GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disebut Mirip Jose Mourinho: Gaya Melatih John Herdman Dinilai Cocok untuk Timnas Indonesia, Apa Dampaknya bagi Skuad Garuda?

John Herdman santer dikabarkan bakal menahkodai Timnas Indonesia. Sementara gaya kepemimpinannya disebut-sebut mirip dengan Jose Mourinho. Apa dampaknya bagi skuad
Sabtu, 27 Desember 2025 - 20:40 WIB
Disebut Mirip Jose Mourinho: Gaya Melatih John Herdman Dinilai Cocok untuk Timnas Indonesia, Apa Dampaknya bagi Skuad Garuda?
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Perbandingan dua pelatih beda generasi dan level kompetisi, John Herdman dan Jose Mourinho, belakangan mencuat ke ruang publik. Bukan tanpa sebab. 

Nama Herdman santer dikabarkan bakal menahkodai Timnas Indonesia menggantikan Patrick Kluivert, sementara gaya kepemimpinannya disebut-sebut memiliki kemiripan dengan Mourinho, khususnya dalam hal strategi non-teknis seperti perang psikologis jelang pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah transisi penting Timnas Indonesia, perbandingan ini menjadi relevan. Herdman dikenal sebagai pelatih modern dengan pendekatan mental dan disiplin tinggi, sementara Mourinho adalah simbol pragmatisme dan kecerdikan taktik di level klub elite Eropa. 

Pertanyaannya, apakah kemiripan karakter itu bisa menjadi fondasi kuat bagi masa depan sepak bola Indonesia?

Psywar sebagai Bagian dari Strategi

Pengamat sepak bola nasional Binder Singh menilai John Herdman memiliki karakter unik yang kerap menggunakan psywar atau perang psikologis sebelum laga. Menurutnya, pendekatan ini bertujuan meruntuhkan mental lawan bahkan sebelum pertandingan dimulai.

“Dia (John Herdman) biasa psywar juga nih sebelum pertandingan. Nah ini menarik juga nanti bagi kita ada bumbu-bumbu juga kan. Dia sering psywar juga mirip-mirip Jose Mourinho lah,” ujar Binder Singh, dikutip dari kanal YouTube Bola Bung Binder, Sabtu (27/12/2025).

Dalam sepak bola modern, psywar bukan hal baru. Jose Mourinho dikenal luas sebagai pelatih yang lihai memainkan narasi di media, mulai dari konferensi pers hingga pernyataan kontroversial yang menyasar wasit, lawan, bahkan federasi. Tujuannya jelas: mengalihkan tekanan dari timnya dan menanamkan keraguan pada kubu lawan.

Herdman, meski berkarier di lingkungan yang berbeda, dinilai memiliki insting serupa. Ia kerap memanfaatkan momentum pra-pertandingan untuk membangun kepercayaan diri timnya, sekaligus mengganggu fokus lawan.

Gaya Taktik: Pragmatis vs Progresif

Jika Mourinho dikenal dengan pendekatan pragmatis—mengutamakan hasil, pertahanan solid, dan efisiensi, Herdman cenderung lebih progresif. 

Saat melatih tim nasional sebelumnya, Herdman menitikberatkan pada transisi cepat, intensitas tinggi, dan kolektivitas tim.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa kemiripan Herdman dan Mourinho lebih terletak pada aspek manajerial dan mentalitas, bukan semata skema permainan. Mourinho membangun tim dengan struktur ketat dan kontrol ruang, sementara Herdman lebih fleksibel dalam merespons karakter pemain yang tersedia.

Dalam konteks Timnas Indonesia, pendekatan Herdman bisa menjadi lebih relevan. Skuad Merah Putih memiliki energi, kecepatan, dan determinasi, tetapi masih membutuhkan sentuhan disiplin dan manajemen tekanan di laga besar.

Disiplin Ketat dalam Seleksi Pemain

Selain psywar, Binder Singh juga menyoroti sisi disiplin Herdman, terutama dalam urusan pemilihan pemain. Ia menilai Herdman sebagai pelatih yang tidak mudah diintervensi dalam keputusan teknis.

“Walau begitu, Herdman adalah pelatih yang mempunyai disiplin tinggi, terkhusus pada seleksi pemain untuk timnya,” ujar Binder Singh.

Menurutnya, aspek ini sangat krusial bagi Timnas Indonesia. Seleksi berbasis performa dan kebutuhan taktik akan menciptakan kultur kompetitif yang sehat. Binder bahkan menegaskan agar urusan teknis seperti ini tidak diganggu oleh pihak mana pun.

Kabar Kesepakatan dengan PSSI

Binder Singh juga mengungkapkan bahwa proses negosiasi antara John Herdman dan PSSI sudah berada di tahap akhir. Meski kontrak belum ditandatangani secara resmi, kesepakatan disebut telah tercapai.

“Semua kesepakatan telah tercapai antara kedua belah pihak. Dan menariknya, John Herdman memilih Indonesia yang pertama, karena nilai kontrak dari PSSI lebih baik dari dua negara yang menawarkan dia kontrak,” kata Binder Singh, masih dari kanal YouTube Bola Bung Binder.

Keputusan Herdman memilih Indonesia dinilai sebagai sinyal positif, sekaligus menunjukkan keseriusan PSSI dalam membangun Timnas yang kompetitif.

Apakah Ini Mempengaruhi Masa Depan Timnas?

Jika Herdman benar-benar menukangi Timnas Indonesia, kombinasi psywar ala Mourinho, disiplin seleksi pemain, dan pendekatan taktik modern bisa menjadi modal besar. 

Namun, keberhasilan tetap bergantung pada dukungan sistem, kesabaran publik, dan konsistensi proyek jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbandingan dengan Mourinho mungkin terlalu tinggi secara prestasi, tetapi dari sisi mentalitas pemenang dan kecerdikan membaca situasi, Herdman berpotensi membawa warna baru. 

Bagi Indonesia, ini bukan sekadar pergantian pelatih, melainkan peluang membangun identitas tim nasional yang lebih matang dan berani bersaing di level Asia. (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sulsel Defisit Pendapatan Daerah Rp91 M, Gerindra Ingatkan Pemprov: Jangan Bebani Masyarakat

Sulsel Defisit Pendapatan Daerah Rp91 M, Gerindra Ingatkan Pemprov: Jangan Bebani Masyarakat

Pemerintahan Provinisi Sulawesi Selatan alami deficit pendapatan daerah Rp19 miliar. Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulsel desak Pemprov Sulsel segera mencari for
Cetak Gol dan Bawa Timnya Juara, Pemain Keturunan Australia Akui Dapat Panggilan Timnas Indonesia Buat Piala AFF U-19 2026

Cetak Gol dan Bawa Timnya Juara, Pemain Keturunan Australia Akui Dapat Panggilan Timnas Indonesia Buat Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia dapat amunisi jelang Piala AFF U-19 2026. Penyerang keturunan Australia milik Persija, Theodore Leeming, mengonfirmasi dirinya dapat panggilan.
John Herdman Full Senyum, Kevin Diks Masuk Best Eleven Bundesliga

John Herdman Full Senyum, Kevin Diks Masuk Best Eleven Bundesliga

Bersama klubnya, Borussia Monchengladbach, Kevin Diks menutup Bundesliga dengan kemenangan telak 4-0 dari Hoffenheim, pada Sabtu (16/5/2026). 
Purbaya Sebut MBG hingga Belanja Alutsista Tak Ganggu APBN: Kita Sudah Hitung

Purbaya Sebut MBG hingga Belanja Alutsista Tak Ganggu APBN: Kita Sudah Hitung

Purbaya mengklaim seluruh pembiayaan telah dirancang dengan tetap menjaga batas defisit fiskal di bawah tiga persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Samsung Terancam Lumpuh 18 Hari, Pemerintah Korea Selatan Turun Tangan Cegah Mogok Kerja Massal

Samsung Terancam Lumpuh 18 Hari, Pemerintah Korea Selatan Turun Tangan Cegah Mogok Kerja Massal

Samsung Electronics terancam mogok kerja 18 hari dengan potensi 47 ribu pekerja ikut aksi. Pemerintah Korea Selatan khawatir dampaknya ke ekonomi nasional.
Calvin Verdonk Pecahkan Rekor Baru Resmi Jadi Pemain Timnas Indonesia Pertama yang Lolos ke Liga Champions

Calvin Verdonk Pecahkan Rekor Baru Resmi Jadi Pemain Timnas Indonesia Pertama yang Lolos ke Liga Champions

Penggawa Timnas Indonesia Calvin Verdonk resmi mengukir tinta emas dalam sejarah sepak bola tanah air. Bek kiri andalan Skuad Garuda tersebut sukses membantu ..

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kaget karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua. Dedi Mulyadi heran padahal dirinya bukan menteri, hanya gubernur
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT