News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025, Pengamat Singgung Tanggung Jawab Zainuddin Amali

Sorotan tajam kembali mengarah ke internal PSSI seusai kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Kali ini, kritik datang dari pengamat sepak bola nasional Binder Singh yang dikenal sebagai pengelola akun 'Bola Bung Binder'.
Minggu, 14 Desember 2025 - 02:24 WIB
Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar
Sumber :
  • Timnas Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Sorotan tajam kembali mengarah ke internal PSSI seusai kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Kali ini, kritik datang dari pengamat sepak bola nasional Binder Singh yang dikenal sebagai pengelola akun 'Bola Bung Binder'. 

‎Melalui podcast terbarunya yang dirilis pada Sabtu (13/12), Binder secara terbuka meminta pertanggungjawaban Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali. Ia menilai Amali memiliki posisi sentral dalam pengambilan keputusan terkait Timnas Garuda Muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Binder menegaskan bahwa kegagalan di SEA Games tidak bisa dilepaskan dari struktur kepemimpinan federasi. Menurutnya, publik berhak mengetahui siapa pihak yang paling bertanggung jawab atas hasil mengecewakan tersebut.

‎Dalam penjelasannya, Binder turut menyoroti unggahan Instagram anggota Exco PSSI, Arya Sinuligga. Unggahan tersebut berisi pengakuan Arya yang menyatakan tidak memahami urusan Timnas sepak bola putra di SEA Games.

‎Binder menilai pernyataan itu justru membuka tabir alur kewenangan di tubuh PSSI. Ia menafsirkan bahwa pengelolaan Timnas U-22 SEA Games sepenuhnya berada di bawah kendali Zainuddin Amali.

‎Tak berhenti di situ, Binder juga menyinggung proses penunjukan Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-22. Ia menyebut keputusan tersebut merupakan bagian dari kebijakan yang berada dalam lingkup tanggung jawab Amali.

‎Target tinggi berupa medali emas pun kembali dipersoalkan. Binder mengungkapkan bahwa target tersebut berbeda dengan arahan Kemenpora yang hanya membebankan capaian medali perak.

‎Kenyataannya, Timnas Indonesia U-22 justru gagal meraih satu pun medali di SEA Games 2025. Bahkan, langkah Garuda Muda harus terhenti lebih awal setelah tersingkir di fase grup.

‎Binder menilai kondisi tersebut sebagai kegagalan menyeluruh yang tak bisa dibebankan semata kepada tim pelatih. Ia menegaskan bahwa ada aspek nonteknis yang juga perlu dievaluasi secara jujur dan terbuka.

‎“Indra Sjafri sudah menyatakan bertanggung jawab secara teknis. Sekarang pertanyaannya, siapa yang bertanggung jawab secara nonteknis?” ujar Binder.

‎Ia menambahkan, seharusnya ada komunikasi dan diskusi intens antara jajaran pimpinan PSSI dengan pelatih. Terutama terkait laga krusial melawan Myanmar yang membutuhkan kemenangan dengan selisih gol tertentu.

‎Ketidaksiapan menghadapi situasi tersebut dinilai sebagai bukti lemahnya perencanaan. Binder juga menyoroti keputusan teknis, termasuk penggunaan pemain seperti Ivar Jenner, yang dianggap tidak sesuai dengan kapasitas idealnya.

‎Situasi semakin ironis ketika Binder menyinggung absennya Zainuddin Amali dalam mendampingi tim secara langsung di Thailand. Padahal, Amali disebut sebagai penanggung jawab utama Timnas Indonesia U-22.

‎Meski menyebut kegagalan ini sebagai sesuatu yang memalukan, Binder menegaskan kritiknya tidak ditujukan untuk menjatuhkan Timnas. Ia justru ingin mendorong adanya transparansi dan akuntabilitas di tubuh federasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎“Kalau Erick Thohir bisa minta maaf atas kegagalan Timnas senior, maka publik berhak menunggu siapa dari PSSI yang bertanggung jawab atas kegagalan SEA Games ini,” tegas Bung Binder.

‎Binder pun menutup pandangannya dengan menegaskan bahwa evaluasi tidak boleh berhenti di level pelatih saja. Publik kini menantikan keberanian Zainuddin Amali untuk tampil ke hadapan publik dan menjelaskan kegagalan Timnas U-22 yang sempat digadang-gadang bertabur talenta, namun justru pulang tanpa prestasi.(igp/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Legenda Voli Korea Kaget Lihat Kualitas Asli Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Legenda Voli Korea Kaget Lihat Kualitas Asli Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Pevoli veteran Korea Selatan Bae Yoo-na memberikan penilaian mengejutkan terkait kualitas permainan Megawati Hangestri Pertiwi usai keduanya menjalani latihan -
Prediksi Mengejutkan Media Thailand soal Pertandingan Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Cetak Gol Lebih Dulu

Prediksi Mengejutkan Media Thailand soal Pertandingan Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Cetak Gol Lebih Dulu

Media Thailand, Siamsport, membuat prediksi menarik jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka menilai Timnas Indonesia berpeluang mencetak gol lebih dahulu.
Menteri Pertanian Pastikan Produksi Padi Aman di Tengah Ancaman El Nino

Menteri Pertanian Pastikan Produksi Padi Aman di Tengah Ancaman El Nino

Fenomena El Nino kategori sangat kuat bersamaan dengan musim kemarau menghasilkan kondisi atmosfer Indonesia yang kering. Pemerintah pastikan produksi padi aman
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, 20 Rumah Rusak dan Ada Korban Tewas

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, 20 Rumah Rusak dan Ada Korban Tewas

Gempa Magnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10/2026) pukul 06.55 WITA.
Hilirisasi Nikel Ubah Wajah Ekonomi Indonesia

Hilirisasi Nikel Ubah Wajah Ekonomi Indonesia

Hilirisasi nikel menjadi salah satu kebijakan industri yang mulai mengubah struktur ekspor Indonesia. Proyek ini mengubah wajah industri Indonesia dari pengolah
Kabar Buruk Hantam Malaysia Usai Menang 6-0 atas Singapura, Harimau Malaya Pincang Jelang Lawan Vietnam di Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026

Kabar Buruk Hantam Malaysia Usai Menang 6-0 atas Singapura, Harimau Malaya Pincang Jelang Lawan Vietnam di Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia mendapat kabar buruk jelang laga perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026. Harimau Malaya dipastikan tidak diperkuat kapten mereka, Dion Cools.

Trending

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Pevoli senior Korea, Kim Hee-jin, memberikan penilaian jujur terhadap Megawati Hangestri yang akan menjalani tantangan baru bersama Hyundai Hillstate. Katanya..
Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Sindikat Pencurian Modus Geser Tas Milik WNA di Mal

Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Sindikat Pencurian Modus Geser Tas Milik WNA di Mal

Atas perbuatannya, keempat terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti selanjutnya dibawa ke Polres Metro Bekasi untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pihak kepolisian akhirnya mengungkap kasus majikan membakar sopirnya hidup-hidup secara detail. Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, majikan disebut jarang berinteraksi dengan masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT