GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Terkejut! Pernyataan Menpora Erick Thohir soal Timnas Indonesia U22 Disorot Tajam di SEA Games

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menegaskan dirinya bukan sosok yang pesimistis meski hanya menetapkan target medali perak bagi timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 Thailand.
Kamis, 27 November 2025 - 04:28 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menegaskan dirinya bukan sosok yang pesimistis meski hanya menetapkan target medali perak bagi timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 Thailand.

Pernyataan itu pun menjadi sorotan media Vietnam, thethao soal respons Erick Thohir soal Timnas Indonesia U22 di SEA Games 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Timnas Indonesia U-22 asuhan Indra Sjafri saat ini tengah mempersiapkan diri menuju SEA Games ke-33. Sejumlah laga uji coba telah dijalani, namun hasilnya dinilai belum sepenuhnya memuaskan. 

Di tengah situasi itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menetapkan target minimal satu medali perak untuk “Garuda Muda”.

Fakta bahwa juara bertahan sepak bola putra SEA Games itu kini hanya dibebani target mencapai final sempat memunculkan tanda tanya. 

Pasalnya, di banyak turnamen lain, target Indonesia untuk cabang sepak bola kerap dipasang sangat tinggi.

Namun Erick menegaskan, keputusan tersebut bukan bentuk keraguan terhadap kemampuan timnas U-22.

“Soal cabang olahraga beregu saat ini, perlu diingat bahwa tuan rumah adalah Thailand. Ya, ini jelas target yang bisa kita capai, entah itu futsal, basket, voli, atau sepak bola. Kita harus melihat masalah ini tanpa pesimis,” ujar Erick Thohir dikutip dari thethao, Kamis (27/11/2025).

Thailand Tuan Rumah, Tantangan Makin Berat

Erick menjelaskan, dalam cabang olahraga beregu, faktor tuan rumah selalu memiliki pengaruh besar. 

Thailand sebagai penyelenggara SEA Games 2025 tentu punya ambisi besar untuk merajai berbagai cabang, termasuk sepak bola.

“Karena negara tuan rumah pasti ingin memenangkan kejuaraan sepak bola, bola basket, dan sebagainya. Apa maksudnya? Angka-angka ini sebenarnya hanya proyeksi saat ini,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Erick, target perak adalah bentuk proyeksi realistis, bukan batas maksimal. Ia menegaskan, pemerintah tetap memberikan dukungan penuh agar federasi bisa mengirimkan skuad terbaik ke Thailand.

“Bukankah Kementerian Pemuda dan Olahraga mendukung federasi untuk mengirimkan atlet dan skuad terbaik? Kami sudah melakukannya. Sebelumnya, kami mengirimkan 946 atlet dengan anggaran 66 miliar rupiah. Jadi kami sedang mendorong hal ini,” ucapnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT