John Herdman Gigit Jari, Winger Gacor Liga Belanda Ini Gagal Dinaturalisasi Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Series 2026
tvOnenews.com - Harapan publik melihat tambahan amunisi diaspora di era baru Timnas Indonesia tampaknya harus tertunda.
Pelatih anyar Garuda, John Herdman, dipastikan tak bisa memproses naturalisasi satu pemain muda yang sedang bersinar di Belanda karena terganjal regulasi FIFA.
Nama yang mencuat adalah Mauresmo Hinoke, pemain kunci klub kasta kedua Belanda, TOP Oss. Performanya di Eerste Divisie musim ini terbilang impresif: 27 penampilan, 4 gol, dan 4 assist.

- instagram.com/toposs
Mauresmo Hinoke bukan sekadar nama asing di kancah sepak bola Indonesia.
Ia pernah menjadi bagian dari Indonesia national under-20 football team dan bermain di turnamen internasional, termasuk Tournoi Maurice Revello atau Toulon Cup 2024, bersama skuad U-20.
Selama kiprahnya di level tersebut, ia mengoleksi 5 penampilan dan 1 gol untuk Garuda Muda sebelum proses naturalisasinya terhambat.

- Instagram/mauresmohinoke
Hinoke dikenal fleksibel. Ia mampu bermain sebagai sayap kiri, gelandang kiri, hingga gelandang serang.
Secara profil, ia dinilai cocok untuk memperkaya variasi serangan Indonesia, bahkan berpotensi membentuk duet tajam dengan Ole Romeny atau trio lini depan bersama Miliano Jonathans.
Namun proses naturalisasinya tak bisa dilanjutkan. Penyebabnya adalah aturan FIFA soal kelayakan pergantian asosiasi yang membatasi garis keturunan hingga generasi ketiga.
Sementara darah Indonesia yang dimiliki Hinoke disebut berasal dari generasi keempat, sehingga tidak memenuhi syarat.
Secara regulasi, satu-satunya opsi adalah jalur naturalisasi berbasis domisili, yakni bermain dan menetap di Indonesia selama lima tahun berturut-turut sebelum bisa mengajukan perpindahan asosiasi.
Skema ini pernah ditempuh pemain seperti Cristian Gonzales dan Marc Klok.
Namun tentu, itu bukan proses instan. Untuk saat ini, Herdman harus menyusun komposisi terbaik dari skuad yang tersedia.
Meski gagal menambah satu nama potensial, fokus utama Timnas Indonesia tetap pada FIFA Series 2026.

- toposs.nl
Load more