News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pandit Senior Vietnam Sebut Timnas Indonesia U22 Gagal Total: Sepanjang Pertandingan Mereka Sangat Buruk

Pandit senior Vietnam, Phan Anh Tu, menilai penampilan Timnas Indonesia U22 di SEA Games 2025 sangat buruk dan mengaku tak terkejut dengan kegagalan Garuda.
Minggu, 14 Desember 2025 - 07:38 WIB
Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Sumber :
  • ANTARA FOTO/NAY/sth/foc.

tvOnenews.com - Kegagalan Timnas Indonesia U22 di SEA Games 2025 turut mendapat sorotan dari pandit senior Vietnam. Ia mengaku tidak terkejut melihat Garuda Muda tersingkir dari turnamen tanpa membawa pulang satu pun medali.

Tersingkirnya Timnas Indonesia U22 sebelum mencapai babak semifinal menjadi pukulan berat bagi publik sepak bola nasional. Hasil tersebut terasa menyakitkan mengingat Indonesia memiliki tradisi kuat di ajang sepak bola SEA Games.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ironisnya, skuad Garuda Muda justru menutup fase grup dengan kemenangan. Namun, hasil positif itu tetap tidak cukup untuk mengantarkan Indonesia melangkah ke empat besar. Situasi ini menciptakan paradoks: menang di laga terakhir, tetapi harus mengakhiri turnamen lebih cepat.

Kemenangan 3-1 atas Myanmar di Chiang Mai sejatinya diharapkan menjadi penutup manis fase grup. Akan tetapi, ketatnya persaingan antarkontestan serta perhitungan agresivitas gol membuat Timnas Indonesia U22 tetap gagal melaju ke semifinal SEA Games 2025, meski meraih tiga poin penuh.

Jens Raven dan Rafael Struick
Jens Raven dan Rafael Struick
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

Kepastian tersingkirnya Indonesia terjadi pada Jumat (12/12/2025) usai laga terakhir Grup C melawan Myanmar yang digelar di Stadion 700th Anniversary of Chiang Mai, Thailand. Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia U22 sempat tertinggal lebih dulu setelah Min Maw Oo mencetak gol pada menit ke-29.

Kegagalan ini terasa semakin kontras jika dibandingkan dengan pencapaian sebelumnya, di mana Timnas Indonesia berhasil meraih medali emas pada edisi SEA Games terdahulu. Meski masih berada di bawah arahan pelatih yang sama, Indra Sjafri, kali ini Garuda Muda bahkan tidak mampu menembus semifinal.

Seorang pandit sepak bola Vietnam, Phan Anh Tu, mengaku tidak terkejut dengan kegagalan Timnas Indonesia U22 di SEA Games 2025. Menurutnya, performa buruk sudah terlihat sejak awal turnamen.

"Sebenarnya, bagi saya, tersingkirnya Indonesia tidak terlalu menyakitkan," ujar pandit Vietnam, Phan Anh Tu, seperti dilansir tvOnenews.com.

Ia menilai Timnas Indonesia U22 sejak pertandingan perdana sudah menunjukkan tanda-tanda negatif.

"Sejak pertandingan pertama mereka melawan Filipina, saya merasakan kurangnya tanggung jawab dan performa buruk dari tim Indonesia," tegas Phan Anh Tu.

Tak hanya itu, Phan Anh Tu juga mengkritik kualitas permainan Garuda Muda, terutama dalam hal umpan dan pergerakan pemain.

"Sepanjang pertandingan, umpan dan pergerakan mereka sangat buruk, kan? Umpannya bagus, tetapi lihat bagaimana para penyerang melepaskan diri dan berlari. Kepekaan mereka dalam mengontrol bola dan menilai lintasan bola benar-benar melenceng," ujar Phan Anh Tu.

Lebih lanjut, ia menilai Timnas Indonesia U22 tidak memiliki persiapan yang matang untuk menghadapi SEA Games 2025.

"Umpan-umpannya sangat bagus, tetapi hampir tidak ada sentuhan artistik. Ini menunjukkan bahwa persiapan timnas Indonesia untuk pertandingan tersebut buruk. Umpan-umpannya tidak terkoordinasi. Selain itu, kesadaran dan pergerakan posisi para penyerang sangat buruk. Stamina para penyerang sangat buruk," ujar Phan Anh Tu.

Padahal, dalam masa persiapan, Timnas Indonesia U22 asuhan Indra Sjafri telah menjalani sejumlah laga uji coba melawan Mali dan India. Namun, dari rangkaian pertandingan tersebut, Garuda Muda tidak mampu meraih kemenangan.

Secara matematis, Timnas Indonesia U22 sebenarnya masih berpeluang lolos ke semifinal jika mampu menang atas Myanmar dengan selisih tiga gol. Sayangnya, Indonesia hanya mencatatkan kemenangan 3-1, yang membuat mereka kalah bersaing dalam perhitungan selisih dan agresivitas gol.

Tersingkirnya Timnas Indonesia U22 di SEA Games 2025 pun menambah daftar kegagalan Garuda Muda, setelah sebelumnya juga gagal di Piala AFF U23 2025 serta Kualifikasi Piala Asia U23 2026. (far/ind)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia dari Angkat Besi Kelas 75kg Asian Games 2026

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia dari Angkat Besi Kelas 75kg Asian Games 2026

Indonesia berhasil meraih medali emas keduanya pada gelaran Asian Games 2026 lewat Rahmat Erwin Abdullah di cabang olahraga angkat besi, Sabtu 26 September.
4 Drakor Terbaru Oktober 2026 yang Wajib Masuk Watchlist, Bertabur Bintang Besar

4 Drakor Terbaru Oktober 2026 yang Wajib Masuk Watchlist, Bertabur Bintang Besar

Drakor terbaru Oktober 2026 menghadirkan empat judul dengan cerita menarik dan jajaran bintang besar, dari Kim So-hyun hingga Kim You-jung.
Jokowi Pamer KTA PSI di Bandung, Tegaskan Sudah Resmi Jadi Anggota PSI sejak Oktober 2025: Angka Tujuhnya Banyak Sekali

Jokowi Pamer KTA PSI di Bandung, Tegaskan Sudah Resmi Jadi Anggota PSI sejak Oktober 2025: Angka Tujuhnya Banyak Sekali

Jokowi pamer KTA PSI saat Rakorda DPD PSI Kota Bandung. Ia menegaskan telah resmi menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025 dan membacakan nomor keanggotaannya.
Pelatih Hyundai Hillstate Bongkar Perubahan Besar Tim, Megawati Hangestri Jadi Tumpuan Baru

Pelatih Hyundai Hillstate Bongkar Perubahan Besar Tim, Megawati Hangestri Jadi Tumpuan Baru

Hyundai Hillstate menyiapkan perubahan besar jelang musim 2026/2027 setelah kehilangan Yang Hyo-jin. Dalam strategi barunya, Megawati Hangestri diproyeksikan.
Program MBG Berbenah, BGN Pelajari MBG Negeri Sakura

Program MBG Berbenah, BGN Pelajari MBG Negeri Sakura

BGN terus berbenah demi mematangkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa di Indonesia. Tak cuma berpatokan pada sistem dalam negeri,
Akhiri Perjuangan di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Tim Renang Indonesia Berhasil Pecahkan 7 Rekor Nasional

Akhiri Perjuangan di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Tim Renang Indonesia Berhasil Pecahkan 7 Rekor Nasional

Tim Renang Indonesia baru saja mengakhiri perjuangan mereka di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya yang melangsungkan pertandingan terkahir Jumat 25 September kemarin

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT