GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Jatuhkan Sanksi Pada Timnas Futsal Indonesia, Harus Bayar Denda Rp235 Juta

Piala Asia Futsal 2026 sukses digelar dengan Iran sebagai juara dan Timnas Futsal Indonesia sebagai runner up.
Senin, 9 Februari 2026 - 14:47 WIB
AFC Jatuhkan Sanksi Pada Timnas Futsal Indonesia, Harus Bayar Denda Rp235 Juta
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - AFC menjatuhkan sanksi pada Timnas Futsal Indonesia. Walau berstatus sebagai tuan rumah dan bahkan menjadi runner up Piala Asia Futsal 2026, AFC tetap menghukum Timnas Futsal Indonesia dengan wajib membayar denda Rp235 juta. 

Piala Asia Futsal 2026 sukses digelar dengan Iran sebagai juara dan Timnas Futsal Indonesia sebagai runner up. Belum berhenti euforia dari pencapaian sejarah tersebut, AFC justru menghukum Timnas Futsal Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Futsal Indonesia bahkan harus membayar sebesar 14 ribu dolar AS atau setara dengan Rrp235 juta. Hal ini diumumkan AFC dalam Daftar Keputusan Komisi Etik Disiplin AFC yang diumumkan pada Senin (9/2/2026). 

Pelanggaran pertama terjadi ketika laga perdana Timnas Futsal Indonesia melawan Korea Selatan pada 27 Januari 2026 lalu. Timnas Futsal Indonesia terbukti bersalah dengan melanggar Regulasi Kompetisi Piala Asia Futsal 2026. 

"Pada akhir pertandingan, satu orang yang berafiliasi dengan PSSI memasuki lapangan pertandingan dan/atau area akses terbatas tanpa menggunakan ID Card yang sah. Selain itu, satu orang penonton secara tidak sah memasuki lapangan pertandingan setelah laga berakhir," tulis AFC. 

Hal ini membuat AFC memutus PSSI gagal memenuhi kewajibannya untuk mengamankan gelaran pertandingan dengan menjamin terjaganya hukum dan ketertiban di stadion dan area sekitarnya. 

Atas pelanggaran tersebut, AFC menjatuhkan saksi dengan total 11 ribu dolar AS atau setara dengan RP184 juta yang wajib dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak keputusan tersebut disampaikan. 

AFC pun turut memberikan hukuman di laga final antara Timnas Futsal Indonesia dan Iran pada 1 Februari 2026 lalu. 

AFC membuktikan Timnas Futsal Indonesia sebagai tuan rumah kembali gagal melakukan kewajibannya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan gelararn. 

"Pelanggaran terjadi karena lima orang penonton memasuki lapangan pertandingan saat pertandingan berlangsung, yang menunjukkan tidak terpenuhinya standar pengamanan sebagaimana diatur dalam regulasi AFC," tulis AFC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas pelanggaran tersebut, AFC menjatuhkan sanksi denda sebesar 3 ribu dolar AS atau setara dengan Rp50 juta yang  juga wajib dibayarkan maksimal 30 hari setelah keputusan tersebut diumumkan ke publik. 

Dengan demikian, total sanksi denda yang dijatuhkan AFC kepada PSSI adalah sebesar Rp14 ribu dolar AS atau setara dengan Rp235 juta. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

News Terpopuler: Permintaan DPR untuk Mengulang Final Lomba Cerdas Cermat MPR, hingga Juri dan Digugat ke PN Jakpus

Permintaan DPR RI mengulang babak final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dewan juri dan MC digugat ke PN Jakarta Pusat
KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

KPR Tenor 40 Tahun Bukan Lagi Wacana, Menteri PKP Maruarar Sirait: Pada Waktunya Kita Umumkan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah merancang aturan matang terkait skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan masa tenor hingga 40 tahun.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT