News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kilas Balik Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2009: Dibantai Laos dan Myanmar hingga Terbenam di Dasar Klasemen

Flasback sedikit ke belakang perjalanan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games. Sejarah kelam pada edisi 2009 tak boleh terulang lagi ketika Garuda Asia dilibas Laos dan Myanmar.
Kamis, 20 November 2025 - 20:53 WIB
Boaz Solossa menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2009
Sumber :
  • Youtube Halma Yudha 1983

tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-23 akan memulai perjalanan mereka di SEA Games 2025 Thailand yang dinahkodai oleh pelatih Indra Sjafri.

Tekadnya jelas yaitu mempertahankan medali emas yang di SEA Games 2023 lalu mereka dapatkan secara dramatis usai kandaskan Thailand di final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sederet persiapan matang sudah dilakukan Timnas Indonesia U-23. TC di Bali hingga dua kali adakan pertandingan uji coba jadi ajang yang dimaksimalkan.

Namun sebelum melangkah lebih jauh, adakalanya sedikit kilas balik ke belakang bagaimana perjalanan Timnas Indonesia U-23 sepanjang tampil di SEA Games.

Meski di edisi sebelumnya sukses rengkuh medali emas, namun faktanya pencapaian Timnas Indonesia U-23 di SEA Games kerap menemui jalan berliku.

Kita ambil contoh di SEA Games 2009 Laos. Datang dengan skuad yang diseleksi dengan ketat, faktanya Garuda Muda hancur lebur di periode ini.

Dibantai Laos dan Myanmar, total hanya meraih satu poin hingga berujung finis di dasar klasemen menjadi prestasi mengecewakan bagi Timnas Indonesia U-23.

Lalu bagaimanakah kisah selengkapnya tentang perjalanan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2009?

Boaz Solossa menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2009
Boaz Solossa menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2009
Sumber :
  • Youtube Halma Yudha 1983

 

Sebetulnya, persiapan Timnas Indonesia U-23 untuk melangkah ke SEA Games 2009 terbilang matang. TC sudah dilakukan sejak lama di Palembang bahkan dapat fasilitas penunjang sesampainya di Laos.

Seleksi yang dilakukan juga cukup ketat. Para pemain dari berbagai piramida kompetisi disaring melalui kriteria tertentu seperti postur tubuh proporsional.

Namun pada akhirnya aturan tersebut sedikit dilonggarkan. Malahan pemain-pemain yang tak masuk kriteria seperti Boaz Solossa, Dendi Santoso, dan Tony Sucipto yang tampil lebih baik.

Kendati demikian, problematika mulai muncul ketika memilih sosok pelatih. PSSI dinilai kurang tepat dalam menunjuk juru taktik Uruguay Alberto Bica yang kurang memahami kultur ASEAN.

Bahkan, statement Alberto Bica ketika memimpin Timnas Indonesia U-23 di SEA Games sempat dipertanyakan. Ia seolah pesimis dengan langkah anak asuhnya.

“Masih ada Singapura yang bermaterikan pemain bagus yang menjadi lawan berat siapa pun. Myanmar dan Laos sendiri tidak bisa dipandang remeh,” kata Bica dikutip dari Antara sebelum berangkat ke SEA Games 2009.

Mungkin pernyataan Alberto Bica itu tidak sepenuhnya salah. Timnas Indonesia U-23 minim sekali melakukan laga uji coba. Hanya Malaysia saja lawan yang sepadan dalam sparing, hasilnya bahkan kalah.

Alberto Bica saat itu membawa nama-nama potensial. Selain Boaz Solossa, ada Dendi Santoso, Tony Sucipto, Yongki Aribowo, Ruben Sanadi, hingga Egi Melgiansyah.

Tergabung di grup B bersama Singapura, Laos, dan Myanmar, langkah Garuda Muda diawali dengan hasil imbang ketika berhadapan dengan tim Negeri Singa.

Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri
Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

 

Namun setelahnya, performa Timnas Indonesia U-23 bikin geleng-geleng kepala. Kekalahan beruntun atas Laos (0-2) dan Myanmar (1-3) tentu bikin kecewa.

Lebih memalukan lagi, hasil yang diraih atas Laos tersebut menjadi kekalahan pertama sepanjang sejarah pertemuan Timnas Indonesia atas negara itu.

Alhasil, Timnas Indonesia U-23 mengakhiri turnamen sebaga juru kunci grup B dengan satu poin saja. Pencapaian ini selaras dengan hasil dari berbagai turnamen yang diikuti sepanjang tahun 2009.

Dengan mengambil pelajaran dari SEA Games 2009, Timnas Indonesia U-23 di tahun ini diharapkan bisa meraih hasil yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apalagi, kepemimpinan masih berada di tangan yang sama yaitu Indra Sjafri, pelatih yang bawa Timnas Indonesia U-23 dapat medali emas SEA Games 2023.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Vietnam mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Filipina. Gol Kenji Nishioka sempat menyamakan skor, tetapi dianulir karena offside.
Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic mulai menatap tantangan baru bersama Juventus. Pemain muda Bosnia itu membawa ambisi besar setelah menerima tawaran dari Bianconeri.
Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Inter Milan mulai memantau kiper muda River Plate, Santiago Beltran. Nerazzurri harus bersaing dengan Manchester United untuk mendapatkan tanda tangannya.
Kritikan Fabio Capello soal Timnas Italia: Jangan Selalu Mengandalkan Pemain Sayap

Kritikan Fabio Capello soal Timnas Italia: Jangan Selalu Mengandalkan Pemain Sayap

Fabio Capello menyoroti penampilan Timnas Italia saat menghadapi Belgia. Ia meminta Gli Azzurri bermain lebih efektif ketika membangun serangan.
Saga Transfer Pertama Liverpool usai Tunjuk Julian Ward Jadi Direktur Olahraga Baru, The Reds OTW Bakar Uang

Saga Transfer Pertama Liverpool usai Tunjuk Julian Ward Jadi Direktur Olahraga Baru, The Reds OTW Bakar Uang

Liverpool resmi menunjuk Julian Ward sebagai direktur olahraga baru. Ia kembali ke Anfield untuk menjalani periode keduanya di posisi tersebut.
Komisi IV DPR RI Minta Dirjen PSDKP Jelaskan Secara Terbuka Soal Penyegelan 1.000-an Ton Udang di Jatim

Komisi IV DPR RI Minta Dirjen PSDKP Jelaskan Secara Terbuka Soal Penyegelan 1.000-an Ton Udang di Jatim

Penyegelan lebih dari 1.000 ton udang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) di sejumlah wilayah Jawa Timur menuai sorotan.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT