News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Legenda Persib Bandung dan Eks Timnas Indonesia Berani Jujur: Indonesia Minimal Juara Dulu di Piala AFF baru....

Legenda Persib Bandung, Atep Rizal menilai, sebelum berbicara banyak soal Piala Asia atau tiket ke Piala Dunia, Timnas Indonesia sebaiknya fokus menjuarai
Jumat, 31 Oktober 2025 - 16:00 WIB
Atep Rizal, dan Kepelatihan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Antara / Timnas Indonesia

tvOnenews.com - Setelah gagal melangkah lebih jauh di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, sepak bola Indonesia kini menatap dua agenda besar yang tak kalah penting: Piala AFF 2026 dan Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. 

Meski kegagalan di bawah asuhan Patrick Kluivert masih membekas di benak publik, semangat kebangkitan mulai digaungkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pemain senior dan junior tengah bersiap menghadapi tantangan baru demi mengembalikan kepercayaan diri sekaligus membuktikan bahwa Garuda masih layak disegani di kancah internasional.

Timnas senior fokus membangun kekompakan dan strategi baru menjelang Piala AFF yang digelar pada akhir Juli hingga akhir Agustus 2026, sementara di level junior, pasukan Nova Arianto juga mempersiapkan diri menatap Piala Dunia U-17 dengan optimisme tinggi.

Kedua ajang tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan sepak bola nasional setelah perjalanan panjang dan melelahkan di kualifikasi Piala Dunia. 

Meski gagal lolos, perjuangan Garuda Nusantara patut diapresiasi karena Indonesia menjadi satu-satunya tim Asia Tenggara yang mampu menembus babak keempat kualifikasi, setelah memulai perjalanan dari fase pertama. 

Namun, publik berharap pencapaian itu tak berhenti hanya sebagai “sejarah manis tanpa hasil”. Piala AFF dinilai sebagai ajang paling realistis untuk menebus kekecewaan dan mengukur kembali kualitas tim yang kini tengah dalam masa transisi pasca-Kluivert. 

Timnas Indonesia U-17
Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • Facebook - Fédération Ivoirienne de Football

 

Sementara itu, di kelompok usia muda, Timnas U-17 akan menjadi simbol masa depan sepak bola Indonesia, tempat munculnya generasi penerus yang diharapkan bisa membawa kejayaan di masa mendatang.

Di tengah sorotan publik tersebut, mantan pemain Timnas Indonesia Atep Rizal memberikan pandangannya mengenai arah perjalanan Garuda. 

Ia menilai, sebelum berbicara banyak soal Piala Asia atau tiket ke Piala Dunia, Indonesia sebaiknya fokus menjuarai Kejuaraan ASEAN (Piala AFF) lebih dulu. 

“Karena sejak dahulu Indonesia belum pernah juara (Kejuaraan ASEAN), dan itu untuk mengobati kekecewaan. Setelah juara Piala AFF baru Piala Asia, seperti itu,” ujar Atep dilansir dari Antara.

Menurutnya, target realistis ini penting untuk menjaga momentum dan memulihkan rasa percaya diri para pemain setelah kegagalan di kualifikasi Piala Dunia.

Legenda Persib Bandung itu optimistis dengan potensi skuad Garuda saat ini. Ia menilai bahwa secara kualitas, Timnas sudah menunjukkan perkembangan signifikan. 

“Secara kualitas tim kita sudah teruji. Bagaimana kita mampu lolos di ronde keempat kualifikasi Piala Dunia 2026. Tapi yang paling penting sekarang adalah kita minimal targetkan dahulu Piala AFF,” ucap Atep. 

Ia percaya dengan pengalaman para pemain muda seperti Marselino Ferdinan dan Pratama Arhan yang telah mencicipi level internasional, ditambah pemain naturalisasi yang semakin matang, Indonesia punya peluang besar mengangkat trofi ASEAN untuk pertama kalinya di level senior.

Namun, di tengah euforia dan tekanan tinggi dari publik, Atep juga menyoroti sisi lain yang kerap terlupakan: dukungan moral terhadap pemain. 

Ia mencontohkan dua pemain Persib, Marc Klok dan Beckham Putra, yang sempat mendapat kritik keras usai kekalahan 2-3 dari Arab Saudi pada laga perdana babak keempat kualifikasi. Menurutnya, kritik wajar diberikan bila bertujuan membangun, tetapi jangan sampai berubah menjadi perundungan. 

“Menurut saya jangan sampai mem-bully pemain karena setiap pemain tentunya ingin menampilkan yang terbaik. Dan pemain juga tidak ujug-ujug ingin bermain. Pastinya ada perintah dari pelatih. Pelatih yang melihat,” ujar Atep menegaskan.

Ia juga menambahkan, kegagalan di lapangan seharusnya dipandang sebagai bagian dari proses pembelajaran, bukan alasan untuk menjatuhkan. 

“Kalau pun tidak sesuai harapan, mungkin itu bagian dari sebuah risiko. Tapi, kalau mem-bully, saya tidak setuju. Tapi kalau mengkritik untuk membangun, sah-sah saja. Jadi, lebih ke membangkitkan semangatnya lagi untuk kembali lagi mentalnya. Kalau mem-bully itu jadi membuat pemain down,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan semangat pembenahan dan refleksi dari pengalaman pahit di kualifikasi Piala Dunia 2026, baik tim senior maupun junior kini berada di jalur yang sama: membangun kembali kepercayaan publik dan memperkuat fondasi prestasi. 

Piala AFF dan Piala Dunia U-17 bukan hanya sekadar ajang pertandingan, tetapi juga simbol arah baru sepak bola Indonesia, sebuah tekad kolektif untuk membuktikan bahwa Garuda mampu bangkit, belajar dari kegagalan, dan terbang lebih tinggi menuju masa depan yang gemilang. (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ARVINDO Dukung BNN Berantas Penyalahgunaan Narkotika Lewat Vape

ARVINDO Dukung BNN Berantas Penyalahgunaan Narkotika Lewat Vape

ARVINDO menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah dan BNN dalam memberantas penyalahgunaan narkotika.
Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Bank Indonesia cabut puluhan uang rupiah lama dari peredaran. Cek daftar uang rupiah yang ditarik dan batas waktu penukarannya sebelum hangus.
Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT