GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Laga Timnas Indonesia U-22 Vs Mali Digelar Tanpa Dihadiri 2 Kelompok Suporter Terbesar, Buntut Demo ke PSSI?

Pertandingan uji coba Timnas Indonesia U-22 menghadapi Mali diketahui digelar tanpa dihadiri dua kelompok suporter terbesar Garuda
Sabtu, 15 November 2025 - 20:40 WIB
Timnas Indonesia U-17 Vs Mali
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pertandingan uji coba Timnas Indonesia U-22 menghadapi Mali diketahui digelar tanpa dihadiri dua kelompok suporter terbesar Garuda. Basis pendukung yang dimaksud adalah La Grande Indonesia dan Ultras Garuda

‎Timnas Indonesia U-22 saat ini tengah menggelar laga uji coba kontra Mali. Ini menjadi persiapan akhir jelang tampil di ajang SEA Games 2025.

‎Pertandingan itu sendiri berlangsung pada Sabtu (15/11/2025) pukul 20.00 WIB. Stadion Pakansari, Bogor menjadi venue laga penting tersebut. 

‎Menariknya, meski laga ini berstatus tak kalah pentingnya, namun ada pemandangan yang berbeda. Tepatnya tak adanya dua suporter legendaris yang biasa menghiasi tribune venue laga skuad Garuda berlangsung. 

{{imageId:380230}}

‎Berdasarkan pantauan tvOnenews.com di lokasi, La Grande Indonesia atau LGI dan Ultras Garuda terlihat menghilang dari tribune stadion. Padahal biasanya, mereka selalu setia dan tak pernah absen. 

‎Kehadiran mereka juga sangat berdampak bagi Timnas Indonesia. Pasalnya, kedua basis suporter itu selalu tak berhenti berteriak dan bernyanyi sepanjang pertandingan. 

‎LGI sendiri biasanya terlihat di bagian tribune utara stadion. Sedangkan Ultras Garuda selalu setia menghiasi tribune selatan. 

‎Diprediksi jika absennya dua basis suporter Garuda terbesar di Tanah Air itu tak terlepas dari bentuk tuntutan kepada PSSI. Apalagi, Ultras Garuda baru menggelar aksi demonstrasi di depan kantor PSSI pada Jumat (14/11/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

{{imageId:380228}}

‎Puluhan Ultras Garuda terlihat ramai di depan kantor PSSI yang terletak di GBK Arena, Senayan, Jakarta. Bahkan, mereka sampai menyegel pintu depan kantor federasi sepak bola Indonesia tersebut. 

‎Ada sejumlah spanduk yang dibawa dan diutarakan Ultras Garuda, seperti "Erick Out", "Road Map Kok Ribet", "Menpora Evaluasi Ketum PSSI", dan sebagainya. Sementara spanduk besar yang terbentang panjang bertuliskan "Revolusi Total PSSI" dengan tambahan tagar #ErickOut dan #AryaOut.

‎Ada sejumlah tuntutan yang diminta salah satu basis suporter legendaris itu. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan tak ada titik terang dari PSSI. 

‎Akibat absennya LGI dan Ultras Garuda, suasana stadion tak seramai seperti biasanya. Jarang terdengar bentuk nyanyian atau yel-yel yang biasa disorakan keduanya.

‎Hanya terdengar bentuk jeritan suporter umum yang menggaung di seisi Stadion Pakansari. Namun, meski absennya kedua basis pendukung tersebut, penonton lain masih semarak menyaksikan laga Timnas Indonesia U-22. 

‎Saat berita ini ditulis, Timnas Indonesia U-22 tengah tertinggal. Gol dari Sekou Doucoure di menit ke-5 membuat skuad asuhan Indra Sjafri tertinggal 0-1 dari Mali.  ‎(igp/fan) 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Disorot Dunia, Eks Pelatih Spanyol Akui Perkembangan Garuda Jelang Piala Asia 2027: Bakal Sulit Dilawan

Timnas Indonesia Disorot Dunia, Eks Pelatih Spanyol Akui Perkembangan Garuda Jelang Piala Asia 2027: Bakal Sulit Dilawan

Timnas Indonesia mencuri perhatian publik sepak bola jelang ajang Piala Asia 2027. Kali ini, sorotan datang bukan hanya dari suporter atau media Asia Tenggara.
Detik-detik Polisi Gerebek Gudang Motor Ilegal di Jaksel, Polda Metro Sita 1.494 Motor

Detik-detik Polisi Gerebek Gudang Motor Ilegal di Jaksel, Polda Metro Sita 1.494 Motor

Sebagian warga DKI Jakarta dikejutkan dengan kabar detik-detik polisi gerebek gudang motor ilegal di Jaksel. Bahkan Polda Metro Jaya sita 1.494 motor di gudang
Harlin Rahardjo Sebut Pembinaan Dini Kunci Target Olimpiade 2032

Harlin Rahardjo Sebut Pembinaan Dini Kunci Target Olimpiade 2032

Target tersebut membutuhkan proses pembinaan jangka panjang yang dimulai sejak kelompok usia dini.
Federasi Akuatik Indonesia Kenalkan ISCES untuk Pembinaan Atlet Renang Muda

Federasi Akuatik Indonesia Kenalkan ISCES untuk Pembinaan Atlet Renang Muda

Pembinaan atlet usia dini menjadi fondasi utama dalam sistem Long Term Athlete Development (LTAD) yang saat ini dijalankan Federasi Akuatik Indonesia.
Dukcapil Luruskan Informasi soal KTP-el dan Fotokopi Identitas, Tetap Wajib untuk Administrasi dan Layanan Publik

Dukcapil Luruskan Informasi soal KTP-el dan Fotokopi Identitas, Tetap Wajib untuk Administrasi dan Layanan Publik

Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan, KTP-el tetap menjadi identitas kependudukan resmi yang digunakan dalam berbagai kebutuhan administrasi dan pelayanan publik.
Hercules Blak-blakan di HUT GRIB Jaya: Pernah Ditawari Rp500 Miliar agar Tinggalkan Prabowo

Hercules Blak-blakan di HUT GRIB Jaya: Pernah Ditawari Rp500 Miliar agar Tinggalkan Prabowo

Hercules mengaku pernah ditawari Rp500 miliar agar berhenti mendukung Prabowo Subianto saat pidato di HUT ke-15 GRIB Jaya di GBK Jakarta.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT