Namun, keputusan Nova Arianto tetap menjadi bahan gosip di media Vietnam, yang menduga Indonesia kini lebih berhati-hati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Nova Arianto sendiri tentu memiliki pertimbangan matang dalam menentukan skuadnya.

Nova Arianto Coret 1 Pemain Diaspora Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Dunia U-17 2025, Garuda Asia Gagal Diperkuat Striker Eropa
Nova Arianto Coret 1 Pemain Diaspora Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Dunia U-17 2025, Garuda Asia Gagal Diperkuat Striker Eropa
Sumber :
  • Kita Garuda

 

Dari total 21 pemain, empat di antaranya memang berstatus pemain keturunan, yakni Mike Rajasa, Lucas Lee, Mathew Baker, dan Eizar Tanjung.

Keputusan ini dianggap realistis, mengingat Nova lebih memilih mengandalkan kombinasi pemain lokal yang sudah lama berlatih bersama tim. 

Selain itu, fokus utama pelatih muda tersebut adalah membangun kekompakan dan karakter bermain tim, bukan sekadar menambah jumlah pemain diaspora.

Meski diejek “takut” oleh media Vietnam, langkah Nova Arianto justru menunjukkan sikap tegas dan terukur.

Ia tampaknya ingin membuktikan bahwa kekuatan Timnas Indonesia U-17 tak hanya bergantung pada pemain naturalisasi, melainkan pada kualitas permainan dan kerja keras seluruh skuad.

Kini, publik Tanah Air menantikan pembuktian Garuda Asia saat tampil di panggung Piala Dunia U-17 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apakah keputusan Nova ini justru akan menjadi strategi jitu untuk menjawab semua keraguan, termasuk ejekan dari Vietnam? Waktu yang akan berbicara.

(tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Wisatawan Diminta Jauhi Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Wisatawan Diminta Jauhi Radius 3 Km

Berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), status Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berlokasi di perairan Selat Sunda hingga kini masih bertahan pada Level III atau Siaga.
Gantikan Peran Teja Paku Alam, Fitrah Maulana Siap Jadi Kiper Utama di Laga Persib Vs Persija

Gantikan Peran Teja Paku Alam, Fitrah Maulana Siap Jadi Kiper Utama di Laga Persib Vs Persija

Dalam kemenangan 3-1 dari PSM Makassar, pelatih Persib Bandung Igor Tolic justru mempercayakan posisi kiper utama pada kiper muda, Fitrah Maulana dibandingkan dengan Teja Paku Alam. 
Purbaya Siapkan Jurus Baru Bereskan Utang Whoosh, SMV Kemenkeu Bakal Jadi Penanggung

Purbaya Siapkan Jurus Baru Bereskan Utang Whoosh, SMV Kemenkeu Bakal Jadi Penanggung

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan SMV Kemenkeu untuk menangani utang Whoosh. Penyerahan kereta cepat diperkirakan pertengahan September 2026.
Wamendagri Bima Dorong Penguatan Peran Pemda dalam Reforma Agraria

Wamendagri Bima Dorong Penguatan Peran Pemda dalam Reforma Agraria

Wamendagri Bima Arya Sugiarto mendorong penguatan peran Pemda dalam pelaksanaan reforma agraria melalui sinkronisasi perencanaan pembangunan, penguatan GTRA, dukungan pembiayaan, serta koordinasi lintas K/L.
Kisah Pesawat British Airways Terbang Tanpa Mesin usai Hantam Awan Abu Vulkanik, Berujung Mendarat Darurat di Halim

Kisah Pesawat British Airways Terbang Tanpa Mesin usai Hantam Awan Abu Vulkanik, Berujung Mendarat Darurat di Halim

Dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau September 2026 mengingatkan sejarah insiden penerbangan Pesawat Boeing 747 British Airways mati mesin pada 1982.
BMKG Ungkap Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang 7-10 September

BMKG Ungkap Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang 7-10 September

BMKG memprakirakan hujan lebat dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada 7-10 September 2026.

Trending

Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragukan Megawati Hangestri, Orang Dalam: Banyak Kekhawatiran

Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragukan Megawati Hangestri, Orang Dalam: Banyak Kekhawatiran

Hyundai Hillstate ternyata sempat ragu merekrut Megawati Hangestri. Orang dalam mengungkap banyak kekhawatiran soal kondisi sang pevoli Indonesia.
Pamer Hasil Make Up Sendiri, Megawati Hangestri Dipuji Skuad Hillstate: Kamu Cantik Sekali

Pamer Hasil Make Up Sendiri, Megawati Hangestri Dipuji Skuad Hillstate: Kamu Cantik Sekali

Megawati Hangestri dipuji skuad Hyundai Hillstate setelah memamerkan hasil make up-nya sendiri saat momen photo shoot di Suwon Gymnasium beberapa waktu lalu.
Tak Tahan dengan Tekanan Hidup hingga Bullying Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Tinggalkan Autobiografi hingga Donasi

Tak Tahan dengan Tekanan Hidup hingga Bullying Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Tinggalkan Autobiografi hingga Donasi

Sebuah akun media sosial X dengan display name Stewie mengunggah sebuah postingan tentang dirinya yang mungkin telah meninggal dunia saat tweet tersebut muncul.
LHKPN Tim 9 Jadi Sorotan, KPK Diminta Aktif Telusuri Aset Pejabat

LHKPN Tim 9 Jadi Sorotan, KPK Diminta Aktif Telusuri Aset Pejabat

Peranan Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam penanganan dugaan kasus TPPU eks Jampidsus, Febrie Adriansyah turut disorot berbagai pihak.
Kumpulan Fakta Kematian Fajar Sahrudin yang Viral di X, Jenazahnya Ditemukan Sudah Membiru di GBK

Kumpulan Fakta Kematian Fajar Sahrudin yang Viral di X, Jenazahnya Ditemukan Sudah Membiru di GBK

Fajar Sahrudin diduga mengambil keputusan tragis tersebut di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, setelah mengunggah pesan perpisahan serta autobiografi.
Bupati Masinton Sebut Sikap Politik DPRD Tapteng Primitif, Hambat Percepatan Penanganan Bencana

Bupati Masinton Sebut Sikap Politik DPRD Tapteng Primitif, Hambat Percepatan Penanganan Bencana

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu menanggapi santai terkait tidak harmonisnya hubungannya dengan DPRD Tapteng pascabencana.
Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mereda, PVMBG Imbau Warga Tetap Waspada: Bukan Sepenuhnya Berhenti

Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mereda, PVMBG Imbau Warga Tetap Waspada: Bukan Sepenuhnya Berhenti

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini terpantau mengalami penurunan. Kepala Pos PVMBG Hargo Pancuran melaporkan aktivitas vulkanik mulai mereda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT