News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Robin Mirisola? Striker Belgia Rp43 M yang Bisa Geser Posisi Ole Romeny di Timnas Indonesia

Robin Mirisola, striker muda Belgia bernilai Rp43 miliar. Bisakah ia menggeser Ole Romeny di lini depan Timnas Indonesia? Simak profil lengkapnya di sini.
Senin, 23 Februari 2026 - 22:39 WIB
Robin Mirisola
Sumber :
  • Instagram @robin.mirisola

tvOnenews.com - Persaingan di lini depan Timnas Indonesia berpotensi memasuki babak baru.

Di tengah sorotan terhadap performa Ole Romeny yang belum stabil di Inggris, muncul satu nama muda dari Belgia yang mulai ramai diperbincangkan: Robin Mirisola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Striker berusia 19 tahun itu kini berkembang dalam sistem pembinaan salah satu klub elite Belgia, KRC Genk.

Nilai pasarnya disebut-sebut telah menyentuh angka sekitar 1,8 juta euro atau setara kurang lebih Rp43 miliar, angka yang cukup besar untuk pemain seusianya.

Robin Mirisola lahir di Belgia pada 8 Desember 2006.

Pemain yang bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia Robin Mirisola
Pemain yang bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia Robin Mirisola
Sumber :
  • Instagram @robin.mirisola

Dengan tinggi 182 cm, ia menempati posisi penyerang tengah dan dikenal memiliki mobilitas tinggi.

Ia meniti karier melalui Jong Genk, tim pengembangan KRC Genk yang berkompetisi di Challenger Pro League, kasta kedua Liga Belgia.

Debutnya dimulai pada musim 2022/2023, sebelum perlahan mendapatkan menit bermain lebih konsisten.

Perkembangannya terlihat jelas dari statistik. Pada musim 2023/2024, ia mencatat empat gol dan dua assist dari 23 laga.

Musim berikutnya, produktivitasnya meningkat menjadi enam gol dan tiga assist hanya dalam belasan pertandingan. 

Secara total, ia membukukan 48 penampilan bersama Jong Genk dengan torehan 11 gol dan lima assist sebelum akhirnya promosi ke tim utama.

Di level senior Genk, ia mulai mendapat kesempatan tampil di Liga Belgia dengan 12 penampilan serta menyumbang satu gol dan satu assist.

Ia juga mencicipi atmosfer kompetisi Eropa lewat dua laga Liga Europa dengan total 34 menit bermain.

Melihat progres tersebut, Genk bergerak cepat mengamankan masa depannya lewat kontrak hingga 30 Juni 2030.

Langkah ini menegaskan bahwa klub melihat Mirisola sebagai aset jangka panjang.

Belgia sendiri dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem pengembangan pemain muda terbaik di Eropa.

Banyak talenta dunia lahir dari kompetisi domestiknya sebelum melesat ke liga top Eropa.

Dalam konteks itu, perkembangan Mirisola bukan sekadar angka statistik, melainkan bagian dari proses pembinaan yang terstruktur dan kompetitif.

Bakat sepak bolanya tidak muncul begitu saja. Ayahnya, Marco Mirisola, memiliki latar belakang sebagai pesepak bola dan pernah memperkuat klub Italia seperti Perugia dan Spezia.

"Ayah saya (Marco Mirisola) berasal dari Genk. Dia pernah bermain untuk tim junior Waterschei, tetapi mengikuti ibu ke Sint-Truiden. Di sana, saya memulai bermain sepak bola bersama Zepperen," kata Robin dikutip dari hbvl.be.

"Sebetulnya saya bisa juga bergabung dengan Sint-Truiden VV. Namun, karena hati ayah saya masih bersama Genk, saya bergabung dengan KRC Genk, sampai sekarang dan telah melewati belasan musim," lanjutnya.

“Ayah saya berasal dari Genk. Ia bahkan bermain untuk tim muda Waterschei, sebelum kemudian ikut ibunya pindah ke Sint-Truider,” ujar Robin.

“Hati saya tetap mencintai Genk. Karena itu saya memilih bermain untuk KRC Genk,” katanya.

“Klub ini berarti segalanya bagi saya. Sejak kecil saya datang ke stadion sebagai suporter dan bermimpi bisa bermain di lapangan,” ujar Mirisola.

Pernyataan itu menggambarkan loyalitas dan ikatan emosionalnya dengan klub yang membesarkannya.

Nama Mirisola mencuat di Indonesia setelah muncul klaim bahwa ia memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibu, dengan kakek yang disebut berasal dari Yogyakarta.

Namun hingga kini belum ada konfirmasi langsung dari sang pemain mengenai hal tersebut.

Di sisi lain, ia bukan nama asing bagi federasi sepak bola Belgia.

Mirisola telah membela tim nasional Belgia kelompok usia U-16 hingga U-19, termasuk tampil dalam kualifikasi Euro U-19.

Artinya, peluangnya untuk menembus tim senior Belgia masih terbuka.

Jika memang memiliki opsi membela Indonesia, keputusan itu tentu akan sangat bergantung pada pilihan karier dan pertimbangan profesionalnya di masa depan.

Mirisola dikenal sebagai defensive forward, penyerang yang aktif menekan lawan sejak lini pertama dan membantu fase bertahan.

Karakter ini dinilai cocok dengan pendekatan pelatih John Herdman yang menuntut intensitas dan kerja kolektif tinggi dari para pemainnya. 

Di saat Mirisola terus menanjak, situasi berbeda dialami Ole Romeny bersama Oxford United di Divisi Championship 2025/2026. 

Robin Mirisola dan Ole Romeny, striker berdarah Indonesia
Robin Mirisola dan Ole Romeny, striker berdarah Indonesia
Sumber :
  • Instagram @robin.mirisola - Instagram @oleromeny

Pada pekan ke-33 melawan Middlesbrough di Riverside Stadium (22/2/2026), Romeny kembali memulai laga dari bangku cadangan. Ia masuk pada menit ke-57 menggantikan Stanley Mills.

Dalam 33 menit bermain, ia hanya mencatat delapan sentuhan bola, satu kontribusi defensif, satu sentuhan di kotak penalti, serta satu duel dimenangkan. Fotmob bahkan hanya memberi rating 5,9.

Sepanjang musim ini, Romeny belum mencatatkan gol maupun assist dalam 14 penampilan.

Statistik tersebut tentu menjadi perhatian, apalagi jika dibandingkan dengan grafik perkembangan Mirisola yang sedang naik.

Dengan usia yang masih sangat muda, kontrak jangka panjang hingga 2030, pengalaman di kompetisi Eropa, serta nilai pasar yang menyentuh Rp43 miliar, Robin Mirisola jelas bukan nama sembarangan.

Namun semua masih bersifat kemungkinan. Status keturunan Indonesia belum terkonfirmasi langsung, sementara jalur kariernya bersama Belgia tetap terbuka.

Yang pasti, profilnya sebagai striker muda yang berkembang dalam ekosistem sepak bola Belgia membuatnya layak masuk radar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika suatu saat benar-benar memilih membela Garuda, persaingan lini depan Timnas Indonesia dipastikan akan semakin panas dan bukan tidak mungkin, posisi Ole Romeny benar-benar terancam.

(tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar berbasis etanol dengan campuran hingga 50 persen (E50).
Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Teuku Razzaa Fachrezzi Aziz mengakhiri karier sepak bola profesional pada usia 22 tahun setelah meninggalkan Arema FC dan memilih menekuni cabang olahraga lain.
Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson memperkenalkan Sprint 440, motor cruiser bermesin 440 cc dengan tenaga 27 dk dan torsi 38 Nm yang dibanderol sekitar Rp121 juta di Inggris.
Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Rider Gresini Racing, Alex Marquez, mengumumkan bahwa ia akan mundur dari MotoGP Qatar 2026 yang berlangsung akhir pekan ini.
Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). 
Peringati HUT Ke-75 Humas Polri, Kadivhumas Irjen Isir Anugerahi 5 Wartawan: Tegaskan Komitmen 'Polisi Bersama Masyarakat'

Peringati HUT Ke-75 Humas Polri, Kadivhumas Irjen Isir Anugerahi 5 Wartawan: Tegaskan Komitmen 'Polisi Bersama Masyarakat'

Divisi Humas Polri menggelar acara syukuran peringatan Hari Jadi ke-75 di Aula Lantai 9 Gedung Bareskrim Polri, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026)

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT