4 Alasan Emil Audero Lebih Layak Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Meski Maarten Paes Debut Gemilang Bersama Ajax
- Instagram @emil_audero @maartenpaes
Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak empat alasan ini membuat Emil Audero lebih layak menjadi kiper utama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 meski Maarten Paes baru saja tampil gemilang bersama Ajax Amsterdam.
Maarten Paes, mencuri perhatian dalam debutnya bersama Ajax Amsterdam pada lanjutan Eredivisie Liga Belanda musim 2025-2026. Penampilan impresif penjaga gawang berusia 26 tahun itu menjadi sorotan karena mampu menjaga harapan Ajax meski timnya hanya meraih hasil imbang.
Momen penting tersebut terjadi saat Ajax menghadapi NEC Nijmegen di Johan Cruyff Arena, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. Paes langsung dipercaya tampil sejak menit awal, menandai awal kiprahnya bersama salah satu klub terbesar di Belanda.
Paes sempat mengalami situasi menegangkan pada menit ke-24 ketika gawangnya dibobol pemain NEC, Sami Ouaissa. Beruntung bagi Ajax, gol tersebut dianulir oleh VAR karena sang pemain sudah berada dalam posisi offside.

- Instagram @maartenpaes
Ajax kemudian berhasil membuka keunggulan pada menit ke-39 lewat Mika Godts. Gol tersebut lahir dari skema serangan yang rapi dan membuat tuan rumah unggul 1-0 hingga jeda babak pertama.
Memasuki paruh kedua, NEC tampil lebih agresif dan terus menekan lini pertahanan Ajax. Tekanan itu akhirnya berbuah gol penyeimbang pada menit ke-57 melalui Darko Nejasmic yang mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Meski gagal meraih kemenangan, performa Maarten Paes tetap mendapat apresiasi tinggi. Ia tercatat melakukan tujuh penyelamatan penting yang membuat Ajax terhindar dari kekalahan.
Berdasarkan data Sofascore, Paes mendapatkan rating 7,8 dalam laga tersebut. Debut menjanjikan ini diharapkan menjadi awal kebangkitan Paes bersama Ajax.Â
Meski demikian, ada empat alasan Emil Audero lebih layak menjadi kiper utama Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 pada Maret mendatang. Apa saja? simak analisisnya.
1. Pengalaman di Level Kompetisi Tinggi

- Cremonese Official
Emil Audero memiliki jam terbang yang jauh lebih matang di kompetisi elite Eropa. Ia sudah bertahun-tahun bermain di Serie A, menghadapi striker top dunia dan atmosfer pertandingan yang sangat kompetitif.
Pengalaman tersebut membuat Audero lebih terbiasa menghadapi tekanan besar, baik dalam laga penting klub maupun situasi krusial. Hal ini sangat penting bagi Timnas Indonesia, terutama ketika menghadapi tim kuat Asia atau dunia
Sementara itu, Maarten Paes baru kembali ke Eropa setelah empat tahun bermain untuk FC Dallas di Liga Amerika Serikat. Secara level kompetisi, Serie A tentu lebih kompetitif ketimbang MLS.
2. Masuk Best Serie A
Emil Audero baru saja berhasil masuk daftar 11 pemain terbasik pekan ke-25 Serie A Liga Italia. Ia tampil gemilang pada saat Cremonese tahan imbang Genoa pada Minggu (15/2/2026).
Pengakuan tersebut menjadi bukti bahwa Emil Audero cukup diperhitungkan di Serie A. Ia menjadi salah satu kiper yang memiliki kemampuan di atas rata-rata.
3. Punya Catatan Save Tinggi

- Reuters
Berdasarkan data Statmuse, Selasa (17/2/2026), Emil Audero menjadi kiper dengan penyelamatan terbanyak di Serie A. Ia berhasil mencatatkan 94 saves dalam 21 pertandingan.
Kiper berusia 29 tahun ini mengungguli kiper-kiper top yang ada di kasta tertinggi Liga Italia tersebut. Mulai dari Ivan Provedel (Lazio) sampai David De Gea (Fiorentina).
4. Lebih Fit

- Instagram/emil_audero
Emil Audero telah bermain sebanyak 23 pertandingan untuk Cremonese untuk musim ini. Sementara Maarten Paes baru bermain satu kali bersama Ajax setelah pindah dari FC Dallas sebelumnya.
Maarten Paes pun sempat terganggu dengan masalah cedera pada awal musim MLS. Hal ini membuatnya belum memiliki kondisi ideal seperti Emil Audero. (fan)
Load more