News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

John Herdman Blak-blakan, Ternyata ini Masalah Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

John Herdman blak-blakan mengungkap kualitas skuad Timnas Indonesia sekaligus membedah masalah yang terjadi di era Patrick Kluivert. Apa faktor yang membuat Garuda belum maksimal?
Jumat, 6 Februari 2026 - 21:01 WIB
John Herdman Vs Patrick Kluivert
Sumber :
  • Reuters/Dan Hamilton dan X @timnasindonesia

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai membangun gambaran besar tentang arah permainan skuad Garuda.

Menjelang agenda FIFA Series pada Maret mendatang, pelatih asal Inggris itu menilai satu sektor sudah memberikan fondasi kuat, yakni lini pertahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Herdman aktif melakukan pemantauan pemain baik di kompetisi domestik maupun luar negeri.

Ia hadir langsung menyaksikan laga Super League 2025/2026 serta melakukan perjalanan ke Eropa untuk menilai perkembangan para pemain abroad. 

Langkah ini dilakukan demi mengumpulkan data menyeluruh sebelum menentukan komposisi terbaik tim.

Menurut Herdman, proses evaluasi masih berlangsung. Namun dari pengamatannya sejauh ini, kekuatan utama timnas justru berada di sektor belakang yang dinilai memiliki kedalaman kualitas pemain.

John Herdman
John Herdman
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Timnas Indonesia

"Ya, saya pikir Anda tahu saat Anda mengevaluasi di AFC, saya memiliki pemahaman yang sangat jelas tentang apa yang memberi Anda peluang untuk sukses, dan itu berkaitan dengan pemain tier satu dan tier dua," kata John Herdman dikutip dari kanal YouTube Timnas Indonesia.

"Kedalaman pemain tier satu dan dua kita, menurut saya, kita berada di peringkat keempat atau kelima di AFC dengan kualitas pool pemain kita."

"Perlu diingat bahwa banyak dari pemain tersebut adalah pemain bertahan, sehingga hal ini memberikan fondasi pertahanan yang kuat."

Alih-alih memaksakan filosofi yang tak sesuai dengan materi pemain, Herdman menegaskan pendekatan realistis akan menjadi kunci.

Ia ingin memaksimalkan potensi yang sudah tersedia, sambil memperbaiki kekurangan yang terlihat dalam siklus sebelumnya.

"Menurut saya, setiap pelatih harus bekerja dengan apa yang ada, bukan dengan apa yang dia pikir harus dia miliki."

"Jika ini adalah inti dan kekuatan tim kita, kita akan membangun di sekitarnya. Jadi, menurut saya, jelas, tidak ada alasan lagi tentang talenta kami."

"Saya pikir dengan para pemain yang kami rekrut, memang butuh waktu bagi mereka untuk bersatu," terangnya.

Komposisi bek tengah dan pemain bertahan diaspora yang kini tersebar di berbagai liga Eropa memang menjadi salah satu aset besar timnas.

Nama-nama seperti Jay Idzes, Justin Hubner, hingga pemain bertahan lain yang rutin mendapat menit bermain di klubnya memberikan kedalaman yang sebelumnya jarang dimiliki Indonesia.

Bukan Cari Pengganti Patrick Kluivert, Exco Sebut PSSI Sedang Fokus Lakukan Ini Daripada Pelath Timnas Indonesia
Bukan Cari Pengganti Patrick Kluivert, Exco Sebut PSSI Sedang Fokus Lakukan Ini Daripada Pelath Timnas Indonesia
Sumber :
  • Reuters

Herdman juga mengungkap pandangannya terkait kegagalan Indonesia menembus target besar pada siklus sebelumnya.

Ia menilai kurangnya waktu membangun chemistry menjadi faktor penting.

"Dan saya pikir pada siklus Piala Dunia sebelumnya," ungkapnya.

"Mereka tidak punya waktu untuk membangun koneksi yang diperlukan untuk melewati momen-momen sulit dalam pertandingan tandang."

"Tapi kami akan punya waktu dan akan membawa koneksi itu bersama-sama. Jadi talenta ada, kesempatan ada sekarang," tutupnya.

FIFA Series pada 23–31 Maret 2026 diproyeksikan menjadi panggung awal Herdman untuk meracik identitas tim.

Ajang tersebut akan dimanfaatkan sebagai sarana membangun konektivitas permainan sekaligus menguji keseimbangan antara lini belakang yang kuat dan sektor lain yang masih perlu ditingkatkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan fondasi pertahanan yang dinilai solid serta proses pemantauan pemain yang terus berjalan, Herdman kini menghadapi tantangan berikutnya yakni menyatukan potensi individu menjadi kekuatan kolektif yang siap bersaing di level Asia.

(tsy)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Juga Setahun di Sassuolo, Jay Idzes Langsung Resmi Jadi Pemain Terbaik

Belum Juga Setahun di Sassuolo, Jay Idzes Langsung Resmi Jadi Pemain Terbaik

Jay Idzes padahal belum ada setahun di Sassuolo tetapi sudah langsung jadi pemain terbaik di bulan Januari. Kapten Timnas Indonesia resmi menjadi pemain terbaik
DJ Asal Turki Nekat Selundupkan 1,2 Kg Kokain ke Bali, Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

DJ Asal Turki Nekat Selundupkan 1,2 Kg Kokain ke Bali, Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis kokain dalam jumlah besar. 
Transfer Sergio Castel ke Persib Bandung Dituding Bermasalah, Begini Fakta Sebenarnya Menurut Aturan Resmi I.League

Transfer Sergio Castel ke Persib Bandung Dituding Bermasalah, Begini Fakta Sebenarnya Menurut Aturan Resmi I.League

Persib Bandung dan PSSI diterpa isu pelanggaran regulasi transfer I League setelah verifikasi Sergio Castel diduga melewati batas waktu, begini menurut aturan Super League.
Michael Carrick Tidak Pernah Berkata Ingin Menjadi Manajer Permanen Manchester United: 'Saya Merasa Seperti di Rumah'

Michael Carrick Tidak Pernah Berkata Ingin Menjadi Manajer Permanen Manchester United: 'Saya Merasa Seperti di Rumah'

Di tengah tiga kemenangan beruntun atas Manchester City, Arsenal, dan Fulham, Carrick memilih bahasa yang tenang, rendah hati, dan penuh kendali gaya komunikasi
Prabowo Serukan Perang Melawan Kemiskinan: Kita akan Hilangkan dari Bumi Indonesia

Prabowo Serukan Perang Melawan Kemiskinan: Kita akan Hilangkan dari Bumi Indonesia

Presiden RI, Prabowo Subianto, melontarkan seruan keras untuk memerangi kemiskinan, ketika menghadiri acara Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa.
Pengakuan Pesulap Merah Soal Nikah Siri dengan Ratu Rizky Nabila: Bukan Ngumpet, Sesuai Syariat!

Pengakuan Pesulap Merah Soal Nikah Siri dengan Ratu Rizky Nabila: Bukan Ngumpet, Sesuai Syariat!

Pesulap Merah akhirnya buka suara soal pernikahan sirinya dengan Ratu Rizky Nabila. Ia menegaskan hubungan mereka halal secara agama dan sesuai syariat.
background

Pekan ke-20

Trending

Adam Przybek Dicoret, Persib Bandung Daftarkan Sang Legenda yang Sudah Pensiun di Putaran Kedua Super League

Adam Przybek Dicoret, Persib Bandung Daftarkan Sang Legenda yang Sudah Pensiun di Putaran Kedua Super League

Kejutan diberikan oleh Persib Bandung setelah Adam Przybek tak masuk skuad Super League. Sang legenda Made Wirawan tiba-tiba terdaftar pemain di putaran kedua.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Striker Keturunan Depok yang Minat Bela Timnas Indonesia Menggila di Belanda

Kabar Gembira untuk John Herdman, Striker Keturunan Depok yang Minat Bela Timnas Indonesia Menggila di Belanda

Kabar positif untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Striker keturunan Depok yang terbuka gabung skuad Garuda, Dean Zandbergen, menggila di Belanda.
Bantai Al Ittihad, Ada di Posisi ke Berapa Al Nassr dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Bantai Al Ittihad, Ada di Posisi ke Berapa Al Nassr dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Lantas, setelah berhasil 'membantai' Al Ittihad dengan dua gol tanpa balas, ada di posisi ke berapa Al Nassr dalam klasemen sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?
Tembok Tinggi Medis AC Milan: Mengapa Rossoneri Berani Batalkan Kesepakatan 30 Juta Euro di Detik Akhir Bursa Transfer?

Tembok Tinggi Medis AC Milan: Mengapa Rossoneri Berani Batalkan Kesepakatan 30 Juta Euro di Detik Akhir Bursa Transfer?

Badai polemik masih mengiringi AC Milan meski bursa transfer musim dingin telah resmi ditutup. Kegagalan Rossoneri memboyong Jean-Philippe Mateta jadi sorotan.
Profil dan Harta Kekayaan Wabup Klaten Benny Indra Ardhianto yang Wafat di RSUP Kariadi

Profil dan Harta Kekayaan Wabup Klaten Benny Indra Ardhianto yang Wafat di RSUP Kariadi

Profil lengkap dan harta kekayaan Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang meninggal dunia di RSUP Kariadi Semarang, Sabtu (7/2/2026).
Wabup Klaten Meninggal Dunia Tinggalkan Istri dan Dua Anak, Rencana Dimakamkan di Jonggrangan

Wabup Klaten Meninggal Dunia Tinggalkan Istri dan Dua Anak, Rencana Dimakamkan di Jonggrangan

Wabup Klaten meninggal dunia hari ini. Benny Indra Ardhianto wafat di usia 33 tahun dan meninggalkan satu istri serta dua anak. Simak informasinya.
Chivu Mastermind Kembali Diuji, Inter Milan Lagi-lagi Bakal Rotasi Besar saat Hadapi Sassuolo karena Banyak Pilar Absen

Chivu Mastermind Kembali Diuji, Inter Milan Lagi-lagi Bakal Rotasi Besar saat Hadapi Sassuolo karena Banyak Pilar Absen

Inter Milan akan menghadapi Sassuolo pada akhir pekan ini dengan kondisi skuad yang belum sepenuhnya ideal. Pelatih Cristian Chivu masih harus memutar otak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT