Media Spanyol Heran Bukan Main, Jelas-jelas Timnas Futsal Indonesia Kalah Lawan Iran Tapi Justru Panen Pujian
- Instagram @timnasfutsal
tvOnenews.com - Prestasi Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026 tak hanya menjadi perbincangan di dalam negeri, tetapi juga menarik perhatian media internasional.
Meski gagal mengangkat trofi setelah kalah dramatis dari Iran di partai final, performa skuad Garuda justru menuai apresiasi, termasuk dari media Spanyol.
Turnamen yang berlangsung di Indonesia pada 27 Januari hingga 7 Februari tersebut merupakan edisi ke-18 kompetisi futsal antarnegara Asia yang digelar dua tahunan oleh AFC.
Ajang ini diikuti 16 tim dan menjadi salah satu panggung tertinggi futsal di kawasan Asia.

- Instagram @timnasfutsal
Pada laga puncak, Indonesia sempat unggul sebelum akhirnya dipaksa menyerah lewat adu penalti.
Hasil itu memastikan Iran mempertahankan dominasinya sebagai juara, menambah koleksi gelar mereka di turnamen yang memang selama ini didominasi oleh Iran dan Jepang.
Namun sorotan bukan hanya tertuju pada hasil akhir. Media Spanyol lavozdegalicia.es menyoroti kiprah pelatih Hector Souto yang dinilai berhasil membawa perubahan signifikan.
"Hector Souto mencetak sejarah dengan membawa timnya lolos ke final untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi dan menyingkirkan Jepang di semifinal," tulis lavozdegalicia.
Mereka juga menyoroti kebanggaan pelatih asal Galicia tersebut terhadap penampilan anak asuhnya, sekaligus antusiasme suporter yang memenuhi tribun.
"Patut dicatat bahwa level permainan dan tontonan yang ditampilkan oleh para pemain Souto menghasilkan dukungan yang signifikan di tribun Indonesia Arena di Jakarta, dengan lebih dari 10.000 penonton yang hadir di setiap pertandingan. Rekor ini menegaskan bahwa proyek yang dipimpin oleh warga asli Chantada ini adalah proyek yang tepat," tulisnya.
Sorotan senada datang dari media kawasan Asia yang menilai keberhasilan mencapai final bukanlah kebetulan, melainkan hasil transformasi dalam beberapa tahun terakhir.
"Dalam waktu yang relatif singkat, Souto telah mengubah Indonesia menjadi salah satu negara futsal terkemuka di Asia Tenggara. Gelar Kejuaraan Futsal ASEAN 2024 dan medali emas di SEA Games 2025 menggarisbawahi kemajuan tersebut. Indonesia juga mencapai final Piala Asia Futsal AFC 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarahnya, sebuah tonggak sejarah yang menandakan semakin meningkatnya kehadiran tim di tingkat benua," tulis seasia.
Nama Hector Souto memang identik dengan kebangkitan futsal Indonesia belakangan ini.

- tvonenews.com - Ilham Giovani
Pelatih kelahiran Chantada, Galicia, itu dikenal mengusung pendekatan taktik yang disiplin, terstruktur, dan menekankan transisi cepat serta pengembangan pemain jangka panjang.
Jejaknya di Indonesia dimulai saat menangani Bintang Timur Surabaya pada 2021.
Di sana ia mematahkan dominasi lama liga dan mempersembahkan tiga gelar Liga Futsal Indonesia dalam rentang 2021–2024, serta membawa klub tersebut menjuarai Kejuaraan Klub AFF 2022.
Kesuksesan itu menjadi batu loncatan menuju kursi pelatih tim nasional.
Pendekatannya juga menekankan sinergi antara kompetisi domestik dan timnas, menciptakan jalur pembinaan yang lebih jelas bagi pemain.
Dampaknya terlihat dari peningkatan kualitas permainan, kedalaman skuad, hingga mental bertanding di turnamen besar.
Meski gagal menjadi juara, capaian Indonesia tetap dianggap monumental.
Turnamen ini sendiri merupakan panggung elit futsal Asia sejak pertama digelar pada 1999, dengan puluhan negara berpartisipasi dalam kualifikasi setiap edisinya.
Final 2026 menjadi tonggak sejarah karena untuk pertama kalinya Indonesia menembus partai puncak.
Melawan tim seperti Iran, negara paling sukses dalam sejarah turnamen, memberikan pengalaman berharga bagi perkembangan tim ke depan.
Apresiasi media asing menunjukkan bahwa kekalahan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan.
Cara bermain, daya saing, serta atmosfer dukungan publik menjadi indikator bahwa futsal Indonesia sedang berada di jalur perkembangan positif.
Jika tren ini berlanjut, bukan tak mungkin era Hector Souto akan dikenang sebagai periode penting yang membawa futsal Indonesia naik level, dari sekadar peserta menjadi penantang serius di Asia.
(tsy)
Load more