News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Katanya Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Gabung Super League Demi Piala AFF 2026, PSSI: Ini Soal Uang

Ramai isu pemain naturalisasi gabung Super League demi peluang ke Piala AFF 2026. PSSI angkat bicara!
Selasa, 10 Februari 2026 - 20:06 WIB
Pemain baru Persija Jakarta Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra
Sumber :
  • Instagram @persija

tvOnenews.com - Isu soal sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang berkarier di BRI Super League 2025/2026 terus menjadi perbincangan hangat. 

Narasi yang berkembang di media sosial menyebut langkah mereka merapat ke klub-klub lokal berkaitan dengan peluang dipanggil memperkuat skuad Garuda di Piala AFF 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga menegaskan bahwa anggapan tersebut tidak memiliki dasar kuat.

Ia menilai keputusan pemain bergabung dengan klub di Indonesia semata-mata merupakan urusan profesional antara pemain dan klub, bukan strategi federasi.

Arya bahkan menyebut isu tersebut sebagai bentuk spekulasi yang tidak mencerminkan realitas industri sepak bola profesional.

"Ya ini, kita ini terlalu banyak teori konspirasi. Jadi saya harap teman-teman wartawan juga mencerdaskan. Yang memberikan isu juga maunya mencerdaskan, karena namanya pemain, transfer, itu menyangkut uang. Yang bayar pemain siapa? Apakah PSSI atau klub?" ujar Arya Sinulingga kepada wartawan di GBK Arena, Jakarta, Senin (9/2/2026)..

Musim ini tercatat ada sembilan pemain naturalisasi yang merumput di BRI Super League. Mereka tersebar di beberapa klub besar Tanah Air.

Persija Jakarta diperkuat Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Mauro Zijlstra.

Persija Jakarta resmi mendatangkan penyerang muda Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, pada Rabu (4/2/2026).
Persija Jakarta resmi mendatangkan penyerang muda Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, pada Rabu (4/2/2026).
Sumber :
  • Persija

Persib Bandung memiliki Thom Haye, Eliano Reijnders, serta Dion Markx.

Sementara itu Dewa United diperkuat Ivar Jenner dan Rafael Struick, dan Bali United mengontrak Jens Raven.

Kehadiran nama-nama tersebut memicu spekulasi bahwa mereka sengaja bermain di Indonesia agar lebih mudah dipantau tim nasional.

Namun Arya kembali menekankan bahwa federasi tidak ikut campur dalam keputusan transfer pemain.

Menurut Arya, proses perpindahan pemain sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme profesional sepak bola, mulai dari negosiasi kontrak hingga kemampuan finansial klub, bukan karena intervensi PSSI.

Ia juga menegaskan federasi tidak terlibat dalam pembiayaan gaji pemain.

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • PSSI

"PSSI tidak ada ikutan chip-in. Dari mana uang PSSI untuk chip-in pemain, dan itu di dunia tidak terjadi seperti itu. Tidak ada yang namanya federasi ikutan chip-in di klub, tidak ada. Mana ada. Mana, tidak pernah terjadi seperti itu," lanjutnya.

Dalam praktik global, transfer pemain memang menjadi ranah klub dan agen.

FIFA melalui regulasi transfer internasional juga menempatkan federasi hanya sebagai pihak administratif, bukan pengambil keputusan finansial atau kontraktual.

Arya menambahkan bahwa alasan utama pemain memilih klub adalah faktor pasar dan kesepakatan ekonomi. 

Standar gaji serta proyek olahraga klub menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan.

"Jadi itu mekanisme pasar saja dan mereka, kita kan tidak bisa, seperti yang saya katakan, kecuali PSSI menggaji mereka. Kan tidak ada gaji PSSI terhadap pemain. Jadi sudahlah, teori-teori konspirasi silakan, tapi tolong yang cerdas."

"Jangan tidak cerdas. Kalau tidak cerdas, nanti malu juga pengamatnya. Cari yang cerdas. Malu. Di mana logikanya gitu. Ya, jadi pengamat harus cerdas juga, jangan tidak cerdas. Kasihan nanti dihitung orang logikanya," imbuhnya.

Meski membantah adanya skenario khusus, fakta bahwa pemain diaspora tampil di liga lokal tetap memberi dampak positif.

Kompetisi domestik memungkinkan pelatih timnas memantau performa pemain secara langsung tanpa harus menunggu FIFA Matchday.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, bergabungnya pemain naturalisasi ke klub Indonesia bukan berarti bagian dari agenda tersembunyi, melainkan hal yang wajar dalam pasar sepak bola profesional.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Adik Bacok Kakak di Cakung Jakarta Timur, Pelaku Emosi Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi

Kronologi Adik Bacok Kakak di Cakung Jakarta Timur, Pelaku Emosi Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi

Kronologi seorang pria di Cakung, Jakarta Timur membacok kakak kandung usai ditegur mengintip adik ipar mandi.
KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT