News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2 Alasan John Herdman Pilih Timnas Indonesia Ketimbang Honduras, Media Asing: Indonesia Tidak Main-main!

Media asing mengungkap dua alasan kuat John Herdman lebih memilih Timnas Indonesia ketimbang Honduras, mulai dari kontrak jangka panjang hingga tawaran finansial yang menggiurkan.
Jumat, 26 Desember 2025 - 07:30 WIB
John Herdman saat melatih Toronto FC
Sumber :
  • Toronto FC

tvOnenews.com - Kabar kedekatan John Herdman dengan Timnas Indonesia terus menjadi perbincangan hangat, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga menarik perhatian media internasional.

Pelatih asal Inggris tersebut disebut semakin condong menerima pinangan PSSI, meski sebelumnya juga masuk radar Timnas Honduras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam beberapa pekan terakhir, nama John Herdman santer dikaitkan sebagai calon pengganti Patrick Kluivert di kursi pelatih Skuad Garuda.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir bahkan disebut telah melakukan pertemuan langsung dengan mantan pelatih Timnas Kanada tersebut.

John Herdman, eks Kanada dihubungkan dengan Timnas Indonesia
John Herdman, eks Kanada dihubungkan dengan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Major League Soccer

Media asing, khususnya Once Noticias asal Honduras, mengulas secara rinci faktor-faktor yang membuat Herdman lebih memilih Indonesia dibanding Honduras. 
Setidaknya, ada dua alasan utama yang menjadi penentu keputusan pelatih berusia 50 tahun itu.

1. Kontrak Jangka Panjang yang Lebih Menjanjikan

Salah satu faktor krusial yang disorot media asing adalah durasi kontrak yang ditawarkan PSSI.

Once Noticias menyebut bahwa John Herdman berpeluang mendapatkan kontrak jangka panjang selama empat tahun, mencakup periode 2026 hingga 2030.

Dalam laporannya, media tersebut menulis, "Menurut laporan internasional, Herdman telah menyelesaikan kesepakatan untuk menjadi manajer baru tim nasional Indonesia untuk siklus 2026-2030."

Durasi kontrak yang panjang ini dinilai memberi kepastian proyek jangka menengah hingga panjang, sesuatu yang tidak ditawarkan secara jelas oleh Federasi Sepak Bola Honduras (FFH).

Lambannya pengambilan keputusan di internal FFH membuat peluang merekrut pelatih top seperti Herdman akhirnya lepas.

Once Noticias bahkan menilai federasi Honduras kehilangan momentum karena terlalu berhati-hati.

"Federasi Sepak Bola Honduras (FFH) terus bermain aman dan berencana untuk merekrut direktur olahraga terlebih dahulu, pelatih-pelatih top terus lolos dari genggaman mereka."

2. Faktor Finansial

Alasan kedua yang tak kalah menentukan adalah aspek finansial.

Media asing menilai PSSI mampu memberikan penawaran ekonomi yang jauh lebih menarik dibanding Honduras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

""TIDAK" LAGI UNTUK H! John Herdman MENOLAK Honduras dan Tergoda oleh Jutaan Dollar dari Tim Eksotis," tegas Once Notocoas.

Disebutkan bahwa Herdman bakal menerima gaji bernilai ribuan dolar per bulan, angka yang dinilai tidak mampu direalisasikan oleh FFH dalam waktu singkat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Kembali Dipercaya Kawal Gawang Ajax, Ini Alasan Pelatih Geser Marc-Andre Ter Stegen

Tampil di leg kedua, Maarten Paes menjadi kiper utama Ajax menantang Shelbourne FC di Tolka Park, Jumat (14/8/2026) dini hari WIB. 
Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT