News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tahan Lagi, Nova Arianto Akhirnya Bicara Jujur soal Kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Zambia: Evandra cs Takut Pegang Bola!

Nova Arianto akhirnya buka suara! Usai kalah 1-3 dari Zambia, pelatih Timnas Indonesia U-17 blak-blakan soal penyebab utama kekalahan skuadnya.
Rabu, 5 November 2025 - 09:43 WIB
Nova Arianto dan Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com | Kitagaruda.id - Instagram - Erick Thohir

tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-17 harus menelan pil pahit di laga perdana Grup H Piala Dunia U-17 2025.

Bertanding di Lapangan 7 Aspire Zone, Doha, Qatar, Selasa (4/11/2025) malam WIB, Garuda Muda kalah 1-3 dari Zambia U-17.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, skuad asuhan Nova Arianto sempat memberi harapan besar di awal pertandingan. 

Timnas Indonesia U-17 Vs Zambia U-17
Timnas Indonesia U-17 Vs Zambia U-17
Sumber :
  • Instagram - Erick Thohir

 

Zahaby Gholy membuka keunggulan Indonesia pada menit ke-12 setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Zambia.

Namun, keunggulan itu hanya bertahan singkat. 

Dalam tempo tujuh menit, Zambia membalikkan keadaan melalui dua gol Abel Nyirongo (menit 35 dan 37) serta Lukonde Mwale (41’).

Tiga gol cepat itu membuat Indonesia menutup babak pertama dalam posisi tertinggal 1-3, dan momentum permainan pun langsung berubah arah.

Usai pertandingan, pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, tak menutupi rasa kecewanya.

Ia menilai para pemainnya tampil terlalu berhati-hati di babak pertama dan kurang berani menghadapi tekanan dari Zambia.

Nova pun mengaku sempat berbicara tegas di ruang ganti saat jeda babak pertama.

“Di ruang ganti saya katakan, ‘Kalau kalian takut benturan, takut pegang bola, maka kita akan terus ditekan’. Saya ingin mereka lebih berani menghadapi lawan,” ujar Nova usai pertandingan, Rabu (5/11/2025).

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto
Sumber :
  • Kitagaruda.id

 

Menurut Nova, pesan tersebut berhasil memantik semangat tim.

Di babak kedua, permainan Garuda Muda terlihat jauh lebih hidup.

Indonesia mampu menguasai bola lebih lama dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya, meski belum mampu menambah gol.

“Kita bisa lihat sendiri, permainan di babak kedua jauh lebih hidup. Anak-anak bermain lebih percaya diri dan berani mengambil inisiatif. Sayangnya, peluang yang ada belum bisa dikonversi jadi gol,” tambahnya.

Sementara itu, gelandang muda Evandra Florasta mengakui bahwa laga kontra Zambia terasa sangat berat.

Menurutnya, meski sudah melakukan persiapan matang, tim kehilangan fokus setelah mencetak gol lebih dulu.

“Pertandingan yang cukup dramatis, sebenarnya kami sudah antisipasi serangan mereka. Tapi setelah unggul, kami kehilangan fokus dan itu dimanfaatkan Zambia,” kata pemain Bhayangkara FC itu.

Evandra juga menyampaikan permintaan maaf kepada pendukung Garuda Muda karena gagal mempertahankan keunggulan.

“Kami minta maaf karena tidak bisa mempertahankan keunggulan. Ini jadi pelajaran agar di laga berikutnya kami bisa lebih disiplin,” ujarnya menambahkan.

Kekalahan dari Zambia membuat Indonesia U-17 harus puas menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup H dengan nol poin.

Di sisi lain, Brasil U-17 yang menang telak 7-0 atas Honduras memimpin klasemen, disusul Zambia di urutan kedua dengan tiga poin.

Garuda Muda akan menghadapi tantangan berat berikutnya melawan Brasil pada Jumat (7/11/2025) di Aspire Zone.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nova berharap anak asuhnya bisa mempertahankan semangat yang sama seperti di babak kedua melawan Zambia, tetapi dengan konsistensi dan ketenangan yang lebih baik.

“Permainan di babak kedua itulah yang saya harapkan dari anak-anak. Semoga saat melawan Brasil, mereka bisa tampil lebih konsisten dan percaya diri,” pungkas Nova. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Kemenhub membahas disparitas tarif jasa LoLo depo peti kemas kosong yang lebih mahal di luar pelabuhan.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.

Trending

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Kemenhub membahas disparitas tarif jasa LoLo depo peti kemas kosong yang lebih mahal di luar pelabuhan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT