GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ambisi Balas Dendam, Para Pemain Timnas Futsal Indonesia ingin Pulangkan Jepang Usai Sempat Kalah Tragis di Piala Asia 2022

Bayang-bayang kekalahan menyakitkan dari Jepang masih melekat pada sebagian pemain Timnas Futsal Indonesia. Pengalaman pahit itu terjadi pada perempat final Piala Asia 2022 lalu.
Kamis, 5 Februari 2026 - 14:19 WIB
Para pemain Timnas Futsal Indonesia Syauqi Saud dan Ahmad Habibie
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

‎Jakarta, tvOnenews.com - Bayang-bayang kekalahan menyakitkan dari Jepang masih melekat pada sebagian pemain Timnas Futsal Indonesia. Pengalaman pahit itu terjadi pada perempat final Piala Asia 2022 dan kini kembali relevan jelang semifinal Piala Asia 2026.

‎Dari skuad yang dibawa ke turnamen edisi kali ini, mayoritas pemain sudah merasakan atmosfer keras Piala Asia. Mereka bukan wajah baru, melainkan figur yang pernah merasakan getirnya kompetisi level tertinggi futsal Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Pelatih Hector Souto secara sadar memilih fondasi tim yang berpengalaman. Ia menilai jam terbang dan memori pertandingan besar menjadi faktor krusial dalam laga hidup-mati seperti semifinal.

‎Komposisi Timnas Futsal Indonesia di AFC Futsal 2026 diisi 14 pemain. Sebanyak 11 di antaranya merupakan pemain yang juga memperkuat Indonesia pada Piala Asia Futsal empat tahun lalu.

‎Kilasan masa lalu membawa ingatan pada era kepelatihan Mohammed Hashemzadeh. Saat itu, Indonesia mampu menembus delapan besar dan mencatatkan salah satu pencapaian penting di level Asia.

‎Langkah Indonesia ke perempat final AFC Futsal 2022 didapat setelah finis sebagai runner up Grup C. Iran menjadi satu-satunya tim yang berada di atas Indonesia pada fase grup.

‎Di babak perempat final, Indonesia harus berhadapan dengan Jepang yang dikenal sebagai kekuatan mapan futsal Asia. Laga tersebut berjalan ketat dan penuh drama hingga detik terakhir.

‎Indonesia bahkan sempat membuka keunggulan lebih dahulu melalui gol Samuel Eko. Keadaan berubah setelah Jepang berhasil membalikkan situasi dan unggul hingga skor 3-1.

‎Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, asa Indonesia belum sepenuhnya padam. Dewa Rizki mencetak gol pada satu menit terakhir dan kembali menghidupkan harapan.

‎Momen paling dramatis terjadi di pengujung laga saat Rio Pangestu menjebol gawang Jepang. Namun gol tersebut tidak mengubah hasil akhir pertandingan.

‎Keputusan wasit menjadi pukulan telak bagi Indonesia. Gol Rio Pangestu dinyatakan tidak sah karena pertandingan dianggap telah berakhir.

‎Sebelas pemain yang berada di lapangan saat tragedi itu terjadi kini kembali mengenakan seragam Merah Putih. Mereka adalah Nizar Nayaruddin, Rizki Xavier, M Iqbal Rahmatullah, Dewa Rizki, Wendy Brian Ick, Syauqi Saud, Ardiansyah Nur, Rio Pangestu, Firman Adriansyah, Samuel Eko, dan Reza Gunawan.

‎Sementara itu, Timnas Futsal Indonesia saat ini juga diperkuat oleh tiga pemain lain. Ahmad Habiebie, Yogi Saputra, dan Israr Megantara melengkapi komposisi skuad Piala Asia Futsal 2026.

‎Pengalaman pahit empat tahun lalu menjadi bahan bakar motivasi para pemain senior. Mereka membawa tekad kuat untuk tidak mengulang hasil yang sama saat menghadapi Jepang.

‎Syauqi Saud mengakui bahwa kekalahan tersebut meninggalkan luka tersendiri. Namun ia menegaskan bahwa tim memilih fokus pada penampilan maksimal, bukan sekadar hasil akhir.

‎"Mungkin seperti balas dendam. Tapi kami tak bisa janjikan kemenangan, yang bisa kami janjikan adalah memberi yang terbaik untuk Tanah Air di semifinal," kata Syauqi di Indonesia Arena, Jakarta, setelah mengalahkan Vietnam pada perempat final, Selasa (3/2).

‎Kapten tim M Iqbal Rahmatullah turut menyuntikkan optimisme jelang laga besar tersebut. Ia menilai kemenangan atas Jepang di ajang lain menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Kembali ke profesionalitas. Kami sempat mengalahkan Jepang di Four Nations dan ingin membuktikannya lagi. Insya Allah kami akan maksimal dan ikut arahan pelatih," kata Iqbal dalam konferensi pers jelang semifinal Piala Asia Futsal 2026.

‎(igp/rda) 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT