Media Inggris Sebut Giovanni van Bronckhorst Bisa Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia: Presentase Kemenangan 58%
- Instagram @giovannivbronckhorst
tvOnenews.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tengah berburu juru taktik baru menyusul berakhirnya masa kerja Patrick Kluivert, yang gagal membawa Timnas Indonesia melaju dari putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam sebulan terakhir, sejumlah nama telah dikaitkan dengan posisi kosong tersebut, termasuk Timur Kapadze dan Jesus Casas.
Salah satu nama yang paling menonjol dan diperkirakan menjadi kandidat kuat adalah Giovanni van Bronckhorst, asisten pelatih Liverpool.

- liverpoolfc.com
Eks legenda Barcelona dan Arsenal ini memiliki catatan manajerial impresif, seperti gelar Eredivisie bersama Feyenoord pada musim 2016-2017 dan dua trofi Piala KNVB.
Saat ini, Van Bronckhorst merupakan bagian dari staf pelatih Liverpool di musim 2025-2026, sebuah peran strategis yang diembannya setelah menggantikan John Heitinga.

- REUTERS/Toby Melville
Tak heran jika akhirnya salah satu media Inggris, Football Insider 247, turut memuat pemberitaan terkait Giovanni van Bronckhorst yang masuk radar PSSI.
Dalam laporannya, Football Insider 247 menuliskan bahwa asisten pelatih Liverpool tersebut disebut-sebut sedang mempertimbangkan tawaran menjadi pelatih kepala di Timnas Indonesia.
"Asisten pelatih Liverpool, Giovanni van Bronckhorst, sedang dipertimbangkan untuk mengisi posisi pelatih tim nasional Indonesia, menurut sumber yang dikutip oleh Football Insider,” tulis Football Insider 247, dikutip Selasa (25/11/2025).
Media Inggris tersebut menilai bahwa masuk akal jika nama Giovanni van Bronckhorst masuk dalam bursa pelatih Skuad Garuda.
Pasalnya, saat ini Timnas Indonesia juga diisi oleh banyak pemain keturunan yang berasal dari Belanda.

- AFC
Selain itu rekam jejak kepelatihan Giovanni van Bronckhorst juga menjadi alasan mengapa ahli taktik 50 tahun tersebut cukup memungkinkan untuk 'cabut' dari Liverpool.
"Dengan rekam jejak Van Bronckhorst yang pernah menangani Feyenoord, Guangzhou City, Rangers, dan Besiktas, serta memiliki persentase kemenangan 58%, kepindahannya dari Liverpool kini disebut sebagai kemungkinan,” tulis Football Insider 247.
Di sisi lain, Liverpool tengah menghadapi bencana di musim 2025/2026 akibat mengalami kemerosotan signifikan di kancah domestik dan Eropa.
Load more