Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Robin Mirisola, striker muda berdarah Jogja yang bermain di KRC Genk, masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Simak profilnya.
Minggu, 8 Februari 2026 - 16:43 WIB
Robin Mirisola
Sumber :
  • Instagram @robin.mirisola

tvOnenews.com - Wacana penambahan amunisi bagi Timnas Indonesia melalui jalur naturalisasi kembali menjadi sorotan di era kepelatihan John Herdman.

Salah satu nama yang mulai ramai dibicarakan adalah sosok striker muda berdarah Indonesia yang kini berkembang di Eropa bersama klub Belgia, KRC Genk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain tersebut adalah Robin Mirisola, talenta berusia 19 tahun yang tengah membangun reputasi di kompetisi level tinggi.

Kehadirannya menjadi menarik karena selain memiliki pengalaman bermain di Eropa, ia juga disebut memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak keluarga.

Penyerang muda ini tampil cukup menjanjikan bersama Genk.

Klubnya bahkan memberikan kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2030 sebagai bukti kepercayaan terhadap potensinya.

Pemain yang bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia Robin Mirisola
Pemain yang bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia Robin Mirisola
Sumber :
  • Instagram @robin.mirisola

Pada usia yang relatif muda, ia sudah mampu menembus tim utama dan mencatatkan 12 penampilan di Liga Belgia, disertai kontribusi satu gol dan satu assist.

Tak berhenti di level domestik, ia juga pernah merasakan atmosfer kompetisi antarklub Eropa. 

Mirisola mencatat dua penampilan di Liga Europa dengan total waktu bermain 34 menit.

Pengalaman tersebut menjadi indikator kualitas sekaligus mental bertandingnya di panggung internasional.

Situasi ini membuat namanya dianggap layak dipertimbangkan sebagai opsi naturalisasi Timnas Indonesia menjelang agenda FIFA Series 2026. 

Statusnya masih memenuhi syarat karena belum pernah membela tim nasional senior Belgia, meski ia telah tampil di berbagai kelompok usia mulai dari U-16 hingga U-19.

Dari sisi latar belakang keluarga, darah Indonesia disebut berasal dari ibunya yang berasal dari Yogyakarta, sementara ayahnya berasal dari Genk, Belgia. 

Kombinasi ini membuka peluang administratif apabila proses naturalisasi benar-benar ditempuh di masa depan.

Jika melihat dari perspektif teknis, ada sejumlah keuntungan yang bisa didapat jika pemain seperti Mirisola bergabung dengan skuad Garuda.

Salah satunya adalah nilai jangka panjang. Usianya yang masih muda memberi ruang pengembangan sebagai investasi tim nasional dalam beberapa siklus kompetisi.

Perjalanan kariernya juga menunjukkan progres bertahap.

Ia berkembang dari level akademi hingga mencapai skuad utama Genk.

Dalam prosesnya, ia sempat beradaptasi di berbagai posisi sebelum akhirnya difokuskan sebagai penyerang tengah, peran yang kini menjadi identitasnya di lapangan.

Dalam hal karakter permainan, ia dikenal sebagai striker dengan profil defensive forward.

Tipe pemain seperti ini tidak hanya fokus mencetak gol, tetapi juga aktif turun membantu membangun serangan dan menekan lawan sejak fase awal permainan.

Mobilitas tinggi serta etos kerja menjadi salah satu ciri utamanya.

Statistik performanya di level pengembangan juga cukup stabil.

Ia pernah mencatat enam gol dan tiga assist dalam 16 pertandingan bersama Jong Genk di kasta kedua Liga Belgia musim 2024/2025.

Pada musim sebelumnya, ia membukukan empat gol dan dua assist dari 23 laga. Sementara di tim utama Genk, ia mencatat satu gol dan satu assist dari 18 penampilan.

Rekap statistik keseluruhan menunjukkan konsistensi perkembangan:

Jong Genk: 48 pertandingan, 11 gol, 5 assist

KRC Genk: 16 pertandingan, 1 gol, 1 assist

Selain pengalaman klub, rekam jejak internasional di level junior juga menjadi nilai tambah.

Ia telah mengoleksi caps bersama tim nasional Belgia kelompok usia, termasuk empat penampilan bersama U-19.

Pengalaman ini menandakan ia telah terbiasa bermain dalam kompetisi dengan standar tinggi sejak dini.

Dari sisi perkembangan pemain muda, klub-klub Belgia seperti Genk memang dikenal memiliki sistem pembinaan yang kuat.

Akademi mereka pernah melahirkan pemain-pemain top Eropa, sehingga lingkungan kompetitif tersebut turut berperan membentuk kualitas teknis maupun mental pemain muda.

Meski begitu, peluang naturalisasi masih sebatas wacana dan belum ada pernyataan resmi terkait rencana tersebut.

Namun kombinasi faktor usia, pengalaman di kompetisi Eropa, serta latar belakang keturunan Indonesia membuat namanya menjadi salah satu prospek menarik untuk dipantau.

Apabila suatu saat proses tersebut terealisasi, ia berpotensi menambah variasi pilihan di lini depan Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlebih di tengah upaya membangun tim yang kompetitif di level Asia, keberadaan pemain dengan pengalaman kompetisi Eropa bisa menjadi nilai strategis bagi perkembangan skuad ke depan.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT