GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Tuduh Timnas Indonesia Sengaja Minta Pemain Naturalisasi Main di Super League: Demi Piala AFF?

Media Vietnam menuding Timnas Indonesia sengaja menarik pemain naturalisasi abroad ke Super League demi ambisi juara Piala AFF 2026. Benarkah ini strategi memperkuat Timnas Garuda?
Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:28 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Ivar Jenner Resmi ke Dewa United
Sumber :
  • dewaunited.com

tvOnenews.com - Pergerakan sejumlah pemain diaspora yang kini merumput di kompetisi domestik Indonesia tak hanya jadi bahan pembicaraan di dalam negeri.

Media Vietnam bahkan menyoroti fenomena tersebut dan menilai ada strategi besar di baliknya, yakni untuk memperkuat peluang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam beberapa bulan terakhir, satu per satu pemain keturunan yang sebelumnya bermain di luar negeri memang memilih kembali ke Tanah Air.

Yang terbaru adalah Mauro Zijlstra (Persija Jakarta) dan Ivar Jenner (Dewa United).

Striker Timnas Indonesia Mauro Zijlstra resmi gabung Persija Jakarta
Striker Timnas Indonesia Mauro Zijlstra resmi gabung Persija Jakarta
Sumber :
  • Persija Jakarta

Dion Markx juga diketahui merapat ke Persib Bandung. Kedatangannya beriringan dengan transfer Layvin Kurzawa ke klub yang sama, menambah daya tarik kompetisi domestik.

Sebelumnya, sejumlah pemain naturalisasi lain juga telah menghuni klub lokal.

Nama seperti Jordi Amat di Persija, Thom Haye dan Eliano Reijnders di Persib menjadi contoh pemain timnas senior yang kini bermain di liga nasional.

Selain itu, ada Jens Raven di Bali United serta Rafael Struick di Dewa United.

Fenomena ini pun memunculkan berbagai spekulasi, termasuk dari luar negeri.

Media Vietnam TheThao247.vn melihat tren tersebut sebagai langkah yang tidak sekadar kebetulan.

Mereka mengaitkannya langsung dengan ambisi Indonesia menjuarai turnamen regional.

"Indonesia memulangkan 8 pemain asing dalam upaya memenangkan Piala AFF 2026," tulis TheThao247.vn.

"Gelombang pemain naturalisasi yang bermain di Eropa dan kembali membela klub domestik."

"Fenomena ini dipandang sebagai langkah terencana Indonesia untuk mengoptimalkan skuad Garuda."

"Hanya demi meraih gelar Piala AFF di pertengahan tahun," imbuhnya.

Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025
Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025
Sumber :
  • tvOnenews/Taufik Hidayat

Pandangan itu menilai kehadiran para pemain diaspora di liga domestik dapat mempermudah adaptasi taktik serta memperkuat koordinasi tim nasional karena mereka lebih sering berada dalam pengawasan federasi dan pelatih.

Turnamen yang dimaksud akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Ajang ini merupakan edisi ke-16 kejuaraan sepak bola Asia Tenggara yang kini dikenal sebagai ASEAN Hyundai Cup 2026.

Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang play-off antara Brunei dan Timor Leste.

Di sisi lain, Grup B diisi Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.

Secara historis, Indonesia memang belum pernah mengangkat trofi turnamen ini meski beberapa kali mencapai final, data yang tercatat dalam arsip kompetisi AFF.

Hal itu membuat setiap langkah persiapan tim nasional selalu menjadi sorotan.

Meski begitu, kepindahan pemain diaspora ke liga domestik tak selalu berkaitan langsung dengan kepentingan tim nasional.

Dalam sepak bola modern, keputusan transfer umumnya dipengaruhi kesempatan bermain, proyek klub, atau stabilitas karier.

Dengan kata lain, fenomena ini bisa saja merupakan kombinasi berbagai faktor, bukan semata strategi federasi.

Namun persepsi media regional tetap menunjukkan betapa seriusnya Indonesia dianggap sebagai pesaing di Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apakah benar para pemain diaspora diminta pulang demi memperkuat peluang juara? Atau sekadar dinamika pasar transfer biasa?

Jawaban pastinya baru akan terlihat saat ASEAN Cup 2026 bergulir nanti, ketika performa di lapangan menjadi penentu utama. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.
Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Ronald Koeman Jr kabarnya masuk dalam radar Persib Bandung. Penjaga gawang asal Belanda itu merupakan anak legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT