Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
- Instagram @robin.mirisola
tvOnenews.com - Wacana penambahan amunisi bagi Timnas Indonesia melalui jalur naturalisasi kembali menjadi sorotan di era kepelatihan John Herdman.
Salah satu nama yang mulai ramai dibicarakan adalah sosok striker muda berdarah Indonesia yang kini berkembang di Eropa bersama klub Belgia, KRC Genk.
Pemain tersebut adalah Robin Mirisola, talenta berusia 19 tahun yang tengah membangun reputasi di kompetisi level tinggi.
Kehadirannya menjadi menarik karena selain memiliki pengalaman bermain di Eropa, ia juga disebut memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak keluarga.
Penyerang muda ini tampil cukup menjanjikan bersama Genk.
Klubnya bahkan memberikan kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2030 sebagai bukti kepercayaan terhadap potensinya.

- Instagram @robin.mirisola
Pada usia yang relatif muda, ia sudah mampu menembus tim utama dan mencatatkan 12 penampilan di Liga Belgia, disertai kontribusi satu gol dan satu assist.
Tak berhenti di level domestik, ia juga pernah merasakan atmosfer kompetisi antarklub Eropa.Â
Mirisola mencatat dua penampilan di Liga Europa dengan total waktu bermain 34 menit.
Pengalaman tersebut menjadi indikator kualitas sekaligus mental bertandingnya di panggung internasional.
Situasi ini membuat namanya dianggap layak dipertimbangkan sebagai opsi naturalisasi Timnas Indonesia menjelang agenda FIFA Series 2026.Â
Statusnya masih memenuhi syarat karena belum pernah membela tim nasional senior Belgia, meski ia telah tampil di berbagai kelompok usia mulai dari U-16 hingga U-19.
Dari sisi latar belakang keluarga, darah Indonesia disebut berasal dari ibunya yang berasal dari Yogyakarta, sementara ayahnya berasal dari Genk, Belgia.Â
Kombinasi ini membuka peluang administratif apabila proses naturalisasi benar-benar ditempuh di masa depan.
Jika melihat dari perspektif teknis, ada sejumlah keuntungan yang bisa didapat jika pemain seperti Mirisola bergabung dengan skuad Garuda.
Salah satunya adalah nilai jangka panjang. Usianya yang masih muda memberi ruang pengembangan sebagai investasi tim nasional dalam beberapa siklus kompetisi.
Perjalanan kariernya juga menunjukkan progres bertahap.
Ia berkembang dari level akademi hingga mencapai skuad utama Genk.
Dalam prosesnya, ia sempat beradaptasi di berbagai posisi sebelum akhirnya difokuskan sebagai penyerang tengah, peran yang kini menjadi identitasnya di lapangan.
Dalam hal karakter permainan, ia dikenal sebagai striker dengan profil defensive forward.
Tipe pemain seperti ini tidak hanya fokus mencetak gol, tetapi juga aktif turun membantu membangun serangan dan menekan lawan sejak fase awal permainan.
Mobilitas tinggi serta etos kerja menjadi salah satu ciri utamanya.
Statistik performanya di level pengembangan juga cukup stabil.
Ia pernah mencatat enam gol dan tiga assist dalam 16 pertandingan bersama Jong Genk di kasta kedua Liga Belgia musim 2024/2025.
Pada musim sebelumnya, ia membukukan empat gol dan dua assist dari 23 laga. Sementara di tim utama Genk, ia mencatat satu gol dan satu assist dari 18 penampilan.
Rekap statistik keseluruhan menunjukkan konsistensi perkembangan:
Jong Genk: 48 pertandingan, 11 gol, 5 assist
KRC Genk: 16 pertandingan, 1 gol, 1 assist
Selain pengalaman klub, rekam jejak internasional di level junior juga menjadi nilai tambah.
Ia telah mengoleksi caps bersama tim nasional Belgia kelompok usia, termasuk empat penampilan bersama U-19.
Pengalaman ini menandakan ia telah terbiasa bermain dalam kompetisi dengan standar tinggi sejak dini.
Dari sisi perkembangan pemain muda, klub-klub Belgia seperti Genk memang dikenal memiliki sistem pembinaan yang kuat.
Akademi mereka pernah melahirkan pemain-pemain top Eropa, sehingga lingkungan kompetitif tersebut turut berperan membentuk kualitas teknis maupun mental pemain muda.
Meski begitu, peluang naturalisasi masih sebatas wacana dan belum ada pernyataan resmi terkait rencana tersebut.
Namun kombinasi faktor usia, pengalaman di kompetisi Eropa, serta latar belakang keturunan Indonesia membuat namanya menjadi salah satu prospek menarik untuk dipantau.
Apabila suatu saat proses tersebut terealisasi, ia berpotensi menambah variasi pilihan di lini depan Timnas Indonesia.
Terlebih di tengah upaya membangun tim yang kompetitif di level Asia, keberadaan pemain dengan pengalaman kompetisi Eropa bisa menjadi nilai strategis bagi perkembangan skuad ke depan.
(tsy)
Load more