News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mentan Amran Ngamuk di Sumbar: Anggaran Rp 500 Miliar Nganggur Sejak Januari, Birokrasi Lamban

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, tidak dapat menyembunyikan kekesalannya saat meninjau langsung lahan pertanian yang luluh lantak aki
Rabu, 15 April 2026 - 13:49 WIB
Mentan Amran ngamuk di Padang Pariaman.
Sumber :
  • tim tvOne/Andri Saputra

Padang Pariaman, tvOnenews.com – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, tidak dapat menyembunyikan kekesalannya saat meninjau langsung lahan pertanian yang luluh lantak akibat bencana alam di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu (15/4/2026).

Di tengah duka petani yang kehilangan mata pencaharian, Amran membongkar fakta mengejutkan: anggaran bantuan senilai ratusan miliar rupiah ternyata telah mengendap di tingkat provinsi selama berbulan-bulan akibat birokrasi yang berbelit dan komunikasi yang mampet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kunjungan kerja tersebut, Mentan menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak main-main dalam memulihkan sektor pangan di Sumatera Barat. Total bantuan yang digelontorkan mencapai Rp500 miliar, yang terdiri dari alokasi sektor pertanian sebesar Rp455 miliar ditambah dana tambahan untuk sektor perkebunan.

Namun, Amran menyayangkan sikap jajaran birokrasi daerah yang dinilai tidak memiliki rasa urgensi (sense of urgency). "Anggarannya sudah ada di provinsi. Uang itu sudah di sana sejak Januari lalu! Kami mohon provinsi dan kabupaten segera kolaborasi menyelesaikannya dalam waktu singkat," tegas Amran dengan nada bicara tinggi.

Deadline Satu Bulan: Pusat Ambil Alih Kendali

Mentan tidak ingin lagi mendengar alasan klasik kendala administrasi. Ia memberikan tenggat waktu yang sangat ketat: rehabilitasi lahan pertanian seluas 7.000 hektare harus rampung dalam waktu satu bulan.

Melihat lambatnya respons di tingkat bawah, Amran mengambil langkah drastis dengan menarik tanggung jawab pembiayaan rehabilitasi ke pusat guna memangkas jalur birokrasi yang selama ini menghambat.

"Kami minta itu segera ditindaklanjuti. Semua biaya rehabilitasi lahan seluas 7.000 hektare itu adalah tanggung jawab pemerintah. Kita ambil alih ke pusat agar lebih cepat," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tegas ini diambil semata-mata demi nasib petani. Mentan berharap koordinasi antara Kementerian Pertanian, Kementerian PUPR, dan pemerintah daerah bisa berjalan linier tanpa ada hambatan komunikasi lagi.

Targetnya jelas, petani yang terdampak bencana harus segera kembali ke sawah dan berproduksi. Amran menekankan bahwa pemulihan lahan di Sumatera Barat adalah harga mati untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi prioritas utama negara. (Asa/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT