News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Tidak Mungkin Terjadi! Begini Alasan Pemain Ini Gagal Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Upaya PSSI untuk menaturalisasi gelandang Jairo Riedewald dipastikan kandas. Kegagalan tersebut membuat sepak bola Indonesia kehilangan peluang memiliki pemain kelas atas, sekaligus menyingkap beratnya hambatan hukum dalam ambisi memperkuat tim nasional melalui jalur naturalisasi.
Sabtu, 27 Desember 2025 - 23:48 WIB
Jairo Riedewald
Sumber :
  • Facebook - Sheffield United

Jakarta, tvOnenews.com - Upaya PSSI untuk menaturalisasi gelandang Jairo Riedewald dipastikan kandas.

Kegagalan tersebut membuat sepak bola Indonesia kehilangan peluang memiliki pemain kelas atas, sekaligus menyingkap beratnya hambatan hukum dalam ambisi memperkuat tim nasional melalui jalur naturalisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ambisi Indonesia menambah kekuatan skuad Garuda dengan pemain keturunan Eropa kembali menemui jalan buntu.

Proses naturalisasi Jairo Riedewald resmi dihentikan, sebuah keputusan yang memicu kekecewaan publik mengingat rekam jejak sang pemain yang cukup mentereng di Liga Primer Inggris.

Jairo Riedewald lahir di Belanda dari ibu keturunan Indonesia-Belanda dan ayah berdarah Suriname.

Dari sisi garis keturunan, gelandang kelahiran 1996 tersebut sejatinya memenuhi syarat untuk membela timnas Indonesia. Namun, kendala terbesar muncul dari status internasionalnya.

Riedewald tercatat telah tampil tiga kali bersama tim nasional senior Belanda. Fakta tersebut membuat peluang perpindahan federasi menjadi hampir mustahil sesuai regulasi FIFA yang berlaku.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, secara terbuka menjelaskan alasan federasi menghentikan seluruh proses naturalisasi Riedewald.

Ia menegaskan transparansi dan kelayakan hukum menjadi prinsip utama PSSI dalam setiap pengambilan keputusan.

ā€œTransparansi sangat penting karena tidak ada gunanya melanjutkan proses naturalisasi jika pemain tersebut tidak bisa dimainkan,ā€ ujar Arya Sinulingga.

Arya menjelaskan, PSSI sebelumnya juga menghadapi kasus serupa pada kiper Maarten Paes, yang sempat membela tim nasional junior Belanda.

Namun, setelah berkonsultasi dengan pengacara internasional, PSSI menilai masih terdapat celah hukum untuk memperjuangkan kasus tersebut.

ā€œKami harus berkonsultasi dengan pengacara untuk melihat apakah kami bisa memenangkan kasus ini. Jika kami tidak bisa menang, ya sudah,ā€ kata Arya.

Berbeda dengan kasus Paes, proses naturalisasi Jairo Riedewald dinilai jauh lebih sulit. Berdasarkan masukan dari penasihat hukum, peluang keberhasilan dianggap sangat kecil.

ā€œFaktanya, Riedewald sudah beberapa kali bermain untuk tim nasional Belanda. Kami berkonsultasi dengan pengacara dan mereka mengatakan ini sangat sulit, peluangnya tipis, dan hanya akan menjadi pemborosan uang,ā€ ujar Arya Sinulingga.

PSSI juga mempertimbangkan aspek finansial jika perkara tersebut dibawa ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Proses hukum internasional dinilai membutuhkan biaya besar, mulai dari honor pengacara, biaya pengadilan, hingga perjalanan.

ā€œMasalah hukum membutuhkan banyak uang. Dengan peluang keberhasilan yang sangat rendah, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan,ā€ tegas perwakilan PSSI.

Keputusan ini tentu mengecewakan para penggemar sepak bola nasional, mengingat kualitas yang dimiliki Riedewald.

Produk akademi Ajax Amsterdam itu telah memperkuat Crystal Palace sejak 2017 dan mencatatkan 75 penampilan di Liga Primer Inggris dengan torehan dua gol.

Pada musim 2020/2021 saja, ia tampil dalam 33 pertandingan, catatan yang menjadi impian banyak tim nasional di kawasan Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski Indonesia saat ini telah memiliki sejumlah pemain naturalisasi berkualitas seperti Thom Haye, Jay Idzes, dan Justin Hubner, kegagalan mendatangkan gelandang berpengalaman Premier League seperti Jairo Riedewald tetap menjadi kehilangan besar.

Kendati demikian, PSSI menegaskan keputusan menghentikan proses naturalisasi tersebut diambil demi menghindari risiko hukum dan finansial, serta menjaga pendekatan profesional dalam membangun tim nasional Indonesia secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karhutla TNBS Jambi Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Karhutla TNBS Jambi Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS), Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi kian meluas hingga mendekati
DEN Ungkap Kunci RI Dorong Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

DEN Ungkap Kunci RI Dorong Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

DEN menyebut stabilitas makroekonomi menjadi fondasi penting untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5 persen.
Comeback dari Pasangan China di Partai Final, Leo/Daniel Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia di Asian Games 2026

Comeback dari Pasangan China di Partai Final, Leo/Daniel Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia di Asian Games 2026

Perolehan medali Indonesia di Asian Games 2026 kembali bertambah usai Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil menang di partai final sekotr ganda putra.
Bukukan Kinerja Positif di 2025, PART Kini Siapkan Right Issue hingga Buyback Saham

Bukukan Kinerja Positif di 2025, PART Kini Siapkan Right Issue hingga Buyback Saham

Emiten PART mencatat penjualan Rp369,59 miliar pada 2025, naik 38,23%. PART memperkuat diversifikasi manufaktur dan menyiapkan right issue Rp200 miliar.
Polda Bengkulu Sanksi Disiplin Oknum Polisi yang Julurkan Lidah saat Demo

Polda Bengkulu Sanksi Disiplin Oknum Polisi yang Julurkan Lidah saat Demo

Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu memberikan sanksi disiplin terhadap oknum polisi yang melakukan aksi tidak pantas dengan menjulurkan lidahnya saat mengamanka
Hasil Asian Games 2026: Kena Comeback! Iran Kubur Harapan Timnas Voli Indonesia Melaju ke Babak Perempat Final

Hasil Asian Games 2026: Kena Comeback! Iran Kubur Harapan Timnas Voli Indonesia Melaju ke Babak Perempat Final

Hasil Asian Games 2026 cabang olahraga Voli yang mempertemukan Timnas Voli Indonesia menghadapi Iran pada laga terakhir di pool b hari Selasa 29 September.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT