John Herdman Gigit Jari, 3 Bintang Eropa Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia
- Instagram @jaydenoosterwolde
tvOnenews.com - Timnas Indonesia terus bergerak agresif memburu tambahan amunisi dari Eropa jelang agenda Internasional di 2026.
Di bawah komando John Herdman, pendekatan terhadap pemain diaspora kembali digenjot demi memperkuat kedalaman skuad.
Bahkan, sang pelatih dikabarkan menyiapkan agenda terbang langsung ke Eropa untuk melakukan komunikasi personal. Namun upaya tersebut belum sepenuhnya membuahkan hasil.
Sejumlah pemain berdarah Indonesia justru belum bersedia mengenakan seragam Merah Putih. Untuk sementara waktu, Herdman pun harus menelan kenyataan pahit dan gigit jari.
Berikut tiga nama yang saat ini masih memprioritaskan negara Eropa ketimbang Timnas Indonesia.

- Instagram @pascalstruijk
Bek jangkung milik Leeds United, Pascal Struijk, menjadi salah satu target paling sering dikaitkan dengan Indonesia.
Ia memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ibu dan secara regulasi FIFA memenuhi syarat untuk berganti federasi.
Musim ini, Struijk tampil reguler di kompetisi Inggris dan dikenal sebagai bek modern dengan distribusi bola rapi serta dominasi duel udara berkat tinggi 190 cm.
Pengalamannya di sepak bola level tinggi jelas akan menjadi tambahan besar bagi lini belakang Garuda.
Namun prioritasnya masih jelas: Timnas Belanda.
“Menyenangkan melihat betapa bersemangatnya para penggemar dan betapa mereka menginginkan saya di sana (Indonesia). Ini menunjukan betapa besarnya negara sepakbola itu,” ujarnya kepada ESPN.
“Bermain untuk negara ibu saya (Indonesia) bukanlah sesuatu yang saya fokuskan. Belanda? Mari berharap itu terjadi suatu hari nanti,” sambungnya.
Nama berikutnya adalah Jayden Oosterwolde, pemain serbabisa yang kini memperkuat Fenerbahce.
Ia memiliki darah Indonesia dari sang ibu dan memenuhi syarat membela Indonesia maupun Suriname.
Meski sering ditanya soal peluang membela Indonesia, ia menegaskan masih ingin memperjuangkan tempat di Timnas Belanda.
“Ibu saya berasal dari Indonesia. Ia menghubungi saya setiap bulan dan menanyakan apakah saya ingin bermain Indonesia atau Suriname,” kata Jayden Oosterwolde kepada A Spor dikutip dari @TimnasXtra.
“Namun, saya masih ingin bermain untuk Belanda. Saya merasa punya peluang dan itulah hal yang ingin saya perjuangkan,” sambung eks pemain FC Twente dan Parma ini.

- Instagram @laurin.ulrich
Berbeda dari dua nama sebelumnya, Laurin Ulrich masih menyisakan celah harapan.
Winger muda milik VfB Stuttgart yang kini dipinjamkan ke FC Magdeburg itu fokus membela Timnas Jerman kelompok usia.
“Saya tahu ada permintaan (untuk membela Timnas Indonesia), tapi saya kini bermain untuk Jerman. Saya menilai itu penting bagi saya,” kata Laurin Ulrich dikutip dari Podcast FC Madgeburg.
“Namun, saya tidak akan pernah bilang tidak. Jadi, saya tidak sepenuhnya menutup kemungkinan (membela Timnas Indonesia),” tegas Ulrich.
Pernyataan tersebut memberi secercah harapan bahwa peluang Indonesia belum sepenuhnya tertutup.
Meski secara regulasi ketiganya memenuhi syarat FIFA, keputusan akhir tetap berada di tangan pemain.
Bagi John Herdman, tantangan terbesarnya kini bukan sekadar administratif, melainkan meyakinkan bahwa proyek Timnas Indonesia layak diperjuangkan.
Untuk saat ini, Garuda memang harus bersabar. Namun dalam sepak bola, arah karier bisa berubah sewaktu-waktu. (asl)
Load more