News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Tutupi Lagi, Meski Masuk FIFA Puskas Award 2025, Rizky Ridho Sebut Dulu Tak Kenal Gizi: Kita 8 Tahun Makan Sempol, Saya Baru Tahu Protein dari...

Siapa sangka, Rizky Ridho akui baru kenal makanan sehat di Timnas Indonesia.  Ridho pernah blak-blakan selama ini hanya makan sekadarnya demi mengisi perut agar
Sabtu, 22 November 2025 - 20:49 WIB
Gol spektakuler yang dicetak Rizky Ridho resmi masuk nominasi FIFA Puskas Award tahun ini.
Sumber :
  • Instagram/Rizky Ridho

tvOnenews.com - Siapa sangka, di balik sorotan kamera dan gemuruh stadion yang kini memuja namanya, sedikit yang tahu bahwa Rizky Ridho pernah tumbuh dalam kondisi yang jauh dari gambaran seorang atlet profesional. 

Pada masa kecil hingga awal kariernya, ia hidup tanpa pemahaman yang memadai soal gizi. Makanan sehat, nutrisi untuk pemulihan, atau asupan protein yang tepat bukanlah bagian dari hidupnya, yang penting perut terisi, latihan bisa jalan, dan hari berlalu seperti biasanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan seorang pemain yang kini bersanding dengan nama besar seperti Lamine Yamal dalam daftar FIFA Puskas Award 2025 justru dimulai dari ketidaktahuannya tentang apa yang masuk ke dalam tubuhnya sendiri.

Ridho tumbuh dengan kebiasaan makan seadanya, bahkan sering kali hanya makanan sederhana nan minimalis yang menjadi teman berlatih setiap hari. Kondisi inilah yang membuat kisah transformasinya makin dramatis. 

Dari seorang pemuda yang tak mengenal nutrisi hingga kini menjadi simbol perkembangan pesat sepak bola Indonesia di panggung dunia, perjalanan Ridho menjadi bukti bahwa perubahan gaya hidup bisa mengubah karier seorang atlet. 

Dan puncaknya: sebuah gol jarak jauh spektakuler yang menembus nominasi FIFA Puskas Award 2025, sebuah pencapaian nyaris mustahil bagi pemain Asia Tenggara selain Mohd. Faiz Subri pada 2016.

Pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho
Pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho
Sumber :
  • Tim tvOnenews - Julio Trisaputra

 

Dalam wawancaranya di podcast Sport77 Official, Rizky Ridho mengaku bahwa ia baru memahami arti penting makanan bergizi ketika bergabung bersama Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong. 

Sebelum itu, bek kelahiran Surabaya ini hanya makan sekadarnya. “Kadang saya beli tempe tahu Rp5.000, gitu aja sama sambel. Karena kita belum tahu makanan yang sehat itu kayak gimana, yang penting perut kita terisi,” ungkap Ridho jujur.

Cerita tersebut menggambarkan realitas umum di kalangan pemain sepak bola Indonesia, terutama yang berasal dari keluarga sederhana. 

Banyak dari mereka tumbuh dengan budaya makan tanpa memikirkan nutrisi. Makanan seperti gorengan, sempol, hingga mi instan tetap menjadi konsumsi harian meski sudah menjadi pesepak bola profesional. 

Ridho pun mengakui hal itu sambil tertawa mengenang masa lalunya: “Semua kita makan, yang penting cukup uangnya. Kita delapan tahun makan sempol.” 

Namun kebiasaan ini jelas berpotensi menghambat performa atlet, terutama dalam hal pemulihan dan stamina.

Kedatangan Shin Tae-yong membawa perubahan besar di tubuh Timnas. Mantan pelatih Korea Selatan itu tidak hanya fokus pada taktik, tetapi juga mengubah pola hidup pemain dari dasar. 

Pola makan, tidur, hingga latihan fisik semua diperketat. Edukasi gizi menjadi salah satu program kunci yang diterapkannya di berbagai level Timnas.

Ridho menyebut bahwa dirinya benar-benar baru paham soal nutrisi setelah dibimbing langsung oleh STY. 

“Saya baru tahu makanan yang mengandung protein, mengandung karbo benar-benar dari Coach Shin, dari Timnas ini, serius,” tuturnya. 

Shin dikenal detail, bahkan kerap menegur pemain yang kedapatan menyantap makanan yang tak sesuai standar selama pemusatan latihan.

Warisan STY kini terbukti tidak hilang meski Timnas Indonesia sudah ditangani Patrick Kluivert. Para pemain tetap menjaga gaya hidup sehat yang telah dibangun, termasuk Ridho yang kini menjadi salah satu contoh keberhasilan transformasi gizi di kalangan pesepak bola nasional.

Dari Perubahan Hidup ke Panggung Dunia: Puskas Award 2025

Puncak transformasi itu hadir ketika gol jarak jauh Ridho dari tengah lapangan ke gawang Arema FC pada Maret 2025 masuk nominasi FIFA Puskas Award 2025. 

Gol tersebut bukan hanya membuatnya viral, tetapi juga menempatkan namanya sejajar dengan pemain top dunia seperti Lamine Yamal, Declan Rice, hingga Santiago Montiel.

Selebrasi gol Rizky Ridho saat membela Persija Jakarta
Selebrasi gol Rizky Ridho saat membela Persija Jakarta
Sumber :
  • Instagram/@persija

 

Ini menjadikan Ridho pemain Indonesia pertama serta pemain Asia Tenggara kedua yang masuk nominasi Puskas, mengikuti jejak Mohd. Faiz Subri pada 2016. 

Sorotan media internasional pun berdatangan, menandai pengakuan global terhadap kualitas pemain Indonesia.

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza merasa bangga: “Pasti semua akan memilih dia jadi yang terbaik supaya dia bisa berangkat ke sana,” ujarnya. 

Namun ia tetap menyelipkan humor: “Dia memang mencetak gol cantik dan pantas masuk Puskas. Memang itu keberuntungan, tetapi dia mencetak gol yang bagus.”

Sementara rekannya, Thales Lira, memberikan penilaian teknis: “Gol yang bagus, gol dari jauh. Teknik dan akurasinya bagus untuk mencetak gol seperti itu.”

Nilai Pasar Meroket, Ridho Jadi Ikon Baru Sepak Bola Indonesia

Data Transfermarkt mencatat nilai pasar Ridho saat ini mencapai Rp9,56 miliar, menjadikannya salah satu pemain lokal termahal di Indonesia. 

Jika mengikuti pola Faiz Subri, yang nilai pasarnya melonjak drastis setelah memenangi Puskas Award, Ridho sangat mungkin menembus angka Rp10 miliar dalam waktu dekat.

Jika ia menjadi juara Puskas Award 2025, posisinya sebagai pemain lokal termahal akan makin tak terbantahkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih penting, kemenangannya dapat menjadi momentum besar bagi perkembangan sepak bola Indonesia, membuktikan bahwa pemain Tanah Air mampu bersaing dan diakui dalam kompetisi paling prestisius dunia.

Perjalanan dari remaja yang makan sempol tiap hari hingga kandidat Puskas Award menunjukkan satu hal: transformasi, disiplin, dan edukasi dapat mengubah nasib seorang pemain, bahkan hingga membuatnya berdiri sejajar dengan bintang dunia seperti Lamine Yamal. (udn)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Chelsea Mengamuk di Babak Kedua, Enzo Fernandez Lengkapi Comeback Sensasional Lawan West Ham

Chelsea Mengamuk di Babak Kedua, Enzo Fernandez Lengkapi Comeback Sensasional Lawan West Ham

Chelsea meraih kemenangan dramatis atas West Ham United pada lanjutan Liga Inggris setelah menang tipis 3-2 dalam laga menegangkan.
Jamin Iklim Investasi, Airlangga Ungkap Pesan Prabowo untuk Investor: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat!

Jamin Iklim Investasi, Airlangga Ungkap Pesan Prabowo untuk Investor: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat!

Menko Airlangga menyampaikan pesan Presiden agar seluruh investor tidak perlu khawatir terhadap kondisi dinamika pasar modal Indonesia saat ini.
Kritik Anggaran Bencana 2026 yang Hanya Rp179 M, Anggota Komisi VIII DPR Desak Kemensos Kaji Ulang

Kritik Anggaran Bencana 2026 yang Hanya Rp179 M, Anggota Komisi VIII DPR Desak Kemensos Kaji Ulang

Anggota Komisi VIII mempertanyakan langkah konkret yang dapat dilakukan Kemensos untuk menghadapi kondisi kebencanaan dengan keterbatasan anggaran.
Arsenal Mengamuk di Elland Road! Leeds United Dibantai 4-0, The Gunners Makin Kokoh di Puncak

Arsenal Mengamuk di Elland Road! Leeds United Dibantai 4-0, The Gunners Makin Kokoh di Puncak

Arsenal kembali ke jalur kemenangan usai meraih hasil impresif pada awal pekan ke-24 Liga Inggris 2025/2026.
Pemerintah Kebut Demutualisasi BEI, Siap Dipegang Danantara dan Investor Global

Pemerintah Kebut Demutualisasi BEI, Siap Dipegang Danantara dan Investor Global

Rosan Roeslani menyebut, peluang kepemilikan saham BEI nantinya tidak hanya terbuka bagi Danantara, tetapi juga bagi berbagai institusi keuangan global.
Jelang Lawan Vietnam, Hector Souto Percaya Diri Timnas Futsal Indonesia

Jelang Lawan Vietnam, Hector Souto Percaya Diri Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan ambisinya untuk mengantarkan skuad Garuda melangkah ke babak semifinal Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya.
background

Pekan ke-19

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 1 Februari 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
15:30
PSY
logo PSIM Yogyakarta
logo Persebaya Surabaya
PBY
19:00
DWU
logo Dewa United
Senin, 2 Februari 2026
logo Arema FC
AFC
15:30
PJW
logo Persijap
logo PSM Makassar
PSM
19:00
SPG
logo Semen Padang

Trending

IBC Beri 6 Rekomendasi untuk Perkuat Kepercayaan Investor dan Redam Gejolak di Pasar Modal Indonesia

IBC Beri 6 Rekomendasi untuk Perkuat Kepercayaan Investor dan Redam Gejolak di Pasar Modal Indonesia

IBC menegaskan, keberadaan pasar modal yang kredibel menjadi pilar penting dalam mendukung pembiayaan investasi, pendalaman pasar keuangan, serta peningkatan daya saing ekonomi nasional.
Puasa Ramadhan Bisa Batal karena Tak Sengaja Air Wudhu Tertelan? Simak Penjelasan Mengenai Hukumnya

Puasa Ramadhan Bisa Batal karena Tak Sengaja Air Wudhu Tertelan? Simak Penjelasan Mengenai Hukumnya

Salah satu yang kerap menimbulkan pertanyaan adalah saat berwudhu untuk shalat, khususnya ketika berkumur dan tanpa sengaja air wudhu tertelan. Apa hukumnya?
Atmosfer Futsal Bikin Merinding! Shayne Pattynama Puji Fans Indonesia

Atmosfer Futsal Bikin Merinding! Shayne Pattynama Puji Fans Indonesia

Bek Persija Jakarta, Shayne Pattynama mengaku takjub dengan atmosfer luar biasa yang tercipta saat menyaksikan langsung laga Timnas Futsal Indonesia kontra Irak
Seruan 31 Kabupaten Kota: Komitmen Menangkan Andar Amin di Musda Golkar Sumut

Seruan 31 Kabupaten Kota: Komitmen Menangkan Andar Amin di Musda Golkar Sumut

Sebanyak 31 Ketua DPD Kabupaten Kota menyerukan komitmen tidak akan berpaling dan memenangkan Andar Amin Harahap menjadi Ketua DPD Golkar Sumut.
Takluk dari Persib Bandung, Althaf Indie Minta Maaf dan Kirim Pesan Optimistis

Takluk dari Persib Bandung, Althaf Indie Minta Maaf dan Kirim Pesan Optimistis

Penyerang Persis Solo Althaf Indie menilai kekalahan timnya dari Persib Bandung menjadi motivasi untuk bangkit dan menatap pertandingan selanjutnya di Super League 2025/2026.
Arsenal Mengamuk di Elland Road! Leeds United Dibantai 4-0, The Gunners Makin Kokoh di Puncak

Arsenal Mengamuk di Elland Road! Leeds United Dibantai 4-0, The Gunners Makin Kokoh di Puncak

Arsenal kembali ke jalur kemenangan usai meraih hasil impresif pada awal pekan ke-24 Liga Inggris 2025/2026.
Jamin Iklim Investasi, Airlangga Ungkap Pesan Prabowo untuk Investor: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat!

Jamin Iklim Investasi, Airlangga Ungkap Pesan Prabowo untuk Investor: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat!

Menko Airlangga menyampaikan pesan Presiden agar seluruh investor tidak perlu khawatir terhadap kondisi dinamika pasar modal Indonesia saat ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT