Dirumorkan Latih Timnas Indonesia, Timur Kapadze Blak-blakan Bongkar Kelemahan Skuad U-22 Jelang SEA Games 2025
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com -Ā Pelatih asal Uzbekistan, Timur Kapadze, yang kini tengah berada di Indonesia, ikut memberikan pandangannya mengenai performa Timnas Indonesia U-22. Komentarnya muncul usai skuad Garuda Muda telan kekalahan dari Mali dalam laga uji coba jelang SEA Games 2025.
Seperti diketahui, kedatangan Kapadze ke Tanah Air langsung menarik perhatian publik sepak bola nasional. Namanya bahkan disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti Patrick Kluivert, yang belum lama ini dilepas PSSI usai rangkaian hasil kurang memuaskan.
Situasi tersebut memicu spekulasi besar terkait siapa sosok yang layak mengisi kursi pelatih kepala Timnas Indonesia. Kapadze menjadi salah satu nama yang paling sering muncul dalam pembicaraan publik.
- tvOnenews.com - Julio Tri Saputra
Ā
Namun, rumor itu sedikit mereda setelah Kapadze buka suara dalam konferensi pers di kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (21/11/2025). Ia membeberkan alasan sebenarnya mengapa dirinya datang ke Indonesia.
Dalam acara tersebut, Kapadze tampil mencolok mengenakan batik hitam dengan corak merah hati. Ia hadir bersama sejumlah tokoh, termasuk pakar komunikasi Effendi Gazali yang ikut mendampinginya.
Ternyata, kedatangannya bukan untuk meneken kontrak sebagai pelatih Timnas Indonesia, melainkan membawa misi khusus sebagai duta pariwisata. Ia bekerja sama dengan EGI Resources untuk mempererat hubungan pariwisata antara Indonesia dan Uzbekistan.
Sebagai duta pariwisata, Kapadze dijadwalkan menjalani serangkaian agenda, mulai dari salat Jumat di Masjid Istiqlal hingga kunjungan ke destinasi wisata prioritas seperti Lombok dan Bali. Perannya fokus mengenalkan keindahan Indonesia ke dunia internasional.
āKedatangan saya ke sini untuk memenuhi undangan tentang pariwisata. Jadi tidak ada rencana secara resmi untuk wawancara terkait kepelatihan Timnas Indonesia,ā ujar Kapadze menjawab rumor yang berkembang.
Meski begitu, ia tidak menutup pintu jika suatu saat ada pembicaraan formal. Kapadze menegaskan bahwa dirinya selalu membuka diri terhadap peluang profesional.
āPada dasarnya saya akan mempelajari semua tawaran yang masuk. Saya terbuka dengan tawaran,ā tegasnya.
Di luar isu jabatan pelatih, Kapadze juga memberikan evaluasi terkait Timnas Indonesia U-22. Ia mengaku sempat menonton dua laga uji coba Garuda Muda melawan Mali yang menjadi bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025.
Hasil kedua laga itu memang fluktuatif. Timnas U-22 kalah 0-3 pada pertemuan pertama, namun bangkit dan bermain imbang 2-2 pada pertemuan kedua yang berlangsung sengit.
Kapadze memuji mentalitas pemain muda Indonesia. Ia menilai skuad tersebut mampu menunjukkan respons cepat setelah kekalahan telak.
āSaya sempat nonton Timnas Indonesia lawan Mali, saat laga pertama saya perhatikan bagus. Di pertandingan kedua mereka berkembang,ā tutur Kapadze.
Namun, sebagai pelatih yang sangat detail, ia menyoroti satu kelemahan utama yang perlu mendapatkan perhatian serius. Menurutnya, transisi dari menyerang ke bertahan masih menjadi titik rawan.
- Antara
Ā
āSatu elemen yang saya ingin komentari adalah transisi dari serangan ke pertahanan itu masih perlu diperbaiki,ā tegasnya memberikan analisis.
Masukan dari sosok sekelas Kapadze tentu menjadi perhatian bagi staf pelatih Timnas U-22. Mengingat waktu persiapan yang kian mepet, kelemahan tersebut harus segera dibenahi sebelum tampil di panggung SEA Games 2025.
Timnas Indonesia U-22 sendiri dijadwalkan memulai perjuangan mereka pada 5 Desember 2025. Garuda Muda akan menghadapi Singapura di Chiang Mai, Thailand, dalam pertandingan pembuka yang sangat menentukan.
(sub)
Load more