GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Erick Thohir Terima Masukan Kelompok Suporter sebelum Putuskan Pelatih Baru Timnas Indonesia, 3 Nama ‘Baru’ Ini Sesuai Harapan Masyarakat?

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah menerima masukan dari kelompok suporter Garuda sebelum putuskan pelatih baru Timnas Indonesia. Setelah mendapat masukan, muncul tiga nama pelatih ‘baru’ yang disebut telah ditawarkan oleh agen ke PSSI.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 17:42 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah menerima masukan dari kelompok suporter Garuda sebelum putuskan pelatih baru Timnas Indonesia. Setelah mendapat masukan, muncul tiga nama pelatih ‘baru’ yang disebut telah ditawarkan oleh agen ke PSSI.

Kursi pelatih Timnas Indonesia masih kosong sejak Patrick Kluivert dipecat PSSI pada Kamis (16/10/2025) lalu. Arsitek asal Belanda itu didepak usai gagal membawa Garuda ke Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Patrick Kluivert dipecat dari Timnas Indonesia
Patrick Kluivert dipecat dari Timnas Indonesia
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufik Hidayat

 

Nama-nama seperti Louis Van Gaal, Shin Tae-yong, Jesus Casas, hingga Hussein Ammouta sempat ramai diisukan masuk radar bursa juru taktik tim Garuda. Namun, Erick Thohir telah membantahnya.

Pada Sabtu (25/10/2025) lalu, Erick Thohir sendiri telah bertemu langsung dengan salah satu kelompok suporter Timnas Indonesia. Komuntas suporter itu adalah Ultras Garuda Indonesia.

Dalam pengakuannya, Ketum PSSI itu menerima berbagai kritik dan masukan dari mereka. Ultras Garuda Indonesia menyampaikan pandangan dan evaluasi terhadap PSSI serta Timnas Indonesia.

Erick Thohir pun menerima masukan hingga harapan Ultras Garuda Indonesia. Menurutnya, hal itu penting dalam upaya membangun sepak bola nasional secara menyeluruh, khususnya tim Garuda.

Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, melakukan pertemuan dengan perwakilan suporter Timnas Indonesia
Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, melakukan pertemuan dengan perwakilan suporter Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram/Erick Thohir

 

“Bertemu dengan perwakilan Ultras Garuda Indonesia yang menyampaikan masukan untuk PSSI dan Timnas Indonesia ke depan,” tulis Erick Thohir di Instagram pribadinya, Sabtu (25/10).

“Saya menerima masukan ini sebagai bentuk keterbukaan PSSI untuk kita bersama-sama membangun sepak bola Indonesia. PSSI perlu kerja sama dari berbagai stakeholder terutama suporter untuk kita membangun sepak bola Indonesia,” imbuh eks Presiden Inter Milan itu.

“Terima kasih masukannya, terima kasih sudah selalu mendukung Indonesia tanpa lelah di manapun dan kapanpun Timnas Indonesia berlaga,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Menpora tersebut.

Selain Ultras Garuda, PSSI juga sudah bertemu dengan kelompok suporter lainnya. Seperti Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia (PNSSI) dan La Grande Indonesia.

Saat itu, PSSI diwakili oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN) dan anggota Komite Eksekutif, Sumardji. Dari sejumlah pertemuan dengan kelompok suporter itu, salah satunya membahas pelatih baru.

Hingga saat ini, PSSI belum meentukan pelatih anyar Garuda. Menurut anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, penunjukan pelatih baru akan dilakukan sebelum FIFA Matchday Maret 2026.

Sebelumnya, Erick Thohir menyebut PSSI tidak akan terburu-buru mencari pelatih baru pengganti Patrick Kluivert. Pasalnya, pihaknya ingin memilih sosok pelatih yang tepat untuk Timnas Indonesia.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Sesi konferensi pers
Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Sesi konferensi pers
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

 

“Jika ditanya apakah sudah ada calon yang kami hubungi, jawabannya belum,” kata Erick Thohir, pada jumpa pers yang digelar Jumat (24/10).

“Kami sedang menyampaikan hal ini kepada pemain agar semuanya berjalan selaras. Kami belum bergerak mencari nama tertentu, tetapi arah kami sudah jelas menuju pelatih anyar,” katanya.

“Karena itu kami masih melakukan penjajakan, termasuk menjalin komunikasi ke luar negeri. Kondisi sekarang sangat sensitif dan butuh kehati-hatian untuk meyakinkan semua pihak,” imbuh dia.

Sementara itu, seorang jurnalis senior, Mohammed Ali Mahrus, baru-baru ini membuat pengakuan mengejutkan. Ia mengaku dikirimi pesan dari orang penting tentang nama-nama pelatih kelas dunia.

Menurutnya, ada satu agen yang belum diketahui namanya telah menawarkan tiga pelatih 'baru' ke PSSI. Ketiga pelatih tersebut semuanya disebut tertarik menangani Timnas Indonesia.

Mereka adalah Roberto Donadoni (eks pelatih Timnas Italia), Juan Carlos Osorio (eks pelatih Timnas Meksiko), dan Oscar Garcia (eks pelatih Brighton). Namun, belum ada konfirmasi dari pihak PSSI.

Roberto Donadoni dikabarkan masuk radar pelatih  Timnas Indonesia
Roberto Donadoni dikabarkan masuk radar pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • ANTARA/AFP/STR

 

“Saya dikirimi chat oleh “orang penting”. Beberapa hari setelah PSSI berpisah dgn Patrick Kluivert ada satu agen yang menawarkan beberapa pelatih pengalaman yg menurut sang agen tertarik melatih timnas Indonesia. ANTARA LAIN: Roberto Donadoni, Juan Carlos Osorio, Oscar Garcia,” tulis Mohammed Ali Mahrus di akun X pribadinya, @AlionelMessi_, Rabu (29/10/2025).

Terlepas dari kabar di atas benar atau tidaknya, ketiga pelatih tersebut bukan juru taktik kaleng-kaleng karena memiliki pengalaman yang luar biasa. Salah satunya Roberto Donadoni.

Dia dikenal sebagai legenda AC Milan. Saat masih menjadi pemain, pria asal Italia ini pernah meraih tiga gelar Liga Champions, enam Scudetto, hingga tiga trofi Piala Super Eropa bersama Rossoneri.

Sebagai pelatih, Donadoni pernah melatih Timnas Italia, Bologna, Parma, Lecco, Genoa, Napoli, Cagliari hingga Livorno. Pria berusia 62 tahun itu tentu kenyang akan pengalaman sebagai pelatih.

Apalagi, dia pernah menukangi Timnas Italia dan membawa Gli Azzuri lolos perempat final Euro 2008 sebelum kalah dari Spanyol. Spanyol sendiri merupakan tim yang menjadi juara saat itu.  

Setelah hengkang dari Timnas Italia, ia melatih sejumlah klub Serie A seperti Napoli, Cagliari, Parma, dan Bologna. Donadoni terakhir kali melatih Shenzhen FC di Liga Super China pada 2020.

Sementara Juan Carlos Osorio dikenal sebagai pelatih yang sangat detail dan ilmiah. Juru taktik asal Kolombia ini pernah menukangi Timnas Paraguay, Timnas Meksiko, hingga Sao Paulo.

Osorio membawa Meksiko tampil impresif selama kualifikasi dan lolos ke Piala Dunia 2018 Rusia. Di putaran final Piala Dunia 2018, dia memimpin Meksiko melibas Jerman 1-0 pada fase grup.

Terakhir, Oscar Garcia pernah menukangi Barcelona U-19, Brighton, Celta Vigo, Salzburg hingga Chivas. Mantan pemain Barcelona ini dikenal sebagai pelatih cerdas dengan pengalaman luas.

Pria asal Spanyol berusia 52 tahun itu meniti karier kepelatihan di Spanyol, Inggris, Austria, Prancis, hingga Meksiko. Ia juga pernah menjadi asisten Johan Cruyff di Timnas Catalonia pada 2009.

Lalu pada 2010, ia mulai melatih Barcelona U-19. Ia kemudian menangani Maccabi Tel Aviv pada 2012 dan membawa klub Israel itu menjuarai Liga Primer Israel 2012-2013.

Dia juga pernah membawa Red Bull Salzburg memenangkan dua gelar Bundesliga Austria dan dua Piala Austria secara beruntun. Ia saat ini berstatus tanpa tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, apakah salah satu dari ketiga pelatih di atas ada yang sesuai harapan masyarakat luas jika dipilih PSSI untuk menukangi Timnas Indonesia? Menarik dinantikan.

(yus)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Jadi satu-satunya pemain lokal di deretan top skor Liga 2, winger milik Bekasi City FC ini bisa dipertimbangkan oleh John Herdman untuk skuad Timnas Indonesia.
Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Pedagang burung pipit di Vihara Dharma Bhakti Jakarta Barat mengungkapkan bisa kantongi Rp17 juta dalam waktu setengah hari selama perayaan Hari Raya Imlek.
Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Setelah tes pramusim F1 2026 pertama yang berlangsung di Bahrain telah berakhir, peta persaingan tim pada musim ini nampaknya masih sulit untuk diprediksi.
Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Umat Islam di Indonesia menantikan pengumuman resmi penetapan 1 Ramadhan dari pemerintah melalui sidang isbat untuk menentukan kapan puasa dan shalat tarawih
Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam mulai khawatir John Herdman akan membawa Timnas Indonesia kembali ke era Shin Tae-yong dari segi penggunaan taktik di atas lapangan. Apa katanya?
Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Keputusan itu diambil AFC setelah CAHN terbukti menurunkan dua pemain yang tidak memenuhi syarat tampil.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT