News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Juara Bertahan Tersingkir, Media Vietnam Kritik Performa Timnas Indonesia

Timnas Indonesia U-22 harus menelan hasil pahit di SEA Games 2025 meski meraih kemenangan 3-1 atas Myanmar. Media Vietnam pun menyoroti kegagalan Garuda Muda.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:03 WIB
Skuad Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-22 mencatatkan hasil terburuk dalam 14 tahun terakhir setelah gagal melaju ke semifinal cabang sepak bola putra SEA Games 2025.

Kepastian pahit itu terjadi meski skuad Garuda Muda menutup fase grup dengan kemenangan 3-1 atas Myanmar U-22 di 700th Anniversary Stadium, Chiang Mai, Jumat (12-12-2025) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan tersebut ternyata belum cukup untuk mengantarkan Indonesia lolos ke babak semifinal melalui jalur runner-up terbaik.

Anak asuh Indra Sjafri harus tersingkir karena kalah dalam produktivitas gol dari Malaysia U-22, meski kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin dengan selisih gol identik (+1) dari dua pertandingan.

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri
Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym.

Dalam laga tersebut, Timnas Indonesia U-22 sempat tertinggal lebih dulu setelah Min Maw Oo, pemain bernomor punggung 22 Myanmar, mencetak gol pada menit ke-29.

Garuda Muda kemudian bangkit dan membalikkan keadaan lewat gol Toni Firmansyah pada menit ke-45 serta dua gol Jens Raven di menit ke-89 dan 90+5.

Sorotan Tajam Media Vietnam

Media Vietnam, The Thao247, menjadi salah satu pihak yang paling vokal mengulas kegagalan Timnas Indonesia U-22. Meski meraih kemenangan dengan skor meyakinkan, Indonesia tetap harus angkat koper dari ajang SEA Games 2025.

Dalam laporannya, The Thao247 menyoroti fakta bahwa Indonesia datang ke turnamen sebagai juara bertahan, namun tidak mampu melangkah ke semifinal meski tampil dominan sepanjang laga.

Mereka menulis bahwa Indonesia “tetaplah juara bertahan SEA Games, tetapi kemenangan telak atas Myanmar tidak cukup membawa mereka ke semifinal.”

Sejak awal pertandingan, Indonesia disebut tampil agresif dan langsung menekan pertahanan Myanmar. Serangan demi serangan dilancarkan dari berbagai sisi, termasuk mengandalkan lemparan ke dalam jarak jauh yang kerap menjadi senjata andalan.

Namun, upaya tersebut tidak langsung membuahkan hasil. Myanmar justru menunjukkan pertahanan disiplin dan mampu meredam gempuran Garuda Muda.

Di tengah tekanan Indonesia, Myanmar secara mengejutkan berhasil mencetak gol lebih dulu. Pada menit ke-30, Min Maw Oo melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang tak mampu diantisipasi kiper Indonesia.

Gol tersebut membuat Indonesia meningkatkan intensitas serangan. Keseimbangan permainan Myanmar akhirnya runtuh menjelang turun minum.

Kesalahan fatal yang dilakukan kiper Myanmar membuat bola terlepas, dan Toni berhasil memanfaatkannya untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut disebut menjadi titik balik kebangkitan Indonesia.

Memasuki babak kedua, Indonesia tampil semakin menekan. Serangan melalui umpan silang dan situasi bola mati terus dilancarkan, tetapi lemahnya penyelesaian akhir menjadi kendala utama.

Myanmar tetap bertahan dengan disiplin tinggi, membuat para pemain Indonesia kesulitan menambah gol dan mulai terlihat frustrasi.

Harapan kembali muncul pada menit ke-88 ketika Jens Raven mencetak gol memanfaatkan kemelut di depan gawang, membawa Indonesia unggul 2-1.

Namun, keunggulan itu masih belum cukup. Indonesia membutuhkan dua gol tambahan untuk memastikan tiket ke semifinal.

Striker Timnas Indonesia U-23, Jens Raven
Striker Timnas Indonesia U-23, Jens Raven
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Drama terjadi di masa tambahan waktu. Jens Raven kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit 90+5, mengubah skor menjadi 3-1 dan memastikan kemenangan bagi Indonesia.

Meski demikian, seperti ditegaskan The Thao247, kemenangan tersebut tetap tidak mengubah nasib Garuda Muda.

Media Vietnam itu menjelaskan bahwa Indonesia dan Malaysia sama-sama berada di posisi runner-up terbaik dengan poin dan selisih gol identik. Namun, Indonesia kalah dalam jumlah gol yang dicetak, sehingga harus rela tersingkir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, The Thao247 menilai bahwa perjuangan keras Indonesia yang berujung kemenangan tidak cukup untuk menyelamatkan langkah mereka. Drama hingga menit terakhir justru berakhir dengan kegagalan yang menyakitkan bagi juara bertahan.

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Bogor Teriak! Dedi Mulyadi Didesak Tangani Dua Masalah Krusial, dari Alih Fungsi Lahan hingga Tambang Dibuka

Warga Bogor Teriak! Dedi Mulyadi Didesak Tangani Dua Masalah Krusial, dari Alih Fungsi Lahan hingga Tambang Dibuka

Pemuda tersebut juga menyinggung kondisi di bagian hulu sungai yang kini dimanfaatkan sebagai kawasan wisata, serta menyebut adanya aktivitas penebangan hutan.
Jurnalis Italia Beri Kritik Pedas AC Milan, Model Investasi RedBird yang Terlalu Pelit Bikin Rossoneri Gagal Juara

Jurnalis Italia Beri Kritik Pedas AC Milan, Model Investasi RedBird yang Terlalu Pelit Bikin Rossoneri Gagal Juara

Suasana tidak kondusif kembali menyelimuti AC Milan dalam beberapa hari terakhir. Gelombang kritik dari berbagai pihak muncul seiring menurunnya performa tim.
Polda Jatim Bongkar Komplotan Curat Lintas Provinsi, Beraksi di 13 TKP

Polda Jatim Bongkar Komplotan Curat Lintas Provinsi, Beraksi di 13 TKP

Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang dilakukan oleh komplotan spesialis rumah kosong lintas provinsi.
Penumpang KAI Bandara Tembus 49.715 Orang saat May Day, Dirut Singgung Komitmen

Penumpang KAI Bandara Tembus 49.715 Orang saat May Day, Dirut Singgung Komitmen

KAI Bandara mencatat sebanyak 49.715 penumpang telah dilayani selama periode libur May Day yang berlangsung pada 30 April hingga 3 Mei 2026 di wilayah Sumut
John Herdman Diam-Diam Pantau Mathew Baker Cs, Begini Reaksi sang Pelatih usai Timnas Indonesia U-17 Kandaskan China

John Herdman Diam-Diam Pantau Mathew Baker Cs, Begini Reaksi sang Pelatih usai Timnas Indonesia U-17 Kandaskan China

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberi reaksi atas kemenangan tim U-17 atas China. Sang juru taktik tim senior memantau kiprah Mathew Baker dan kolega.
Bung Harpa Blak-blakan soal Peluang Persib Bandung di Tiga Laga Sisa Super League: El Clasico Kontra Persija Harus

Bung Harpa Blak-blakan soal Peluang Persib Bandung di Tiga Laga Sisa Super League: El Clasico Kontra Persija Harus

Pengamat sepak bola Bung Harpa menilai peluang Persib Bandung di sisa tiga laga Super League masih terbuka lebar. Namun, ia menegaskan laga “El Clasico” Persija

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT